Menuju Kota Kreatif Nasional, Ketua Umum KEK Banjarbaru Riandy Hidayat Perkuat Kolaborasi dengan ICCN
waktu baca 3 menit
Sabtu, 7 Feb 2026 02:59 359 Banjarbaru Emas 2
Ketua Umum KEK Banjarbaru Emas, H. Riandy Hidayat, berdiskusi dengan Ketua Umum ICCN, TB Fiki C Satari, di Kantor ICCN, Jakarta.
BANJARBARUEMAS.COM — Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kota Banjarbaru Emas terus memperluas jejaring kolaborasi nasional guna memperkuat pengembangan ekonomi kreatif daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan dan audiensi ke Indonesia Creative Cities Network (ICCN), sebagai simpul jejaring kota dan kabupaten kreatif di Indonesia.
Kunjungan yang dipimpin Ketua Umum KEK Kota Banjarbaru Emas, H. Riandy Hidayat, ini bertujuan menjajaki peluang kerja sama strategis, khususnya dalam mendorong Banjarbaru menjadi kota yang berdaya saing melalui penguatan sektor ekonomi kreatif, inovasi, dan kolaborasi lintas komunitas.
Dalam pertemuan tersebut, Riandy menegaskan bahwa ICCN memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem kreatif daerah. Menurut dia, jejaring nasional yang dimiliki ICCN menjadi ruang belajar sekaligus kolaborasi bagi kota-kota yang tengah bertumbuh di sektor ekonomi kreatif.
“Banjarbaru memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif. Melalui kunjungan ini, kami ingin belajar, bertukar gagasan, dan membuka ruang kolaborasi agar potensi tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Riandy.
Ia menambahkan, pertemuan ini diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan berlanjut pada kerja sama konkret yang dapat diterapkan di daerah. Karena itu, Riandy juga mendorong seluruh pengurus KEK yang turut hadir untuk memanfaatkan momentum audiensi secara maksimal.
“Saya meminta seluruh pengurus KEK yang ikut bersama memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, menyerap pengalaman dan praktik baik, lalu menerapkannya ketika kembali ke Banjarbaru,” katanya.
Dalam forum tersebut, rombongan KEK Kota Banjarbaru Emas memaparkan visi dan sejumlah program strategis yang tengah dikembangkan. Fokus diarahkan pada penguatan peran komunitas kreatif, pelaku UMKM kreatif, serta keterlibatan generasi muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Ketua Umum ICCN TB Fiki C Satari menyambut baik kunjungan KEK Kota Banjarbaru Emas. Ia menilai inisiatif tersebut sejalan dengan semangat ICCN dalam mendorong pembangunan kota kreatif yang inklusif dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.
“ICCN siap mendukung inisiatif Kota Banjarbaru dalam memperkuat ekosistem kreatif melalui jejaring kota kreatif nasional. Kunjungan ini kami harapkan menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama konkret,” ujar Fiki.
Menurut dia, ICCN yang berdiri sejak April 2015 berkomitmen mewujudkan 10 Prinsip Kota Kreatif Indonesia sebagai fondasi pembangunan kota yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. Komitmen tersebut dijalankan melalui Catha Ekadasa, yakni 11 jurus strategis penguatan tata kelola dan orkestrasi ekosistem kreatif bersama kolaborator Hexa Helix—akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, media, dan agregator.
Saat ini, ICCN telah merangkul lebih dari 254 inisiatif kota dan kabupaten kreatif di seluruh Indonesia sebagai ruang kolaborasi lintas sektor untuk mendorong inovasi serta dampak sosial, ekonomi, dan budaya yang berkelanjutan.
Kunjungan ke ICCN ini dipimpin langsung oleh H. Riandy Hidayat dan didampingi Ketua Harian KEK Kota Banjarbaru Emas sekaligus Koordinator Daerah ICCN Kalimantan Selatan, Nirwanto, bersama jajaran pengurus KEK Banjarbaru Emas.
Selama berada di Jakarta pada 5–6 Februari 2026, KEK Kota Banjarbaru Emas juga melakukan rangkaian audiensi dengan sejumlah kementerian dan lembaga nasional, antara lain Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, serta Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. Dalam rangkaian audiensi tersebut, Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, turut mendampingi langsung KEK sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota terhadap penguatan ekonomi kreatif daerah.
Rangkaian kunjungan ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi Banjarbaru untuk memperkuat posisinya dalam jejaring kota kreatif nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.(be)
Tidak ada komentar