Kelurahan Loktabat Utara Satukan Langkah Wujudkan Keluarga Berkualitas

waktu baca 3 menit
Senin, 27 Apr 2026 03:55 196 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Upaya memperkuat kualitas keluarga terus digerakkan. Di Aula Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Selasa (14/4/2026), berbagai unsur masyarakat dan pemerintah duduk bersama dalam Pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Keluarga Berkualitas.

Forum ini diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) Kota Banjarbaru. Pesertanya beragam: aparat kelurahan, Pokja Kampung KB, Ketua LPM, Forum RT/RW, penyuluh KB, perwakilan Kementerian Agama, hingga tenaga kesehatan dari Puskesmas Banjarbaru Utara, seperti bidan koordinator, petugas kesehatan lingkungan, dan ahli gizi.

Pertemuan dibuka Lurah Loktabat Utara, Dedy Wahyudie. Ia menekankan bahwa pembangunan keluarga tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah.

“Perubahan itu berawal dari keluarga-keluarga di Loktabat Utara. Namun, keberhasilannya bergantung pada kepedulian dan partisipasi warga, yang berjalan seiring dengan peran tenaga kesehatan dan pemerintah,” ujar Dedy.

Pertemuan Pokja Kampung Keluarga Berkualitas di Kelurahan Loktabat Utara menjadi ruang koordinasi lintas sektor. Di forum ini, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dibahas secara terbuka, mulai dari pencegahan stunting, kesehatan ibu dan anak, hingga penguatan peran keluarga dalam pembangunan.

Melalui diskusi tersebut, peserta melakukan pemetaan potensi sekaligus mengidentifikasi masalah di lingkungan masing-masing. Hasil pemetaan kemudian dirumuskan dalam Rencana Kerja Masyarakat (RKM) sebagai panduan intervensi di lapangan.

Selain perencanaan, forum ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi. Program yang telah berjalan ditinjau kembali, capaian diukur, dan kendala dicari solusinya secara bersama.

Di sisi lain, pertemuan ini juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat. Kampung Keluarga Berkualitas tidak semata menjadi program pemerintah, melainkan gerakan bersama.

Keterlibatan kader, tokoh masyarakat, hingga keluarga di tingkat rumah tangga menjadi kunci. Seluruh kegiatan juga didorong untuk tercatat dan terlaporkan secara sistematis melalui platform Kampung KB.

Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena berbasis kebutuhan nyata masyarakat. Warga tidak lagi menjadi objek, melainkan subjek pembangunan.

Program Kampung Keluarga Berkualitas merupakan bagian dari upaya pembangunan keluarga dalam kerangka Bangga Kencana. Fokusnya tidak hanya pada pengendalian penduduk, tetapi juga peningkatan kualitas hidup keluarga.

Di tingkat implementasi, program ini menyasar hal-hal mendasar: memastikan ibu mendapatkan pendampingan, anak tumbuh sehat dan bebas stunting, serta keluarga memiliki akses terhadap layanan dan informasi yang memadai.

Pertemuan di Kelurahan Loktabat Utara menjadi salah satu contoh bagaimana kebijakan tersebut diterjemahkan di tingkat lokal.

Bagi peserta, forum ini menjadi ruang menyatukan langkah, merumuskan solusi, sekaligus memperkuat komitmen bersama.

Sebab pada akhirnya, kualitas sebuah daerah sangat ditentukan oleh kualitas keluarganya. Dan dari Loktabat Utara, upaya itu mulai dibangun, secara perlahan, tetapi terarah.

Di akhir kegiatan, Lurah Loktabat Utara, Dedy Wahyudie, menegaskan dirinya akan memastikan komitmen bersama ini berjalan berkelanjutan, khususnya di wilayah Kelurahan Loktabat Utara.

“Pertemuan ini jangan berhenti di sini. Harus ada tindak lanjut yang nyata di lapangan. Kalau keluarga kita kuat, sehat, dan mandiri, maka lingkungan juga akan ikut kuat. Dari sinilah kita membangun masa depan Banjarbaru, dimulai dari Loktabat Utara,” pungkas Dedy.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA