Tak Menunggu Lama, Hasil Tinjauan Wali Kota Banjarbaru Langsung Ditindaklanjuti, Genangan di Jalan A. Yani Mulai Ditangani

waktu baca 4 menit
Senin, 8 Jun 2026 02:16 332 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby kembali turun ke lapangan untuk memastikan penanganan titik genangan air di ruas Jalan Ahmad Yani berjalan sesuai rencana, Sabtu (6/6/2026). Di lokasi, Lisa meninjau langsung pekerjaan perbaikan drainase yang sedang dilakukan para pekerja setelah hasil pemantauan beberapa hari sebelumnya menemukan adanya hambatan pada sistem pembuangan air yang selama ini menjadi penyebab genangan saat hujan turun.

Di tengah aktivitas penanganan tersebut, Lisa tampak berdialog dengan tim teknis dan para pekerja guna memastikan proses perbaikan berjalan optimal. Ia juga membagikan makanan kepada para pekerja sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka dalam mempercepat penyelesaian masalah yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Pemandangan itu menjadi bukti bahwa hasil peninjauan lapangan yang dilakukan beberapa hari sebelumnya tidak berhenti sebatas pengamatan. Hanya berselang tiga hari sejak turun langsung memantau kondisi drainase pada Rabu (3/6/2026), langkah penanganan sudah mulai dilaksanakan.

Penanganan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas temuan di lapangan yang menunjukkan adanya hambatan serius pada sistem pembuangan air di kawasan Jalan Ahmad Yani. Selama ini, aliran air hanya mengandalkan dua pipa paralon berukuran kecil sebagai jalur pembuangan utama. Kondisi tersebut membuat aliran air sering tersumbat dan tidak mampu mengalirkan debit air secara optimal saat curah hujan meningkat.

Akibatnya, genangan kerap muncul di ruas jalan yang menjadi salah satu jalur utama mobilitas masyarakat Banjarbaru tersebut.

“Semoga upaya perbaikan ini dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi bahkan mengatasi genangan air yang sering terjadi saat hujan turun. Dengan sistem drainase yang lebih baik, diharapkan arus lalu lintas menjadi lebih lancar, aktivitas masyarakat lebih nyaman, serta lingkungan sekitar terhindar dari dampak genangan yang berulang,” ujar Lisa saat meninjau pekerjaan, Sabtu (6/6/2026).

Bagi masyarakat, genangan tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara. Kondisi tersebut juga berpotensi memperlambat aktivitas ekonomi, menghambat mobilitas warga, serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, pada Rabu (3/6/2026), Lisa bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi drainase dan sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi genangan. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan peninjauan perbaikan jalan di kawasan Bundaran Banjarbaru yang tengah dilakukan.

Didampingi tim teknis, Lisa menelusuri sejumlah saluran drainase yang menjadi jalur utama aliran air hujan. Ia berdiskusi langsung dengan petugas lapangan mengenai kondisi eksisting drainase, hambatan yang terjadi, hingga solusi teknis yang dapat segera dilakukan.

Menurut Lisa, pemantauan lapangan menjadi langkah penting agar pemerintah memiliki gambaran yang utuh terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kami terus melakukan pemantauan kondisi drainase dan titik-titik yang sering terjadi genangan di sejumlah ruas jalan Kota Banjarbaru. Langkah ini penting untuk memastikan aliran air tetap lancar dan meminimalkan dampak yang dapat ditimbulkan saat curah hujan tinggi,” katanya.

Dari hasil pemantauan tersebut, tim teknis menemukan bahwa kapasitas saluran pembuangan air di lokasi belum memadai. Temuan itulah yang kemudian menjadi dasar percepatan penanganan sehingga pekerjaan dapat segera dilaksanakan hanya dalam hitungan hari.

Bagi Pemerintah Kota Banjarbaru, persoalan tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat, kelancaran mobilitas, kualitas pelayanan publik, hingga kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Karena itu, meskipun sebagian titik yang menjadi perhatian berada di koridor Jalan Ahmad Yani yang merupakan jalan nasional dan berada dalam kewenangan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan, koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar penanganan dapat berlangsung lebih cepat.

Lisa menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang baik hanya dapat terwujud melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Perbaikan infrastruktur jalan ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjarbaru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dan Balai Pelaksana Jalan Nasional. Kolaborasi ini sangat penting untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta menghadirkan infrastruktur yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kecepatan tindak lanjut dari hasil pemantauan lapangan tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru untuk tidak menunggu persoalan menjadi lebih besar. Ketika akar masalah ditemukan, langkah penanganan segera dilakukan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

Lisa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan drainase tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dan bekerja keras demi mewujudkan Banjarbaru yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ucap Lisa.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA