Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby : Pembangunan 2027 Harus Berdampak Nyata dan Berpihak pada Masyarakat

waktu baca 2 menit
Senin, 30 Mar 2026 05:58 272 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM – Komitmen memperkuat arah pembangunan yang berpihak pada masyarakat kembali ditegaskan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Aula Gawi Sabarataan, Senin (30/3/2026).

Forum tahunan yang menjadi tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah ini menghadirkan unsur pemerintah, DPRD, akademisi, pelaku usaha, serta perwakilan masyarakat. Musrenbang merupakan ruang strategis untuk menyelaraskan gagasan, memetakan persoalan riil, sekaligus merumuskan prioritas pembangunan yang berdampak langsung bagi warga.

Dalam forum tersebut, sejumlah agenda utama dibahas secara sistematis, mulai dari penyepakatan permasalahan pembangunan daerah, penentuan prioritas tahun 2027, penyelarasan program dan kegiatan lintas perangkat daerah, hingga penyempurnaan rancangan akhir RKPD Kota Banjarbaru 2027. Sinkronisasi dengan kebijakan pembangunan provinsi dan nasional juga menjadi perhatian, agar arah pembangunan kota tetap berada dalam koridor perencanaan yang terintegrasi.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, dalam arahannya menyampaikan bahwa Banjarbaru saat ini berada pada momentum pertumbuhan yang menggembirakan. Capaian tersebut, menurutnya, harus dikelola dengan perencanaan yang matang dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Banjarbaru pada 2025 mencapai 6,49 persen, tertinggi di antara kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, sekaligus melampaui capaian provinsi dan nasional. Angka tersebut dinilai sebagai indikator positif, namun sekaligus menjadi tantangan untuk memastikan pertumbuhan berjalan inklusif dan berkelanjutan.

“Kita patut bersyukur bahwa kinerja pembangunan Kota Banjarbaru dalam beberapa tahun terakhir menunjukan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Kota Banjarbaru pada tahun 2025 mencapai sebesar 6,49 persen, pertumbuhan ini tertinggi dibanding dengan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan serta diatas Provinsi dan Nasional,” ucapnya.

Menurut dia, dokumen RKPD tidak boleh berhenti pada tataran administratif. Perencanaan harus realistis, terukur, dan mampu diterjemahkan menjadi program konkret yang menyentuh kebutuhan warga, mulai dari peningkatan kualitas layanan publik, penguatan ekonomi lokal, hingga pembangunan infrastruktur yang mendukung daya saing daerah.

Dalam penyusunan RKPD 2027, Pemerintah Kota Banjarbaru juga menegaskan komitmen menyelaraskan prioritas daerah dengan prioritas pembangunan provinsi dan nasional. Selain itu, pokok-pokok pikiran DPRD menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan agar kebijakan publik benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat.

Di akhir arahannya, Wali Kota Lisa menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum menyatukan komitmen bersama untuk masa depan kota.

“Melalui Musrenbang ini ulun berharap masukan dan saran yang konstruktif sebagai bahan penyempurnaan rancangan akhir RKPD Kota Banjarbaru Tahun 2027, agar dokumen perencanaan yang kita susun tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga implementatif, tepat sasaran, realistis, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA