Puskesmas Banjarbaru Utara Perkuat Kesehatan Relawan Karhutla, 4 Terindikasi ISPA

waktu baca 4 menit
Selasa, 15 Sep 2026 09:20 144 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Upaya menjaga kesehatan personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan Puskesmas Banjarbaru Utara dengan mendatangi Posko Pantau 3 Karhutla di Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru, Senin (14/9/2026). Dari 15 orang yang menjalani pemeriksaan, empat di antaranya terindikasi mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Pemeriksaan yang berlangsung sekitar pukul 14.00 Wita itu juga menemukan dua orang mengalami hipertensi dan satu orang mengalami gingivitis atau gangguan pada gusi. Personel yang mengalami gangguan kesehatan telah mendapatkan pengobatan dan disarankan menjalani pemeriksaan lanjutan di puskesmas.

Mereka yang diperiksa merupakan personel yang terlibat dalam pemantauan dan penanganan karhutla, yakni relawan ETB Rescue, Mentaos Rescue, jajaran Kelurahan Loktabat Utara, dan Bhabinkamtibmas Loktabat Utara.

Kepala Puskesmas Banjarbaru Utara, dr. Norhasanah, mengatakan pemeriksaan dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Camat Banjarbaru Utara dan tim relawan. Posko Pantau 3 juga berada dalam wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara.

“Hari ini kami dihubungi Pak Camat dan tim relawan karhutla di Posko 3 Loktabat Utara yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin terhadap para anggota tim relawan,” ujar Norhasanah, Senin (14/9/2026).

Menurut Norhasanah, pemeriksaan menjadi penting karena relawan menjalankan tugas dalam kondisi yang berisiko terhadap kesehatan, terutama akibat paparan asap, suhu panas, aktivitas fisik berat, dan kelelahan.

“Karena tugas relawan karhutla itu berat, kesehatan fisik dan juga mental itu harus selalu dijaga,” katanya.

Untuk mengurangi risiko paparan asap, Norhasanah meminta relawan menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap, terutama masker N95 atau KN95. Mereka juga dianjurkan memperbanyak minum air putih, menjaga asupan makanan dan nutrisi, serta mencukupi waktu istirahat agar konsentrasi dan refleks tetap terjaga.

Setiap luka atau cedera, meskipun kecil, juga diminta segera ditangani untuk mencegah infeksi. Relawan juga dianjurkan rutin memeriksakan kesehatan dan memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di puskesmas.

“Rutin cek kesehatan dan CKG di puskesmas agar penyakit cepat terdeteksi dan bisa ditangani dengan segera,” ujar Norhasanah.

Selain pemeriksaan, Puskesmas Banjarbaru Utara menyiapkan fasilitas oksigen atau rumah oksigen untuk menghadapi kondisi gawat darurat pernapasan. Namun, layanan tersebut masih terbatas.

“PKM kita sudah menyiapkan oksigen atau rumah oksigen jika terjadi gawat darurat napas, tetapi pelayanannya terbatas,” katanya.

Masyarakat yang membutuhkan layanan oksigen juga dapat memanfaatkan fasilitas di kawasan Sungai Ulin.

“Kalau di Sungai Ulin tersedia dua tempat, di puskesmas tetapi terbatas dan di REGAS 24 jam,” ujar Norhasanah.

Camat Banjarbaru Utara Taufik Purwanto mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung personel yang bertugas di lapangan. Menurut dia, relawan membutuhkan dukungan agar dapat menjalankan tugas dalam kondisi yang aman.

“Alhamdulillah, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim tenaga kesehatan Puskesmas Banjarbaru Utara yang telah hadir dan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para relawan karhutla di Posko Pantau 3 Loktabat Utara,” ujar Taufik.

Ia menilai penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari relawan hingga pemerintah dan aparat keamanan.

“Di tengah kondisi lapangan yang penuh tantangan, kolaborasi antara relawan, tenaga kesehatan, aparat keamanan dan pemerintah sangat penting agar penanganan karhutla dapat berjalan cepat, aman dan terkoordinasi,” katanya.

Sementara itu, Lurah Loktabat Utara Dedy Wahyudie mengatakan pemeriksaan di posko membantu mengetahui kondisi kesehatan personel sejak dini. Hal itu penting karena petugas dan relawan bekerja di bawah paparan asap, suhu tinggi, serta kondisi medan yang cukup berat.

“Kami atas nama Pemerintah Kelurahan Loktabat Utara mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Puskesmas Banjarbaru Utara atas kepedulian serta langkah cepatnya dalam memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para petugas dan relawan di Posko 3 Karhutla Kota Banjarbaru,” ujar Dedy.

Menurut Dedy, pemeriksaan kesehatan diperlukan untuk memastikan kondisi fisik personel tetap terjaga selama menjalankan tugas.

“Tugas penanganan kebakaran hutan dan lahan bukanlah hal yang mudah. Para relawan dan petugas bekerja di bawah paparan asap, suhu tinggi, serta kondisi medan yang cukup berat,” katanya.

“Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan ini sangat krusial untuk memastikan kondisi fisik mereka tetap terjaga, mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini, dan memastikan seluruh personel siap bertugas secara maksimal,” lanjut Dedy.

Bagi para relawan, pemeriksaan tersebut menjadi dukungan langsung di tengah aktivitas mereka di lapangan. Salah satu relawan ETB Rescue, Andi, mengatakan layanan kesehatan membantu personel mengetahui kondisi kesehatan mereka selama bertugas.

“Kami dari Posko 3 Loktabat Utara mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Banjarbaru Utara yang sudah memeriksa kesehatan para relawan. Terima kasih atas pelayanan dan perhatiannya,” ujar Andi.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA