Hj. Erna Lisa Halaby Gelar Isra Mi’raj di Rumah Dinas Wali Kota, Menguatkan Silaturahmi dan Kepedulian

waktu baca 3 menit
Sabtu, 24 Jan 2026 02:06 156 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menjadikan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan nilai kepedulian sosial. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru, Jumat (23/1/2026), dihadiri ulama, tokoh masyarakat, awak media, serta anak-anak yatim piatu.

Suasana religius dan penuh keakraban mewarnai kegiatan tersebut. Sejak awal acara, lantunan shalawat Nabi menggema, menciptakan nuansa khidmat yang menyatukan seluruh hadirin. Peringatan Isra Mi’raj ini tidak hanya dimaknai sebagai refleksi atas perjalanan spiritual Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai ajang memperkuat kebersamaan lintas elemen masyarakat.

Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj menjadi ruang untuk meningkatkan kualitas keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

“Momentum Isra Mi’raj ini kami jadikan sebagai sarana silaturahmi, mempererat hubungan dengan ulama, tokoh masyarakat, dan insan pers, sekaligus menguatkan nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial,” ujar Wali Kota Lisa.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Lisa secara khusus mengundang dan menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim piatu. Bantuan disalurkan kepada anak-anak dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Wiyata Kartika Putra serta Yayasan/Pondok Pesantren Raudhotul Muta’alimun Annahdiyah (RMA) Guntung Manggis.

Wali Kota Lisa menegaskan, berbagi dengan anak-anak yatim merupakan bagian dari upaya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang ketaatan, keikhlasan, dan kasih sayang. Berbagi dengan anak-anak yatim adalah wujud nyata meneladani Rasulullah, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan cinta kasih di tengah masyarakat,” katanya.

Raut bahagia dan haru tampak dari wajah anak-anak yatim yang menerima santunan. Momen tersebut menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj yang diselenggarakan sarat dengan nilai kemanusiaan dan kebahagiaan bersama.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan Salat Isya berjamaah dan tausiyah yang disampaikan oleh Guru Ahmad Supian Al-Banjari. Dalam tausiahnya, Guru Supian mengajak jamaah untuk menjadikan Isra Mi’raj sebagai penguat keimanan dan amal saleh, khususnya di bulan Rajab dan Sya’ban.

Ia menekankan tiga amalan utama, yakni memperkuat keyakinan terhadap hal-hal gaib, menegakkan salat sebagai tiang agama, serta memperbanyak sedekah sebagai wujud ketakwaan kepada Allah SWT.

Guru Supian juga mengapresiasi kepedulian Wali Kota Banjarbaru terhadap anak-anak yatim. Menurutnya, perhatian tersebut sejalan dengan ajaran Al-Qur’an dan sunah Rasulullah SAW, yang menempatkan kepedulian terhadap kaum lemah sebagai bagian penting dari keimanan.

Menutup kegiatan, Wali Kota Erna Lisa Halaby berharap kebersamaan dalam peringatan Isra Mi’raj ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Banjarbaru.

“Semoga ilmu dan nasihat yang disampaikan menjadi penerang hati, membimbing kita semua untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW, menumbuhkan cinta kepada beliau, serta semangat berbagi kepada sesama,” ujarnya.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA