BANJARBARUEMAS.COM — Sebanyak 28 anak usia dini di Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, menerima bantuan alat ajar dan media pembelajaran. Bantuan tersebut diserahkan Bunda PAUD Kecamatan Cempaka bersama Bunda PAUD Kelurahan Palam saat melakukan kunjungan ke Posyandu Kacapiring, Jumat (28/8/2026).
Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan pendidikan anak usia dini sekaligus mendorong optimalisasi peran Posyandu dalam memenuhi kebutuhan dasar anak dan keluarga.
Kegiatan tersebut juga selaras dengan peran Bunda PAUD sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu di tingkat kecamatan dan kelurahan dalam pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, termasuk bidang pendidikan.
Dalam kunjungan tersebut, Bunda PAUD Kecamatan Cempaka didampingi Tim Penggerak PKK Kelurahan Palam, termasuk Pokja I dan Pokja II. Keterlibatan sejumlah unsur tersebut memperkuat kolaborasi antara pendidikan anak usia dini, pemberdayaan keluarga, Posyandu dan masyarakat.
Bunda PAUD Kecamatan Cempaka sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan dan Ketua TP PKK Kecamatan Cempaka, Ridha Maya Rosantie, mengatakan penyerahan alat ajar dan media pembelajaran merupakan bentuk perhatian bersama terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak.
“Alhamdulillah, pada hari ini dapat hadir bersama dalam kegiatan kunjungan ke Posyandu Kacapiring, Kelurahan Palam, sekaligus melaksanakan penyerahan alat ajar dan media pembelajaran untuk anak usia dini,” ujar Ridha.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Menurut Ridha, perhatian terhadap pendidikan anak perlu diberikan sejak usia dini karena fase tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam perkembangan anak.
“Bantuan alat ajar ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian bersama terhadap tumbuh kembang serta pendidikan anak usia dini, khususnya di Kelurahan Palam,” katanya.
Ridha berharap alat ajar yang diberikan kepada 28 anak tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh anak bersama orang tua. Ia menilai proses belajar pada usia dini perlu dikemas dengan cara yang menyenangkan, kreatif dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak.
“Kami berharap alat ajar yang diberikan dapat dimanfaatkan orang tua dan anak untuk menciptakan kegiatan belajar yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak,” tutur Ridha.
Menurut dia, menyiapkan anak usia dini tidak cukup hanya melalui pendidikan. Kesehatan, pemenuhan gizi, pembentukan karakter dan lingkungan yang mendukung juga menjadi bagian penting dalam memastikan anak tumbuh secara optimal.
“Anak-anak usia dini adalah generasi penerus yang perlu kita siapkan sejak awal, tidak hanya dari sisi pendidikan, tetapi juga kesehatan, gizi, karakter, dan lingkungan yang mendukung,” ujarnya.
Ridha mengatakan Posyandu memiliki posisi penting untuk memperkuat keterhubungan berbagai layanan tersebut. Melalui Posyandu, keluarga dapat memperoleh dukungan sekaligus membangun komunikasi dengan kader dan unsur masyarakat lainnya.
“Melalui kegiatan Posyandu, kita juga dapat terus memperkuat sinergi antara pendidikan anak usia dini, kesehatan, dan pemberdayaan keluarga,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan tumbuh kembang anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau lembaga PAUD. Keluarga, kader, pendidik, masyarakat dan pemerintah memiliki peran yang saling melengkapi.
“Keberhasilan tumbuh kembang anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama, mulai dari keluarga, kader, pendidik, masyarakat, hingga pemerintah,” ujar Ridha.
Sementara itu, Lurah Palam Zulhulaifah, yang juga Bunda PAUD Kelurahan Palam, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.
Menurut Zulhulaifah, dukungan terhadap pendidikan anak membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Pemerintah kelurahan, PAUD, Posyandu, PKK, kader, orang tua dan masyarakat perlu saling mendukung agar kebutuhan anak dapat diperhatikan secara lebih menyeluruh.
“Ulun selaku Bunda PAUD Kelurahan Palam berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini serta memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan, PAUD, Posyandu, PKK, kader, orang tua, dan seluruh masyarakat,” kata Zulhulaifah.
Ia menilai peran orang tua tidak kalah penting dalam proses pendidikan anak. Pembelajaran tidak berhenti ketika anak meninggalkan lembaga PAUD, tetapi berlanjut di rumah melalui pendampingan keluarga.
Karena itu, bantuan alat ajar diharapkan dapat menjadi sarana bagi orang tua untuk menemani anak belajar sekaligus menciptakan aktivitas yang sesuai dengan usia dan kebutuhan perkembangan mereka.
Bagi orang tua penerima bantuan, perhatian tersebut dirasakan secara langsung. Mama Almira, orang tua dari Muhammad Kareem Maulana, menyampaikan rasa syukur atas bantuan paket bahan ajar yang diterima anaknya.
“Dengan penuh rasa syukur, ulun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kepedulian yang telah diberikan berupa bantuan paket bahan ajar untuk anak usia dini gasan anak ulun,” ujar Mama Almira.
Ia mengatakan bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk menunjang proses belajar sekaligus mendukung tumbuh kembang anak.
“Bantuan ini sangat berarti dan bermanfaat gasan anak ulun, terutama dalam mendukung tumbuh kembang dan proses belajarnya,” katanya.
Mama Almira berharap perhatian terhadap pendidikan anak usia dini dapat terus berlanjut sehingga anak-anak di wilayah tersebut semakin mendapatkan dukungan dalam proses belajar dan tumbuh kembang.
“Ulun berharap perhatian seperti ini terus berlanjut. Mudah-mudahan anak-anak kami semakin semangat belajar, tumbuh sehat, dan menjadi anak yang pintar serta membanggakan orang tua. Terima kasih sudah peduli dengan anak-anak kami,” ujarnya.
Ia juga berharap bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Bagi ulun, bantuan ini sangat berarti. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat dan dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin,” kata Mama Almira.
Penyerahan alat ajar kepada 28 anak tersebut diharapkan membantu orang tua dan anak menciptakan aktivitas belajar yang lebih menyenangkan di rumah. Kegiatan itu sekaligus memperkuat keterlibatan Posyandu, PKK, PAUD, pemerintah kelurahan dan keluarga dalam mendukung pendidikan serta tumbuh kembang anak usia dini di Kelurahan Palam.(be)
326
Tidak ada komentar