“Terima Kasih Bu Lisa,” Salasiah Warga Palam Bersyukur Rumahnya Diperbaiki

waktu baca 4 menit
Senin, 5 Okt 2026 00:51 111 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Rasa syukur terpancar dari Salasiah, warga Jalan Purnawirawan RT 6/RW 2, Kelurahan Palam, Kota Banjarbaru. Rumahnya kini mendapat bantuan perbaikan melalui program bedah rumah pemerintah.

Bagi Salasiah, bantuan tersebut bukan sekadar memperbaiki bagian rumah yang rusak. Lebih dari itu, bantuan itu menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.

“Alhamdulillah, ulun sekeluarga mengucapkan syukur dan berterima kasih atas bantuan bedah rumah ini. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga ulun,” ujar Salasiah.

Ucapan itu disampaikan Salasiah setelah rumahnya masuk dalam program bantuan perbaikan rumah. Ia pun secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby.

“Terima kasih banyak Bu Lisa, yang sudah membantu rumah kami dibaiki,” katanya.

Kisah Salasiah menjadi salah satu gambaran manfaat program pemerintah yang dibahas dalam rapat koordinasi RT/RW Kelurahan Palam di Aula Kelurahan Palam, Jumat (2/10/2026).

Rapat tersebut dipimpin Lurah Palam Zulhulaifah dan dihadiri para ketua RT/RW serta warga. Sejumlah persoalan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat dibahas, mulai dari pembangunan lingkungan, kebutuhan air bersih, kesehatan masyarakat akibat kemarau, bantuan sosial, hingga program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).

19 Rumah Masuk Program Bedah Rumah

Program bedah rumah menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut.

Zulhulaifah menyampaikan, terdapat 10 titik rumah yang mendapatkan bantuan melalui Pemerintah Kota Banjarbaru. Sementara sembilan titik lainnya berasal dari program Kementerian Sosial.

Total terdapat 19 titik rumah di Kelurahan Palam yang mendapatkan perhatian melalui program bantuan perbaikan rumah.

Zulhulaifah mengatakan telah meninjau langsung rumah-rumah yang mendapatkan bantuan tersebut.

“Untuk bedah rumah dari Pemko Banjarbaru ada 10 titik, kalau dari Kemensos sembilan titik. Alhamdulillah, semalam kami tinjau rumah-rumahnya memang layak untuk mendapatkan,” kata Zulhulaifah.

Menurut dia, bantuan tersebut disambut penuh kebahagiaan oleh warga.

“Alhamdulillah warga ulun himung banar. Terima kasih banar, jar lawan Bu Wali Kota,” ujarnya.

Program bedah rumah tidak hanya menyentuh persoalan fisik bangunan. Bagi keluarga penerima, rumah yang lebih layak juga berarti rasa aman dan kenyamanan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

RT/RW Didorong Jadi Agen Perlindungan Sosial

Di balik penyaluran bantuan, ada persoalan penting yang menjadi perhatian pemerintah kelurahan, yakni ketepatan data penerima manfaat.

Karena itu, RT dan RW didorong mengambil peran sebagai agen perlindungan sosial (Perlinsos) di lingkungan masing-masing.

Mereka diharapkan membantu masyarakat mengakses layanan Perlinsos Digital, mendampingi warga yang mengalami kendala, sekaligus membantu mengecek dan memperbaiki data bantuan sosial yang tidak sesuai kondisi di lapangan.

RT dan RW juga dapat menjadi pintu awal bagi warga untuk menyampaikan keluhan ketika bantuan tidak diterima, salah sasaran, atau mengalami persoalan.

Jika terjadi perubahan kondisi warga, pengurus lingkungan dapat mengusulkan pembaruan data melalui mekanisme yang berlaku.

Zulhulaifah mengatakan, koordinasi dengan RT/RW menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

“Pertemuan dengan para Ketua RT dan RW di Kelurahan Palam merupakan momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat,” katanya.

Menurut dia, forum tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai aspirasi, persoalan, dan kebutuhan warga.

“Melalui pertemuan ini, berbagai aspirasi, permasalahan, serta kebutuhan masyarakat dapat disampaikan dan dibahas bersama,” ujarnya.

Kemarau, Air Bersih dan Kesehatan Ikut Dibahas

Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah dampak kemarau.

Kebutuhan air bersih dan kesehatan masyarakat menjadi bagian dari pembahasan karena kondisi kemarau dapat meningkatkan kebutuhan warga terhadap akses air sekaligus memengaruhi kondisi kesehatan.

Melalui RT dan RW, kondisi masing-masing lingkungan dapat dipetakan lebih cepat. Informasi dari tingkat paling bawah tersebut menjadi penting agar pemerintah mengetahui kebutuhan warga secara lebih nyata.

Ketika ditemukan persoalan, informasi dapat segera diteruskan kepada kelurahan untuk dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Dengan demikian, rapat RT/RW tidak berhenti sebagai forum koordinasi, tetapi menjadi sarana untuk mengidentifikasi persoalan warga sekaligus mencari langkah penanganannya.

Kelurahan Palam Perkuat Sinergi

Zulhulaifah menegaskan, Kelurahan Palam akan terus memperkuat komunikasi dengan RT dan RW.

Ia berharap para pengurus lingkungan terus aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga ketertiban dan keamanan, serta mendukung program pemerintah.

“Ulun berharap RT dan RW dapat terus berperan aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, serta mendukung berbagai program pemerintah, termasuk program perlindungan dan bantuan sosial,” ujarnya.

Kelurahan Palam juga berkomitmen menjaga komunikasi terbuka dengan masyarakat agar pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai kebutuhan warga.

“Kelurahan Palam berkomitmen untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dan sinergis dengan RT/RW demi terciptanya pelayanan masyarakat yang lebih baik dan pembangunan lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan warga Palam,” kata Zulhulaifah.

Salasiah Berharap Warga Lain Ikut Merasakan

Bagi Salasiah, bantuan yang diterimanya menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia berharap program tersebut terus berlanjut sehingga warga lain yang berada dalam kondisi membutuhkan juga memperoleh kesempatan yang sama.

“Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan bisa dirasakan oleh warga lainnya yang membutuhkan,” ujar Salasiah.

Di penghujung pernyataannya, Salasiah kembali menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Wali Kota Banjarbaru.

“Terima kasih banyak Bu Lisa, yang sudah membantu rumah kami dibaiki,” katanya.(be)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA