Kelurahan Guntung Payung Matangkan Pendataan Dasawisma, Pemetaan Dimulai dari Tingkat RT

waktu baca 3 menit
Kamis, 1 Okt 2026 00:29 219 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM— Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, mulai mematangkan persiapan pendataan kelompok Dasawisma dengan menyiapkan petugas, memetakan kelompok di setiap RT, serta memperbarui data rumah yang belum tercatat. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Lurah Guntung Payung Lina Mardiati di Aula Kelurahan Guntung Payung, Senin (28/9/2026).

Rapat tersebut menjadi tindak lanjut Sosialisasi Pendataan Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Banjarbaru Tahun 2026 yang digelar TP PKK Kota Banjarbaru di Aula Gawi Sabarataan, Jumat (25/9/2026). Para perwakilan kelompok Dasawisma yang mengikuti sosialisasi tingkat kota kemudian dikumpulkan untuk menyiapkan pelaksanaan pendataan di wilayah Guntung Payung.

Pendataan Dasawisma diarahkan untuk memperoleh data faktual mengenai kondisi keluarga hingga tingkat RT. Informasi yang dihimpun dapat mencakup kondisi keluarga, kesehatan, pendidikan, dan sosial ekonomi masyarakat. Data tersebut menjadi salah satu bahan untuk mendukung pembinaan dan program pemberdayaan yang sesuai dengan kondisi warga.

Karena bersentuhan langsung dengan keluarga, kelompok Dasawisma juga memiliki posisi penting dalam menghimpun informasi dari lingkungan terkecil. Pemutakhiran diperlukan agar perubahan di lapangan, termasuk rumah baru maupun keluarga yang belum tercatat, dapat teridentifikasi.

Atas dasar itu, rapat di Guntung Payung difokuskan pada kesiapan teknis sebelum pendataan dilaksanakan. Salah satu tahapan yang masih ditunggu adalah penerbitan surat tugas dari TP PKK Kota Banjarbaru.

“Yang dibahas tadi adalah menunggu dulu surat tugas dari TP PKK Kota Banjarbaru,” ujar Lina.

Sambil menunggu surat tugas, para perwakilan yang nantinya menjadi pendata dan narasumber diminta mempelajari formulir serta memahami pertanyaan yang akan disampaikan kepada warga.

“Kami meminta para perwakilan yang nantinya menjadi pendata dan narasumber dapat mempersiapkan diri dengan mempelajari dan memahami form yang akan diisi dan ditanyakan kepada warga,” katanya.

Setelah petugas siap, pemetaan akan dilakukan bersama ketua RT. Petugas akan mengidentifikasi kelompok Dasawisma yang telah ada sekaligus menginventarisasi rumah baru dan rumah yang belum masuk dalam data wilayah RT.

“Kami juga meminta bekerja sama dengan para ketua RT untuk memetakan kelompok Dasawisma di wilayahnya, sekaligus menginventarisasi penambahan rumah baru atau rumah yang belum terdata di wilayah RT,” ujar Lina.

Untuk 2026, TP PKK Kota Banjarbaru mengarahkan minimal lima kelompok Dasawisma di setiap kelurahan. Di Guntung Payung, arahan tersebut akan disandingkan dengan data lama yang mencatat sekitar 100-an kelompok.

Lina mengatakan, data lama tetap menjadi bahan awal, tetapi perlu diperiksa dan disesuaikan dengan kondisi terkini di lapangan.

“Dari data lama ada sekitar 100-an kelompok. Kalau yang diminta dari PKK Kota minimal lima kelompok per kelurahan di tahun 2026 ini, pendataan akan berlanjut karena mungkin ada data lama yang perlu pemutakhiran atau penyesuaian dengan keadaan saat ini,” jelasnya.

Keterlibatan ketua RT juga telah dipersiapkan. Rencana pendataan Dasawisma sebelumnya disampaikan dalam rapat RT/RW Kelurahan Guntung Payung pada Kamis (24/9/2026), bersamaan dengan sosialisasi Sensus Pajak Daerah.

Koordinasi tersebut menjadi bagian dari persiapan pemetaan di tingkat lingkungan. Dengan demikian, data yang telah tersedia dapat diperiksa kembali dengan kondisi aktual di masing-masing wilayah RT.

Untuk memudahkan komunikasi selama proses persiapan dan pelaksanaan, kelurahan juga akan membentuk grup WhatsApp bagi pihak-pihak yang terlibat.

“Kami juga akan membuat grup WhatsApp untuk memudahkan koordinasi,” ujar Lina.

Setelah surat tugas diterbitkan, petugas akan mulai menjalankan pendataan dengan melibatkan ketua RT. Tahapan tersebut menjadi tindak lanjut langsung dari sosialisasi tingkat kota sekaligus bagian dari upaya memperbarui data Dasawisma agar sesuai dengan kondisi masyarakat di Guntung Payung.

Lina memastikan persiapan dilakukan sejak awal agar petugas memahami tugas dan koordinasi di tingkat RT dapat berjalan ketika pendataan dimulai.

“Kami ingin semuanya dipersiapkan dengan baik sejak awal. Setelah surat tugas turun, para petugas sudah siap bekerja dan koordinasi dengan RT juga sudah berjalan, sehingga pelaksanaannya bisa lebih lancar,” pungkasnya.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA