H-2 Pelaksanaan, Panitia Kebut Persiapan Gerak Jalan Artistik Syamsudin Noor

waktu baca 5 menit
Jumat, 28 Agu 2026 02:18 121 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Dua hari menjelang pelaksanaan, panitia Gerak Jalan Artistik Syamsudin Noor terus mengebut berbagai persiapan. Kamis malam (27/8/2026), sejumlah panitia masih bekerja di depan Kantor Kelurahan Syamsudin Noor, Banjarbaru, mulai dari mendirikan panggung hingga menuntaskan kebutuhan teknis lainnya.

Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 29 Agustus 2026, dapat berjalan lancar dan meriah.

Lurah Syamsudin Noor, Fitria Khairani, mengatakan Gerak Jalan Artistik merupakan event di Kelurahan Syamsudin Noor yang diprakarsai oleh para Ketua RT dan Ketua RW dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Gerak Jalan Artistik merupakan event di Kelurahan Syamsudin Noor yang diprakarsai oleh Ketua RT dan Ketua RW dalam rangka peringatan HUT RI ke-81,” ujar Fitria.

Menurut Fitria, Gerak Jalan Artistik tahun ini menjadi pengganti Karnaval Budaya yang selama ini digelar setiap tahun di Kelurahan Syamsudin Noor.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda hiburan, tetapi mampu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkuat kebersamaan.

“Diharapkan melalui event ini bisa menjadi ajang kreasi masyarakat sembari memeriahkan perayaan HUT RI dan meningkatkan rasa kebersamaan dalam lomba gerak jalan,” katanya.

19 Peserta Siap Beradu Kreativitas

Ketua Pelaksana Gerak Jalan Artistik Syamsudin Noor, Yuli Anwar, mengatakan persiapan terus dilakukan hingga menjelang hari pelaksanaan.

“Kesiapannya terus kami lakukan. Malam ini panitia masih bekerja menyelesaikan persiapan kegiatan, termasuk mendirikan panggung dan persiapan lainnya,” ujar Yuli.

Yuli menyampaikan, 19 peserta akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Gerak jalan dijadwalkan dimulai pukul 13.00 Wita dengan rute sekitar 3,6 kilometer. Peserta akan memulai perjalanan dari Kantor Kelurahan Syamsudin Noor, kemudian melintasi Jalan Gotong Royong, Jalan Golf, Jalan A. Yani, dan Jalan Angkasa hingga menuju garis finish.

Berbeda dari gerak jalan biasa, kegiatan ini mengutamakan unsur keindahan langkah, keserasian gerak, kekompakan, kerapian barisan dan kreativitas.

Setiap peserta tidak hanya dituntut mampu menjaga keutuhan barisan dari garis start hingga finish, tetapi juga menampilkan variasi atraksi pada titik-titik yang telah ditentukan.

Panitia menetapkan lima titik juri, yakni Garis Start, Jalan Gotong Royong (RT 17), Jalan Golf (seberang eks TPS/RT 6), Jalan A. Yani (Bank Mandiri/RT 2), dan Garis Finish.

Pada garis start, peserta memperoleh waktu satu menit untuk persiapan dan dua menit untuk atraksi. Sementara di Jalan Gotong Royong, Jalan Golf dan Jalan A. Yani, peserta masing-masing mendapat waktu satu menit untuk menampilkan atraksi.

Di garis finish, waktu yang diberikan satu menit untuk persiapan dan tiga menit untuk atraksi dengan menggunakan back sound.

Variasi formasi juga menjadi bagian dari penampilan. Peserta dipersiapkan menampilkan Formasi 11, 13, 15, 17, 19 hingga 21, yang membutuhkan koordinasi dan ketepatan gerak setiap anggota.

Peserta Sudah Lima Kali Latihan

Antusiasme mengikuti kegiatan tersebut juga terlihat dari peserta. Salasiah, salah satu peserta dari RT 21 RW 05, menyambut baik kembali digelarnya kegiatan tahunan Kelurahan Syamsudin Noor Bersatu.

Menurut Salasiah, kegiatan tersebut merupakan agenda yang ditunggu masyarakat. Tahun ini, konsepnya berbeda karena untuk pertama kalinya Kelurahan Syamsudin Noor menghadirkan Gerak Jalan Artistik.

“Alhamdulillah, event tahunan Kelurahan Syamsudin Noor Bersatu tahun ini ada lagi. Event ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Event kali ini berbeda, yaitu dengan menampilkan gerak jalan artistik yang baru pertama kali di Kelurahan Syamsudin Noor,” ujar Salasiah.

Ia menilai kegiatan tersebut menarik sekaligus memberikan manfaat bagi kebersamaan warga. Setiap RT mendapatkan kesempatan menunjukkan kreativitas masing-masing melalui kreasi gerak jalan artistik.

“Event ini sangat menarik dan bermanfaat untuk kebersamaan sebagai ajang kreativitas dari masing-masing RT untuk menampilkan kreasi gerak jalan artistik dari lingkungan RT,” katanya.

Salasiah mengaku senang dapat turut berpartisipasi. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus digelar setiap tahun.

“Kalau bisa tiap tahun ada terus, sama hadiahnya ditambah,” ujarnya.

Untuk mempersiapkan penampilan, tim dari RT 21 RW 05 telah melakukan lima kali latihan pada sore hari.

Menurut Salasiah, latihan tersebut bukan hanya bertujuan mempersiapkan penampilan dalam perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antar-RT di wilayah Syamsudin Noor.

“Kegiatan ini juga sebagai bagian mempererat sesama RT di wilayah Syamsudin Noor,” katanya.

Dengan penuh semangat, Salasiah berharap kerja keras timnya selama latihan membuahkan hasil.

“Semoga tim kami masuk nominasi,” ujarnya.

125 Stand UMKM Disiapkan

Selain perlombaan, panitia juga menyiapkan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Yuli mengatakan, hingga menjelang pelaksanaan terdapat 125 stand UMKM yang telah mendaftarkan diri untuk ikut meramaikan kegiatan.

“Kami juga menyiapkan stand UMKM untuk memberikan dampak ekonomi atas kegiatan yang dilaksanakan. Ada 125 stand UMKM yang sudah mendaftarkan diri untuk ikut meramaikan,” kata Yuli.

Menurut dia, keterlibatan UMKM menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan.
Keramaian masyarakat yang hadir diharapkan dapat memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk mereka.

Dengan demikian, perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kelurahan Syamsudin Noor tidak hanya menghadirkan perlombaan dan hiburan, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan manfaat ekonomi.

Dari Warga, untuk Warga, Menuju Banjarbaru Emas 

Kegiatan yang diselenggarakan SyamNoorBersatu tersebut mengusung motto “Berkarya Tanpa Batas, Berinovasi Tiada Henti Menuju Banjarbaru Emas.”

Motto tersebut sejalan dengan konsep kegiatan yang memberikan ruang kepada warga untuk berkreasi sekaligus membangun kebersamaan.

Bagi Lurah Syamsudin Noor, kegiatan ini menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam memeriahkan kemerdekaan. Sementara bagi peserta, perlombaan menjadi kesempatan untuk menunjukkan kreativitas dari lingkungan masing-masing.

Di sisi lain, keterlibatan 125 pelaku UMKM memperluas manfaat kegiatan, sehingga perayaan kemerdekaan juga dapat menjadi ruang bagi perputaran ekonomi masyarakat.

Yuli berharap seluruh persiapan yang dilakukan panitia hingga menjelang pelaksanaan dapat berjalan sesuai rencana.

“Harapannya Sabtu, 29 Agustus 2026, kegiatan berjalan lancar,” katanya.

Dengan 19 peserta, rute sekitar 3,6 kilometer, lima titik penilaian dan 125 stand UMKM, Gerak Jalan Artistik Syamsudin Noor akan menjadi panggung kreativitas warga, ruang mempererat silaturahmi antar-RT, sekaligus wadah menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat dalam semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di Syamsudin Noor, kemerdekaan akan dirayakan bukan hanya dengan langkah yang serempak, tetapi juga dengan karya, kreativitas, kebersamaan dan semangat warga untuk terus bergerak bersama menuju Banjarbaru Emas.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA