Dari Kelurahan Palam, Semangat Kartini Tumbuh dan Menguat

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Apr 2026 04:06 206 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM – Ada pemandangan berbeda dalam peringatan Hari Kartini di Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka. Di wilayah ini, Ketua TP PKK Kelurahan justru dijabat oleh seorang laki-laki, Wahyu Hidayat. Namun, alih-alih menjadi anomali, kondisi ini justru memperkuat pesan bahwa perjuangan emansipasi bukan hanya milik perempuan, melainkan tanggung jawab bersama.

Momentum Kartini di Palam tahun ini terasa kian bermakna dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Salah satunya terlihat di SDN 1 Palam, yang menggelar peringatan 21 April 2026 dengan nuansa nasionalisme. Para siswa mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, mencerminkan keberagaman sekaligus semangat persatuan yang diwariskan para pahlawan bangsa, termasuk Raden Ajeng Kartini.

Ketua TP PKK Kelurahan Palam, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa esensi Kartini tidak berhenti pada simbol-simbol.

“Semangat Kartini tidak hanya sekadar mengenakan kebaya, tetapi lebih kepada meneladani jiwanya. Perempuan yang cerdas dan berwawasan luas akan mampu mendidik keluarga yang berkualitas,” ujarnya.

Ia mengapresiasi peran aktif ibu-ibu PKK di Palam yang terus bergerak dalam berbagai kegiatan pemberdayaan. Menurutnya, PKK hadir sebagai ruang tumbuh bagi perempuan untuk meningkatkan kapasitas diri dan kesejahteraan keluarga.

“Dukungan PKK ada untuk memfasilitasi ibu-ibu agar bisa berkarya. Tujuan kita jelas, mewujudkan perempuan yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan berprestasi,” tambahnya.

Wahyu juga menilai bahwa Kartini masa kini adalah perempuan yang mampu mandiri dan mengambil peran dalam pembangunan, tanpa meninggalkan nilai-nilai keluarga.

“Bagi ibu-ibu PKK, Kartini adalah momentum kebangkitan pemberdayaan perempuan, mandiri dalam pendidikan, berkarya, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Kelurahan Palam,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan pesan khusus bagi generasi muda perempuan di Palam agar terus menyalakan semangat belajar dan berkarya.

“Untuk putri-putri terbaik Kelurahan Palam, jangan pernah berhenti belajar. Manfaatkan kesempatan untuk menuntut ilmu, meningkatkan keterampilan, dan mengembangkan bakat, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” pesannya.

Menurutnya, perempuan masa kini harus tampil sebagai sosok yang utuh, lembut namun berkarakter kuat, percaya diri, dan berakhlak mulia.

“Jangan pernah merasa terbatas hanya karena gender. Kalian bisa menjadi pemimpin, pekerja keras, sekaligus pelopor perubahan bagi kemajuan daerah,” tegasnya.

Peringatan Kartini di Palam tahun ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai perjuangan terus hidup dalam praktik keseharian. Dari ruang keluarga, kegiatan PKK, hingga lingkungan sekolah, semangat Kartini terus menyala, menguatkan peran perempuan sebagai fondasi pembangunan dari tingkat paling dasar.

Lurah Palam Zulhulaifah turut menegaskan komitmen pemerintah kelurahan dalam mendukung penguatan peran perempuan di masyarakat.

“Kami percaya, ketika perempuan diberdayakan, maka keluarga akan kuat dan pembangunan akan berjalan lebih berkelanjutan. Semangat Kartini harus terus kita hidupkan dalam setiap langkah pembangunan di Kelurahan Palam,” ujarnya.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA