BANJARBARUEMAS.COM — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Banjarbaru meraih empat penghargaan dalam rangkaian lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026. Capaian tersebut datang dari bidang tertib administrasi, pemberdayaan ekonomi keluarga, pemanfaatan pekarangan, hingga pencegahan stunting.
Hasil lomba diumumkan pada Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 di Hotel Grand Maya Artotel, Banjarbaru, Kamis (30/7/2026). Ketua TP PKK Kota Banjarbaru H. Riandy Hidayat menghadiri kegiatan yang diikuti ketua TP PKK kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan beserta jajaran pengurus.
Banjarbaru meraih peringkat pertama Lomba Tertib Administrasi PKK melalui TP PKK Kelurahan Guntung Manggis. Tiga penghargaan lainnya berada di peringkat kedua, yakni Lomba UP2K PKK yang diwakili Kelurahan Palam, Lomba AKU HATINYA PKK melalui Kelurahan Loktabat Selatan, serta Lomba Vlog Cegah Stunting melalui Kelurahan Sungai Besar.
“Alhamdulillah, lomba-lomba PKK dalam rangka HKG PKK ke-54 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru memperoleh empat capaian. Ini menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk terus meningkatkan kualitas program dan memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat,” ujar Riandy.
Menurut Riandy, penghargaan tersebut bukan semata hasil sebuah kompetisi. Di balik empat capaian itu terdapat proses pembinaan, inovasi kader, kolaborasi pemerintah kelurahan dan kecamatan, serta keterlibatan masyarakat.
Ia meminta seluruh kader PKK di Banjarbaru tidak berhenti setelah memperoleh penghargaan. Program dan inovasi yang telah berjalan perlu terus diperkuat, dikembangkan, dan direplikasi apabila terbukti memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
Guntung Manggis Terbaik Tertib Administrasi
Capaian tertinggi Banjarbaru diraih TP PKK Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, yang menempati peringkat pertama Lomba Tertib Administrasi PKK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026.
Salah satu inovasi yang menjadi kekuatan Guntung Manggis adalah JARAK MANIS (Jaringan Informasi PKK Kelurahan Guntung Manggis). Sistem informasi berbasis website itu dikembangkan untuk mendukung tertib administrasi, mempercepat penyediaan informasi, sekaligus mendorong tata kelola berbasis digital di tingkat kelurahan.
Inovasi tersebut sebelumnya dipresentasikan saat TP PKK Kelurahan Guntung Manggis menjalani verifikasi lapangan oleh Tim Penilai TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (2/7/2026).
Penilaian Tertib Administrasi PKK tidak hanya menyangkut kelengkapan dokumen organisasi. Inovasi, akuntabilitas, tata kelola, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pelaksanaan 10 Program Pokok PKK turut menjadi bagian penting.
Melalui JARAK MANIS, pengelolaan administrasi PKK diarahkan dari pola pencatatan konvensional menuju sistem informasi yang lebih tertata dan mudah diakses.
Lurah Guntung Manggis Yahya Lukmana mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat tata kelola organisasi.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat tata kelola administrasi yang tertib, transparan, dan akuntabel, serta menjadikan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang berdaya, mandiri, dan sejahtera,” kata Yahya.
Ketua TP PKK Kelurahan Guntung Manggis Varif Alvalah Prastika Dewi menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh kader dan pihak yang selama ini memberikan pendampingan.
“Capaian ini bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kebersamaan, dedikasi, dan komitmen seluruh kader PKK Kelurahan Guntung Manggis yang selama ini bekerja dengan penuh semangat dan keikhlasan,” ujarnya.
Menurut Varif, penghargaan tersebut menjadi penyemangat untuk terus berinovasi, meningkatkan tertib administrasi, serta menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat.
Palam Kembangkan Purun untuk Penguatan Ekonomi Keluarga
Dari bidang pemberdayaan ekonomi keluarga, TP PKK Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, menempati peringkat kedua Lomba UP2K PKK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Palam mengangkat potensi Kampung Purun, kawasan ekonomi kreatif yang berkembang menjadi salah satu identitas kelurahan tersebut.
Perkembangan Kampung Purun menunjukkan perubahan cara masyarakat mengelola potensi lokal. Purun yang sebelumnya lebih banyak dijual sebagai bahan baku kini diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti tikar, tas, dompet, topi, tempat tisu, pot tanaman hias, hingga aneka suvenir.
Pengembangan kawasan juga diperkuat melalui penyediaan alat penumbuk purun mekanis dan pembinaan UMKM. Langkah tersebut mendorong purun tidak hanya menjadi bahan kerajinan tradisional, tetapi juga sumber kegiatan ekonomi masyarakat.
Kelompok UP2K PKK Sehati bahkan mengembangkan semir sepatu cair berbahan limbah purun. Limbah dari pengolahan purun dimanfaatkan menjadi cairan perawatan sepatu berbahan kulit maupun sintetis.
Inovasi itu membuka peluang nilai ekonomi baru dari sisa produksi sekaligus memperkenalkan praktik ekonomi sirkular berbasis potensi lokal.
Lurah Palam Zulhulaifah mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi TP PKK Kelurahan Palam, kader, kelompok khusus dan kelompok pelaksana UP2K, mitra, pemerintah kelurahan, serta masyarakat.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat pemberdayaan keluarga dan pengembangan usaha peningkatan pendapatan keluarga terus tumbuh di Kelurahan Palam,” ujarnya.
Zulhulaifah berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan inovasi, kualitas produk, serta kemandirian ekonomi masyarakat Palam.
Ketua TP PKK Kelurahan Palam Wahyu Hidayat menambahkan, penghargaan tingkat provinsi tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat pembinaan UP2K Sehati.
“Kami percaya bahwa dengan semangat gotong royong, inovasi, dan kerja sama yang baik, UP2K dapat terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperkuat perekonomian masyarakat,” kata Wahyu.
Loktabat Selatan Andalkan BEKANTAN
Capaian berikutnya datang dari TP PKK Kelurahan Loktabat Selatan yang menempati peringkat kedua Lomba AKU HATINYA PKK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah BEKANTAN (Barcode Data Keluarga dan Tanaman), sistem pendataan digital yang digunakan untuk mempermudah pemantauan kondisi keluarga sekaligus potensi tanaman dan pemanfaatan pekarangan.
Pendekatan tersebut membuat program AKU HATINYA PKK—Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman—tidak hanya berorientasi pada penghijauan. Pemanfaatan pekarangan dipadukan dengan basis data untuk mendukung pengelolaan program yang lebih terukur.
Lokus penilaian berada di Dasawisma Kapulaga, RT 02 RW 05, Kompleks Berlina Jaya, Kelurahan Loktabat Selatan.
Lurah Loktabat Selatan Astri Wulandari mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama kader PKK, pengurus lingkungan, masyarakat, serta dukungan jajaran pemerintah dan TP PKK.
“Sebagai lurah tentunya ulun merasa bersyukur dan turut berbangga dengan capaian tersebut. Pencapaian ini tentu atas kerja keras semua pihak, di antaranya kader PKK Kelurahan Loktabat Selatan, Ketua RT 02 RW 05, dan warga Kompleks Berlina Jaya yang menjadi lokus penilaian,” kata Astri.
Menurut Astri, keberhasilan tersebut juga didukung Pemerintah Kota Banjarbaru, TP PKK Kota Banjarbaru beserta Pokja III, Kecamatan Banjarbaru Selatan, serta TP PKK Kecamatan Banjarbaru Selatan.
“Semoga hasil ini bisa menjadi motivasi ke depan agar lebih baik lagi. Pemanfaatan lahan pekarangan ini juga kami harapkan tetap dilanjutkan sebagai kebiasaan baik di lingkungan Kompleks Berlina Jaya,” ujarnya.
Keberlanjutan program menjadi penting agar pemanfaatan pekarangan tidak hanya dilakukan untuk kepentingan penilaian, tetapi berkembang menjadi kebiasaan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Sungai Besar Libatkan Suami dalam Pencegahan Stunting
TP PKK Kelurahan Sungai Besar melengkapi capaian Banjarbaru dengan menempati peringkat kedua Lomba Vlog Cegah Stunting Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Sungai Besar mengangkat inovasi SULING GEMAS (Suami Peduli Stunting, Keluarga Sehat untuk Banjarbaru EMAS).
Program tersebut menempatkan suami sebagai bagian penting dalam upaya pencegahan stunting. Pendekatan ini membawa pesan bahwa pemenuhan kesehatan dan gizi ibu serta anak merupakan tanggung jawab bersama di dalam keluarga.
Keterlibatan suami didorong melalui pendampingan keluarga, perhatian terhadap kesehatan dan kebutuhan gizi ibu serta anak, hingga menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak.
Ketua TP PKK Kelurahan Sungai Besar Julian Triadana mengatakan apresiasi tingkat provinsi tersebut menjadi dorongan agar SULING GEMAS dapat dikembangkan lebih luas.
“Alhamdulillah, program SULING GEMAS dari PKK Kelurahan Sungai Besar mendapat apresiasi dari TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia berharap pendekatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh anggota keluarga.
“Semoga inovasi yang kami gagas ini mendorong keterlibatan aktif para suami dalam mendukung kesehatan ibu dan anak sebagai langkah bersama mencegah stunting sejak dini, serta dapat dicontoh di seluruh kelurahan di Kota Banjarbaru maupun kabupaten/kota di Kalimantan Selatan,” kata Julian.
HKG PKK Perkuat 10 Program Pokok
Puncak HKG PKK ke-54 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”
Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Fathul Jannah Muhidin mengajak seluruh jajaran TP PKK kabupaten/kota memperkuat komitmen menjalankan 10 Program Pokok PKK agar manfaat gerakan tersebut semakin dirasakan masyarakat.
Menurut Fathul Jannah, HKG PKK bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyatukan langkah, dan memperkuat sinergi PKK dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
“Mari kita jadikan HKG PKK sebagai momentum menguatkan komitmen dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK melalui penguatan 20 Program Prioritas PKK. Dengan semangat kebersamaan, kita dukung terwujudnya Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045,” ajaknya.
Bagi Banjarbaru, empat penghargaan pada HKG PKK ke-54 menunjukkan luasnya ruang kerja PKK yang kini bersentuhan langsung dengan kebutuhan keluarga dan masyarakat.
Capaian tersebut ditopang inovasi dari tingkat kelurahan. JARAK MANIS di Guntung Manggis memperkuat tertib administrasi berbasis teknologi informasi. Kampung Purun dan UP2K Sehati di Palam mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal. BEKANTAN di Loktabat Selatan memadukan pemanfaatan pekarangan dengan pendataan digital, sedangkan SULING GEMAS di Sungai Besar memperluas pencegahan stunting melalui keterlibatan suami dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.
Tantangan berikutnya adalah memastikan inovasi tersebut tidak berhenti setelah penilaian berakhir. Program yang terbukti efektif perlu dijaga keberlanjutannya, dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat, serta diperluas penerapannya ke wilayah lain.
Dengan demikian, capaian PKK Banjarbaru tidak hanya tercatat sebagai penghargaan tingkat provinsi, tetapi juga tercermin dari dampaknya di tengah masyarakat: administrasi yang semakin tertib, keluarga yang semakin berdaya secara ekonomi, pekarangan yang produktif, serta semakin kuatnya peran keluarga dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak. (be)
263
Tidak ada komentar