BANJARBARUEMAS.COM – Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (GEMAR) yang diinisiasi Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, mulai bergulir dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu implementasi nyata terlihat di SDN 2 Syamsudin Noor, Kamis (25/6/2026), saat Ketua RT 21 RW 05 Kelurahan Syamsudin Noor, Erwin Solihan, hadir langsung mengambil rapor putrinya.
Kehadiran Erwin bukan sekadar memenuhi undangan sekolah, tetapi menjadi bentuk dukungan terhadap himbauan Pemerintah Kota Banjarbaru agar para ayah lebih aktif terlibat dalam pendidikan anak. Menurutnya, kehadiran ayah pada momen pembagian rapor memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menerima hasil belajar.
“Alhamdulillah semua orang tua hadir dengan harapan anak-anak mereka naik kelas. Alhamdulillah anak saya, Assyifa Khairunnisa, juga naik ke kelas 2. Saya sengaja mengambil sendiri rapornya sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengambil Rapor yang diimbau Ibu Wali Kota Banjarbaru,” ujar Erwin.
Ia menilai kehadiran ayah menjadi bentuk perhatian, dukungan moral, sekaligus motivasi bagi anak agar semakin percaya diri, semangat belajar, dan terus berprestasi.
“Alhamdulillah naik ke kelas 2. Selamat untuk Ananda Assyifa Khairunnisa. Semoga semakin rajin belajar, berakhlak mulia, dan menjadi kebanggaan keluarga serta Banjarbaru,” katanya.
Erwin juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Banjarbaru yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.
“Kami mengapresiasi program Pemerintah Kota Banjarbaru yang mengedepankan pendidikan akhlak dan budi pekerti. Anak-anak tidak hanya diajarkan pintar, tetapi juga memahami bagaimana bersikap baik dan sopan kepada orang tua, guru, maupun teman-temannya,” ungkapnya.
Menurutnya, SDN 2 Syamsudin Noor telah menerapkan konsep sekolah ramah anak yang mendukung tumbuh kembang peserta didik.
“Guru-guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan penuh kasih sayang. Kami merasakan suasana sekolah yang ramah anak sehingga mampu membentuk generasi Banjarbaru EMAS yang cerdas dan berkarakter,” tuturnya.
Pada momentum pembagian rapor tersebut, sekolah juga menyalurkan bantuan alat tulis kepada peserta didik dari keluarga kurang mampu melalui Gerakan Siswa Asuh (GSA). Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan belajar yang setara.
Perkuat Peran Ayah dalam Pendidikan
Gerakan GEMAR merupakan bagian dari himbauan resmi Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby untuk memperkuat keterlibatan ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak. Selain GEMAR, Pemerintah Kota Banjarbaru juga meluncurkan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang mulai dilaksanakan pada Juli 2026.
Melalui kedua gerakan tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru ingin membangun budaya pengasuhan yang lebih seimbang antara ayah dan ibu, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi lahirnya generasi Banjarbaru EMAS yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Dalam himbauannya, wali kota meminta seluruh kepala SKPD, camat, lurah, hingga satuan pendidikan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan GEMAR dan GAMAS. Pemerintah juga mendorong pemberian fleksibilitas waktu bagi ASN maupun pegawai agar para ayah dapat mengambil rapor atau mengantar anak ke sekolah tanpa mengabaikan kewajiban pekerjaan.
Seluruh sekolah di Banjarbaru juga diminta aktif menginformasikan pelaksanaan kedua gerakan tersebut kepada para ayah atau wali murid sehingga partisipasi masyarakat semakin meningkat.
Program ini menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, sekolah dasar, hingga sekolah menengah. GEMAR mulai diterapkan pada pembagian rapor semester Juni 2026, sedangkan GAMAS dilaksanakan pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru Juli 2026.
Pemerintah Kota Banjarbaru berharap kehadiran ayah dalam setiap momentum penting pendidikan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi budaya baru dalam keluarga. Dengan keterlibatan ayah yang lebih aktif, diharapkan lahir generasi Banjarbaru EMAS yang cerdas, berprestasi, berkarakter, serta memiliki ikatan emosional yang kuat dengan keluarga.
“Semoga gerakan ini terus berlanjut. Kehadiran ayah di sekolah adalah bentuk kasih sayang yang sederhana, tetapi memiliki dampak besar bagi semangat belajar anak. Mari kita bersama-sama mendampingi mereka agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan membanggakan Banjarbaru,” tutup Erwin Solihan.(be)
404
Tidak ada komentar