BANJARBARUEMAS.COM — Instruksi Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby agar camat dan lurah aktif terlibat dalam pengawasan kondisi jalan di wilayah masing-masing mulai berjalan efektif. Sejumlah camat dan lurah kini turun langsung ke lapangan untuk memantau kerusakan jalan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan perbaikan infrastruktur.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk percepatan penanganan jalan rusak yang menjadi perhatian masyarakat, terutama yang banyak disampaikan melalui media sosial.
Wali Kota Banjarbaru Lisa sebelumnya menegaskan bahwa camat dan lurah memiliki posisi strategis sebagai penghubung informasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah, khususnya terkait kondisi jalan dan pembangunan lingkungan.
“Saya meminta camat dan lurah aktif membantu memfasilitasi aduan masyarakat terkait kondisi jalan. Pemerintah Kota ingin memastikan setiap aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik dan ditangani sesuai mekanisme serta skala prioritas pembangunan daerah,” ujar Lisa.
Menurutnya, tingginya perhatian masyarakat terhadap kondisi jalan harus direspons dengan pola komunikasi yang terbuka dan edukatif agar warga memahami proses penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kerusakan, urgensi, serta kemampuan keuangan daerah.
“Penanganan jalan bukan hanya tanggung jawab teknis Dinas PUPR, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah sampai tingkat kecamatan dan kelurahan,” katanya.
Arahan tersebut langsung ditindaklanjuti jajaran kecamatan. Camat Landasan Ulin, Dinny Wahyuny, mengatakan seluruh lurah di wilayahnya telah diminta segera menyisir titik jalan rusak, baik kategori kerusakan sedang maupun berat, untuk kemudian dilaporkan kepada instansi teknis.
“Seperti yang disampaikan Ibu Wali Kota saat rapat koordinasi camat dan lurah, kami diminta segera menyisir dan melaporkan kondisi jalan rusak parah maupun sedang. Semua lurah di Kecamatan Landasan Ulin langsung kami arahkan turun ke lapangan dan hasilnya diteruskan kepada Dinas PUPR. Alhamdulillah, Dinas PUPR sangat responsif menindaklanjuti laporan tersebut,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (15/5/2026).
Salah satu tindak lanjut nyata dilakukan Lurah Guntung Manggis, Rajianoor Yahya Lukmana. Ia mengirimkan surat resmi kepada Dinas PUPR Kota Banjarbaru terkait laporan kerusakan jalan dan permohonan perbaikan.
Surat bernomor B-100_1/KEL.GT.MANGGIS/SEKRETARIAT/V/2026 tertanggal 13 Mei 2026 itu disusun berdasarkan hasil peninjauan lapangan dan aspirasi masyarakat. Dalam laporan tersebut, kelurahan mencantumkan sejumlah titik jalan rusak lengkap dengan jenis kerusakan serta dokumentasi pendukung sebagai bahan evaluasi teknis.
“Kami segera melakukan peninjauan lapangan secara langsung. Selain pemantauan mandiri, kami juga menyerap aspirasi masyarakat melalui RT, RW, dan LPM untuk mendata kondisi infrastruktur jalan di wilayah masing-masing,” kata Yahya.
Ia mengungkapkan, beberapa titik jalan yang dilaporkan kini mulai mendapatkan penanganan dari Dinas PUPR.
“Alhamdulillah, beberapa titik yang kami laporkan telah mulai diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Banjarbaru. Kami berharap perbaikan kerusakan infrastruktur jalan lainnya di wilayah Kelurahan Guntung Manggis dapat terealisasi secara bertahap demi kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Respons cepat juga disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Banjarbaru, Adi Maulana. Ia mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari Kelurahan Guntung Manggis.
“Kami menerima surat dari Kelurahan Guntung Manggis terkait kerusakan jalan di wilayah tersebut. Atas dasar laporan itu, kami langsung melakukan peninjauan dan pengukuran kerusakan jalan, salah satunya di Jalan Akhlak Mulia,” katanya.
Menurut Adi, proses penanganan dilakukan dengan cepat. Bahkan, sehari setelah peninjauan, pekerjaan perbaikan langsung dilaksanakan.
“Keesokan harinya kami langsung melakukan perbaikan dan selesai pada Kamis, 14 Mei 2026. Selanjutnya kami juga menyiapkan perencanaan detail dan perhitungan biaya untuk penanganan titik jalan lainnya sesuai arahan Ibu Wali Kota agar respons terhadap keluhan masyarakat agar dilakukan secepat mungkin,” ujarnya.
Dari laporan Kelurahan Guntung Manggis, terdapat tujuh titik jalan yang memerlukan penanganan. Beberapa di antaranya sudah memasuki tahap pengerjaan, seperti Jalan Guntung Manggis RT 18 RW 03 depan SDI Madani dan Jalan Guntung Manggis RT 13 RW 02 depan Warung Nasi Pecel Arema.
Sementara Jalan Pesantren Wali Songo Putra RT 19 RW 03 dan Jalan Sungai Salak RT 33 RW 05 dekat SDN 3 Guntung Manggis segera dilakukan peninjauan dan pengukuran lapangan. Adapun Jalan Danau Seran RT 18 RW 03 telah masuk tahap perencanaan penanganan, sedangkan Jalan Akhlak Mulia RT 32 dan RT 33 RW 05 yang merupakan jalur tembus Trikora–Kuranji telah selesai ditangani.
Apresiasi datang dari warga. Ketua RT 32 RW 05 Kelurahan Guntung Manggis, Kursusianto, menyebut langkah cepat pemerintah menunjukkan perhatian serius terhadap kenyamanan masyarakat.
“Alhamdulillah, kami atas nama warga RT 32 RW 05 mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Lurah Guntung Manggis atas perhatiannya. Kami juga sangat mengapresiasi kinerja Dinas PUPR serta Ibu Wali Kota, Ibu Lisa Halaby, atas terealisasinya pengaspalan Jalan Kuranji tembus Trikora.
Semoga pembangunan di Kota Banjarbaru terus berlanjut secara merata, ” ungkapnya.(be)
325
Tidak ada komentar