Laporan Warga Ditindak Cepat, Hj. Erna Lisa Halaby Instruksikan RS Idaman Tangani Pasien Tumor Payudara

waktu baca 2 menit
Minggu, 25 Jan 2026 03:11 450 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Respons cepat kembali ditunjukkan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menangani laporan masyarakat. Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby langsung menginstruksikan penanganan medis setelah menerima laporan adanya seorang warga yang mengidap tumor payudara dalam kondisi sudah pecah.

Warga tersebut diketahui bernama Anjani, seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Jalan Makmur, Kecamatan Liang Anggang. Kondisi Anjani dilaporkan cukup memprihatinkan dan membutuhkan tindakan medis segera.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Wali Kota Erna Lisa Halaby langsung menginstruksikan Petugas Sosial Masyarakat (PSM) bersama Tim Dokter RS Idaman Banjarbaru untuk melakukan penanganan tanpa menunda waktu.

“Ini menyangkut nyawa manusia. Apalagi dari laporan petugas lapangan, kondisinya sudah sangat serius karena tumornya telah pecah. Karena itu saya minta segera dilakukan tindakan medis,” ujar Erna Lisa Halaby, Minggu (25/1/2026).

Wali Kota menegaskan bahwa setiap laporan warga yang berkaitan dengan kondisi darurat kesehatan harus ditangani secara cepat dan tepat. Menurut dia, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam situasi krisis kemanusiaan.

Upaya cepat tersebut membuahkan hasil. Berdasarkan laporan dari pihak rumah sakit, operasi terhadap pasien telah dilaksanakan pada Sabtu (24/1/2026) dan berjalan lancar.

“Alhamdulillah, operasi sudah dilakukan dan berjalan dengan baik. Semoga pasien segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti sediakala. Saya mengucapkan terima kasih kepada tim dokter RS Idaman yang telah memberikan pelayanan terbaik,” kata Erna Lisa.

Direktur RS Idaman Banjarbaru, dr. Danny Indrawardhana, MMRS, menjelaskan bahwa pasien didiagnosis menderita tumor phyllodes, yakni jenis tumor payudara yang jarang terjadi dan dapat berkembang dengan cepat.

“Pada Sabtu kemarin dilakukan tindakan operasi oleh dr. Dyah Paramita, Sp.B. Tumor berhasil diangkat dengan berat mencapai 13,6 kilogram,” ujar dr. Danny.

Ia menambahkan, pascaoperasi kondisi pasien masih memerlukan pemantauan intensif dan saat ini dirawat di ruang ICU untuk observasi ketat.

“Kondisi pasien masih dalam tahap pemulihan dan membutuhkan penanganan lanjutan. Kami berharap kondisi pasien semakin stabil dan dapat sembuh secara optimal,” katanya.

dr. Danny juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Banjarbaru atas kepercayaan yang diberikan kepada RS Idaman, serta kerja keras seluruh tim medis yang terlibat.

“Terima kasih kepada Ibu Wali Kota atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan. Juga kepada para dokter dan seluruh tim RS Idaman yang telah bekerja maksimal dalam penanganan kasus ini,” pungkasnya.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA