Solidaritas dari Banjarbaru, Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby Salurkan Donasi Rp 860 Juta untuk Korban Banjir Sumatra

waktu baca 3 menit
Rabu, 21 Jan 2026 02:55 372 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Dari Banjarbaru, sebuah kota di Kalimantan Selatan, solidaritas kemanusiaan mengalir menembus jarak dan pulau. Pemerintah Kota Banjarbaru bersama masyarakatnya menyalurkan donasi sebesar Rp 860.344.260,26 untuk membantu korban banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, seperti Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dibuka secara terbuka oleh Pemerintah Kota Banjarbaru, melibatkan aparatur sipil negara (ASN), pegawai non-ASN, lembaga keuangan daerah, serta partisipasi masyarakat umum. Setelah dana terkumpul, panitia menyalurkannya melalui Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), yang kemudian diteruskan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh kepada masyarakat terdampak.

Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby mengatakan, penggalangan dana ini bukan sekadar respons spontan terhadap bencana, melainkan cerminan nilai gotong royong dan empati yang hidup di tengah masyarakat Banjarbaru.

“Alhamdulillah, penggalangan dana untuk korban banjir di Sumatra telah sampai kepada penerima. Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp 860.344.260,26. Dana ini merupakan akumulasi kepedulian masyarakat Banjarbaru, ASN, non-ASN, serta dukungan lembaga seperti Bank Kalsel,” ujar Lisa.

Menurut Lisa, sejak awal pemerintah kota berkomitmen agar proses penggalangan dan penyaluran bantuan dilakukan secara akuntabel dan tepat sasaran. Oleh karena itu, Pemkot Banjarbaru memilih jalur resmi APEKSI yang memiliki jejaring antarpemerintah kota di seluruh Indonesia.

“Dengan disalurkannya bantuan melalui APEKSI, kami berharap bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.

Lisa juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh warga Banjarbaru yang telah menyisihkan rezekinya. Ia menilai, partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana kemanusiaan.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyumbang. Semoga donasi yang disalurkan dalam bentuk barang dapat bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menjalani masa pemulihan,” ujarnya.

Dari Aceh, Wali Kota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, S.E., menyampaikan bahwa pihaknya telah menunaikan amanah dari Kota Banjarbaru melalui APEKSI dengan memfasilitasi penyaluran bantuan sesuai prioritas kebutuhan di lapangan. Pernyataan tersebut disampaikan Illiza melalui akun Instagram pribadinya.

“Alhamdulillah, setelah Wali Kota Banjarbaru berkoordinasi langsung dengan Dewan Pengurus APEKSI dan Wakil Ketua APEKSI, kami di Banda Aceh segera menyalurkan bantuan ke titik-titik yang masih berjuang dalam masa pemulihan dan rehabilitasi,” kata Illiza.

Ia menjelaskan, bantuan dari Pemerintah Kota Banjarbaru tidak disalurkan dalam bentuk uang tunai, melainkan diwujudkan dalam berbagai barang kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan korban banjir. Di antaranya pakaian, selimut, obat-obatan, perlengkapan mandi, ember, serta kebutuhan harian lainnya.

“Bantuan dari Kota Banjarbaru ini sangat bermanfaat. Mudah-mudahan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak, terutama di masa pemulihan pascabencana,” ujar Illiza.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Banjarbaru telah menegaskan komitmennya untuk hadir dalam setiap aksi sosial dan kemanusiaan. Penggalangan dana bagi korban bencana alam di Sumatra dimulai pada Rabu (10/12/2025), setelah dilaksanakan rapat koordinasi lintas perangkat daerah sesuai arahan Wali Kota.

Penggalangan dana dilakukan secara terstruktur dengan membuka stan donasi di depan Balai Kota Banjarbaru. Selain itu, stan serupa juga dibuka di seluruh kantor kelurahan dan dikoordinasikan langsung oleh lurah masing-masing. Seluruh donasi dikumpulkan melalui satu pintu agar memudahkan pengelolaan dan pengawasan.

Sebagai bentuk transparansi, panitia secara rutin mengumumkan perkembangan hasil penggalangan dana kepada publik. Informasi tersebut diperbarui setiap hari dan dapat diakses masyarakat secara terbuka.

Langkah ini tidak hanya menegaskan komitmen Pemkot Banjarbaru terhadap akuntabilitas, tetapi juga menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat dikelola secara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Dari Banjarbaru, solidaritas itu dikirim—menjadi pengingat bahwa di tengah bencana, rasa kemanusiaan tetap menyatukan bangsa.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA