Rambai Emas Digelar di Dua Titik, Kecamatan Cempaka Fokus Pulihkan Sungai Rawan Banjir

waktu baca 3 menit
Minggu, 11 Jan 2026 01:40 533 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Kecamatan Cempaka menggelar kegiatan Gerakan Masyarakat Babarasih Baimbai Banjarbaru Emas (Rambai Emas) secara serentak di dua lokasi berbeda, Jumat (9/1/2026). Tidak seperti pelaksanaan di kecamatan lain yang terpusat di satu titik, kali ini kegiatan gotong royong dilakukan di Kelurahan Cempaka, tepatnya di sepanjang Sungai Kuranji, serta di Kelurahan Sungai Tiung di kawasan Sungai Ujung Murung, Jembatan 1 dan 2.

Camat Cempaka Hendrawan Maulana mengatakan, pemilihan dua lokasi tersebut bukan tanpa alasan. Kecamatan Cempaka tercatat sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan banjir cukup tinggi di Kota Banjarbaru. Kondisi sungai yang mengalami sedimentasi serta masih ditemukannya tumpukan sampah di jalur aliran air menjadi faktor yang kerap memicu luapan saat curah hujan meningkat.

“Sepanjang tahun 2025, BPBD Kota Banjarbaru mencatat sedikitnya 13 kejadian banjir di Kecamatan Cempaka. Karena itu, Rambai Emas kami fokuskan pada titik-titik sungai yang selama ini menjadi perhatian,” ujar Hendrawan.

Kegiatan pertama dilaksanakan di Kertak Baru, aliran Sungai Kuranji, Kelurahan Cempaka, mulai pukul 07.00 hingga 10.00 Wita. Kegiatan ini dihadiri Camat Cempaka beserta staf, Lurah Cempaka dan jajaran, Dinas Sosial Kota Banjarbaru bersama pilar-pilar sosial seperti Tagana, PSM, dan Karang Taruna Kota Banjarbaru. Turut terlibat anggota Polsek Cempaka, LPM, PKK, RT/RW, Relawan Trisakti, Karang Taruna, serta masyarakat sekitar sungai.

Menurut Hendrawan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah mengajak masyarakat lebih peduli terhadap Sungai Kuranji dengan mengurangi sampah, sekaligus menjaga kelancaran aliran air. “Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa kebersihan sungai adalah tanggung jawab bersama, karena langsung berkaitan dengan keselamatan lingkungan dan warga,” katanya.

Sementara itu, kegiatan Rambai Emas kedua dilaksanakan di Kelurahan Sungai Tiung pada pukul 08.00 hingga 10.00 Wita, berlokasi di Sungai Ujung Murung, Jembatan 1 dan 2, RT 32 dan RT 33. Kegiatan ini dihadiri Camat Cempaka, Ketua LPM Kelurahan, Ketua Forum Kelurahan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, seluruh karyawan dan karyawati kelurahan, ketua RT/RW, serta masyarakat setempat.

Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby sebelumnya juga telah meninjau langsung Sungai Kuranji dan mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Ia menegaskan bahwa upaya pengurangan risiko banjir tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada perubahan perilaku dan budaya warga.

Rambai Emas sendiri merupakan program inisiatif Wali Kota Banjarbaru untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kelestarian lingkungan. Selain menekan risiko bencana, program ini juga diarahkan untuk mencegah penyakit berbasis lingkungan, seperti demam berdarah dengue (DBD), serta memperkuat kembali budaya gotong royong sebagai identitas masyarakat Banjarbaru.

Gerakan ini pertama kali dicanangkan pada Juli 2025 melalui aksi bersih-bersih lingkungan yang dipimpin langsung Wali Kota di Jalan Tonhar RT 02 RW 01, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin. Saat itu, Wali Kota berharap Rambai Emas menjadi gerakan berkelanjutan di seluruh kelurahan, sehingga sungai-sungai dapat kembali berfungsi optimal dan risiko banjir di masa mendatang dapat ditekan.

Dengan pelaksanaan yang konsisten, Kecamatan Cempaka berharap semangat gotong royong warga terus tumbuh, sekaligus mampu memulihkan kondisi sungai mendekati fungsi alaminya sebagai penyangga lingkungan dan kehidupan kota.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA