Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby Turun Langsung Pimpin Gerakan Indonesia ASRI di Banjarbaru

waktu baca 3 menit
Minggu, 12 Apr 2026 03:00 189 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM – Minggu pagi, 12 April 2026, suasana Pasar Galuh Cempaka tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak pukul 07.30 Wita, aparatur sipil negara, pedagang, dan warga berkumpul mengikuti Apel dan Korvei Gotong Royong Bersih Sampah dalam rangka Hari Jadi ke-27 Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, bertindak sebagai pembina apel. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan adalah gerakan perubahan perilaku yang harus terus dirawat.

“Kita menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya kegiatan sesaat. Mengubah perilaku memang tidak mudah, tetapi harus dimulai dari kesadaran. Lingkungan yang bersih akan membentuk perilaku yang bersih pula,” ujar Wali Kota Lisa.

Ia mengapresiasi antusiasme peserta. Namun, ia mengingatkan bahwa peringatan hari jadi semestinya menjadi momentum edukasi publik yang berkelanjutan.

“Ini bukan hanya dalam rangka hari jadi. Ini bagian dari upaya kita mengedukasi dan mensosialisasikan masyarakat agar semakin sadar lingkungan,” katanya.

Di sela kegiatan, Wali Kota Lisa masih menemukan sampah berserakan di sejumlah lapak pedagang. Ia meminta setiap pedagang menyediakan wadah sampah di area masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

“Tadi kita masih menemukan beberapa pedagang yang sampahnya berserakan. Saya minta setiap pedagang menyiapkan kantong atau wadah sampah di lapaknya. Kita harus saling mengedukasi, bukan hanya masyarakat umum, tetapi juga para pedagang,” tuturnya.

Menurut dia, pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat harus menjadi contoh kebersihan dan ketertiban kota.
Korvei gotong royong ini tidak hanya dipusatkan di Cempaka. Pemerintah Kota Banjarbaru melaksanakannya secara serentak di lima kecamatan, yakni Kecamatan Banjarbaru Utara, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kecamatan Landasan Ulin, dan Kecamatan Cempaka. Bahkan, kegiatan serupa juga digelar di seluruh kelurahan di Kota Banjarbaru. Camat, lurah, hingga unsur masyarakat turun langsung membersihkan pasar, perkantoran, dan ruang-ruang publik.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Lisa turut mengapresiasi inovasi warga dalam pengelolaan sampah berbasis sumber, seperti program “Suster Santi” atau sumur komposter sanitasi yang digagas warga Kelurahan Syamsudin Noor.

“Sumur komposter itu dibangun oleh warga sendiri. Ini inovasi yang luar biasa, tetapi tentu perlu pendampingan agar berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen pemerintah kota melalui dinas terkait untuk terus mendampingi dan memperkuat gerakan warga agar tidak berhenti sebagai program sesaat.

Kegiatan ini, lanjut Wali Kota Lisa, juga merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), inisiatif nasional untuk menciptakan lingkungan bersih dan tertata melalui gotong royong, pemilahan sampah, penanaman pohon, serta penataan ruang terbuka hijau.

Menutup sambutannya, Wali Kota Lisa mengajak seluruh warga menjadikan kebersihan sebagai budaya bersama, bukan sekadar agenda tahunan.

“Korvei ini kita laksanakan serentak di seluruh kelurahan sebagai wujud kepedulian terhadap kota yang kita cintai. Banjarbaru akan elok dan nyaman jika kita semua aktif menjaga kebersihan. Di Hari Jadi ke-27 ini, mari kuatkan kembali semangat gotong royong. Kota bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi dimulai dari diri sendiri. Terima kasih atas partisipasi semua pihak, semoga ini menjadi langkah kecil yang berdampak besar,” pungkas wali kota.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA