Perkuat Kualitas Pendidikan Al-Qur’an, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby Naikkan Insentif Guru Ngaji 100 Persen
waktu baca 2 menit
Selasa, 24 Feb 2026 03:29 333 Banjarbaru Emas 2
BANJARBARUEMAS.COM — Kabar gembira datang bagi para guru Pendidikan Al-Qur’an di Kota Banjarbaru. Pemerintah Kota Banjarbaru pada tahun 2026 menaikkan jumlah penerima insentif hingga 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 tercatat 132 guru menerima insentif, maka pada 2026 jumlah itu meningkat menjadi lebih dari 250 orang.
Kebijakan tersebut menjadi bentuk apresiasi nyata terhadap para guru ngaji yang selama ini berperan membina akhlak dan karakter generasi muda. Peningkatan jumlah penerima insentif ini sekaligus menegaskan arah kebijakan pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan di Banjarbaru.
Direktur Utama Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur’an dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) Banjarbaru, Imam Sadikin, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Banjarbaru atas perhatian yang diberikan kepada para guru mengaji.
“Alhamdulillah, di bawah kepemimpinan Ibu Wali Kota, baru satu tahun berjalan sudah ada kenaikan hingga 100 persen. Ini tentu sangat berarti bagi guru-guru kami yang sudah bertahun-tahun mengabdi dalam mendidik generasi Qur’ani,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya jumlah guru yang menerima insentif sebanyak 132 orang. Pada 2026, jumlah tersebut bertambah dua kali lipat menjadi lebih dari 250 orang. Menurut dia, kebijakan ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan penguatan moral bagi para pendidik agama.
Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menegaskan bahwa peningkatan jumlah penerima insentif merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan karakter generasi muda.
“Guru-guru agama memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda di Banjarbaru. Sudah sepatutnya mereka mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah,” ujarnya.
Ia berharap kenaikan jumlah penerima insentif ini dapat menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus mengabdi dengan penuh keikhlasan. Ke depan, pemerintah daerah berupaya meningkatkan dukungan tersebut dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Mudah-mudahan ke depan Pemkot Banjarbaru bisa meningkatkan kembali tentunya dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Insya Allah akan tetap kami perjuangkan untuk guru agama di Banjarbaru,” pungkasnya.
Peningkatan hingga 100 persen ini menjadi sinyal kuat bahwa peran guru ngaji kian mendapat tempat dalam kebijakan pembangunan Kota Banjarbaru, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Banjarbaru Emas melalui penguatan nilai dan karakter masyarakat.(be)
Tidak ada komentar