Kecamatan Banjarbaru Selatan Nyalakan Budaya Bersih, Warga Turun Serentak di Bantaran Sungai Kemuning
waktu baca 3 menit
Senin, 13 Apr 2026 02:25 151 Banjarbaru Emas 2
Foto : Camat Banjarbaru Selatan, M. Firmansyah, memimpin langsung kegiatan kurve massal di bantaran Sungai Kemuning, Minggu (12/4/2026), bersama warga dan berbagai elemen masyarakat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat semangat gotong royong.(BE)
BANJARBARUEMAS.COM — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27, Pemerintah Kota menggerakkan aksi bersih lingkungan secara serentak di berbagai kecamatan dan kelurahan, Minggu (12/4/2026). Kegiatan kurve massal ini merupakan ruang kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam merawat lingkungan kota.
Di Kecamatan Banjarbaru Selatan, titik kegiatan dipusatkan di kawasan bantaran Sungai Kemuning. Sejak pagi, suasana gotong royong sudah terasa. Warga dari berbagai kalangan mulai dari aparat pemerintah, pelajar, hingga komunitas lokal, turun bersama membersihkan area sekitar sungai. Sampah yang menumpuk di tepian diangkut, sementara semak belukar dirapikan, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forum RT/RW, LPM, Puskesmas, hingga komunitas GnC. Partisipasi generasi muda juga terlihat kuat, dengan kehadiran 30 siswa SMP Negeri 1 beserta guru, 35 siswa SMA Negeri 1 beserta guru, serta 15 mahasiswa LDII dan santri pesantren.
Aksi bersih-bersih ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, yang meminta seluruh camat dan lurah aktif mendorong gerakan kolektif menjaga kebersihan lingkungan. wali kota menekankan bahwa kebersihan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
Gerakan ini juga sejalan dengan nilai-nilai dalam Gerakan Indonesia ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Keempat nilai tersebut menjadi landasan dalam membangun lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga nyaman dan berkelanjutan.
Camat Banjarbaru Selatan, M. Firmansyah, menegaskan bahwa kegiatan kurve serentak ini merupakan wujud nyata pelaksanaan arahan pimpinan daerah sekaligus momentum memperkuat kesadaran kolektif warga.
“Ini merupakan pelaksanaan amanat dari Ibu Wali Kota Banjarbaru agar seluruh wilayah bergerak bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” ujar Firmansyah.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Menurut dia, pemilahan sampah organik dan anorganik di tingkat rumah tangga menjadi langkah awal yang krusial dalam mengurangi beban lingkungan.
“Kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dari rumah harus terus kita dorong. Dengan begitu, proses pengolahan menjadi lebih mudah dan dampak pencemaran bisa ditekan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Firmansyah turut menyerahkan bantuan makanan dan sembako kepada dua janda dhuafa di lokasi kegiatan sebagai bentuk kepedulian sosial yang menyertai kegiatan lingkungan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Kecamatan Banjarbaru Selatan juga memiliki program KEMAS (Kecamatan Banjarbaru Selatan Mendengar Masyarakat), yang menjadi ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.
Melalui program tersebut, pemerintah kecamatan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, saran, dan masukan secara langsung, termasuk terkait persoalan lingkungan dan pengelolaan sampah.
“KEMAS kami hadirkan sebagai wadah mendengar langsung suara masyarakat. Dari sana, kami bisa merespons kebutuhan warga secara lebih cepat dan tepat, termasuk dalam mendorong kesadaran pengelolaan sampah,” ujar Firmansyah.
Kegiatan kurve ini tidak hanya menjadi upaya membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga. Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.(be)
Tidak ada komentar