Tak Lagi Pakai Kresek, Warga RT 21 Syamsudin Noor Terapkan ECO Qurban Saat Iduladha 1447 H

waktu baca 3 menit
Rabu, 27 Mei 2026 07:40 263 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM – Takbir Iduladha menggema sejak pagi di lingkungan RT 21 RW 05 Kelurahan Syamsudin Noor, Rabu (27/5/2026). Di tengah suasana kebersamaan warga yang berkumpul menyaksikan penyembelihan hewan kurban, ada pemandangan berbeda yang langsung menarik perhatian. Tidak tampak lagi tumpukan kantong plastik hitam atau kresek sekali pakai yang selama ini identik dengan pembagian daging kurban.

Sebagai gantinya, panitia menyiapkan puluhan besek plastik yang dilapisi daun pisang untuk membagikan daging kepada warga.
Sederhana, namun sarat makna.

Tahun ini, warga RT 21 RW 05 resmi menerapkan ECO Qurban 100 persen tanpa kantong plastik sekali pakai dalam pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah.

Langkah tersebut menjadi bentuk nyata dukungan masyarakat terhadap Surat Edaran Wali Kota Banjarbaru Nomor 600.4/0209/PLH/DLH/2026 tentang Himbauan Pelaksanaan Iduladha Tanpa Kantong Plastik Sekali Pakai di Kota Banjarbaru.

Ketua RT 21 RW 05 Kelurahan Syamsudin Noor, Erwin Sholihan, mengatakan pelaksanaan kurban tahun ini memang disiapkan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain menekankan nilai ibadah dan kebersamaan, panitia juga ingin menghadirkan kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep eco qurban.

“Alhamdulillah untuk tahun ini kita dapat melaksanakan ibadah kurban dengan penuh semangat dan keakraban. Sapi yang dipotong sebanyak satu ekor. Kami juga dapat menerapkan pembagian daging kurban tanpa kantongan plastik sebanyak 110 paket kepada warga RT 21,” ujarnya.

Menurut Erwin, penggunaan baskom dan daun pisang bukan hanya bertujuan mengurangi sampah plastik, tetapi juga menghidupkan kembali budaya lokal yang lebih ramah lingkungan.

Ia menyebut, kesadaran warga untuk menjaga lingkungan kini mulai tumbuh dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan kegiatan kemasyarakatan.

“Kesadaran menjaga lingkungan mulai tumbuh dari masyarakat sendiri. Sekarang warga mulai aktif menyampaikan pentingnya mengurangi sampah plastik kepada tetangga dan keluarga melalui berbagai kegiatan warga,” katanya.

Pelaksanaan eco qurban tersebut sekaligus menjawab persoalan yang selama ini kerap muncul setiap Iduladha. Di banyak tempat, pembagian daging kurban masih identik dengan penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam jumlah besar. Setelah pembagian selesai, plastik-plastik itu kerap berakhir menjadi sampah yang mencemari lingkungan.

Karena itu, konsep eco qurban dinilai semakin relevan diterapkan. Gagasan ini bukan mengubah ajaran kurban, melainkan menghadirkan praktik ibadah yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Kesadaran itu pula yang kini mulai diterapkan masyarakat di tingkat lingkungan RT. Warga RT 21 RW 05 Kelurahan Syamsudin Noor membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah sederhana, termasuk mengganti kantong plastik dengan besek bambu dan daun pisang.

Selain lebih ramah lingkungan, penggunaan wadah alami tersebut juga memberi nilai tambah ekonomi bagi perajin lokal serta menghadirkan nuansa tradisional yang mulai jarang ditemui dalam pembagian daging kurban modern.

Tak hanya itu, panitia juga memperhatikan pengelolaan kebersihan area penyembelihan agar limbah tidak mencemari lingkungan sekitar. Warga bergotong royong membersihkan lokasi setelah proses penyembelihan selesai sehingga area tetap bersih dan nyaman.

Semangat kebersamaan menjadi warna kuat dalam pelaksanaan kurban tahun ini. Anak-anak terlihat membantu membagikan air minum, para ibu menyiapkan konsumsi, sementara para pemuda membantu proses distribusi daging ke rumah-rumah warga.

Bagi warga RT 21, Iduladha tahun ini bukan hanya tentang membagikan daging kurban, tetapi juga tentang membangun kesadaran baru bahwa ibadah dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap bumi.

“Eco qurban mengingatkan kita bahwa menjaga bumi bukan agenda di luar ibadah, melainkan bagian dari ibadah itu sendiri. Mudah-mudahan semangat ini terus tumbuh dan menjadi budaya masyarakat setiap Iduladha,” tutup Erwin.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA