Sekolah Rakyat Banjarbaru Siap Beroperasi, Wali Kota Erna Lisa Halaby Pastikan Asrama dan Fasilitas Rampung Jelang MPLS 2026

waktu baca 4 menit
Jumat, 10 Jul 2026 23:38 300 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru terus mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat Permanen Kota Banjarbaru menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027. Selain memastikan progres pembangunan fisik, pemerintah juga mengintegrasikan kesiapan layanan kesehatan, pendampingan psikologis, hingga fasilitas asrama agar peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas sejak hari pertama.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan lapangan yang dilakukan Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby bersama jajaran Kementerian Sosial Republik Indonesia, Sentra Budi Luhur, serta perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di lokasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 (SRT 2) Banjarbaru, Rabu (8/7/2026).

Peninjauan itu menjadi bagian dari evaluasi akhir kesiapan sarana dan prasarana sebelum sekolah mulai menerima peserta didik baru. Rombongan meninjau secara langsung perkembangan pembangunan ruang belajar, fasilitas pendukung, lingkungan sekolah, hingga tiga unit asrama yang akan menjadi tempat tinggal siswa selama mengikuti pendidikan.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam menghadirkan akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak Indonesia, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Sekolah Rakyat adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak, khususnya mereka yang membutuhkan,” ujar Lisa.

Menurutnya, Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen penuh mendukung percepatan penyelesaian pembangunan agar proses pembelajaran dapat dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami ingin setiap anak memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, berkualitas, serta mampu membentuk generasi Banjarbaru yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegasnya.

Dalam peninjauan tersebut, penyelesaian tiga unit asrama menjadi salah satu prioritas utama. Keberadaan asrama dinilai menjadi bagian penting dari konsep Sekolah Rakyat karena tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal siswa, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, kedisiplinan, serta pembentukan kemandirian melalui sistem pendidikan yang terintegrasi.

Selain asrama, pemerintah memastikan seluruh ruang belajar, fasilitas sanitasi, utilitas, serta berbagai sarana pendukung lainnya memenuhi standar kelayakan sehingga peserta didik dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan aman dan nyaman sejak hari pertama.

Percepatan penyelesaian infrastruktur menjadi sangat krusial karena Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadwalkan berlangsung pada 14–31 Juli 2026.

Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Banjarbaru merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Kementerian Sosial RI, Pemerintah Kota Banjarbaru, Sentra Budi Luhur, dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Sinergi tersebut tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik, tetapi juga memastikan seluruh layanan pendidikan berjalan secara terpadu sehingga peserta didik mendapatkan lingkungan belajar yang layak, kondusif, dan berkualitas.

Sebagai rangkaian awal MPLS, seluruh siswa baru SRT 2 dijadwalkan hadir bersama orang tua pada 14 Juli 2026. Pada hari tersebut, peserta didik akan mengikuti proses registrasi sekaligus Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru. Pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi fisik siswa siap mengikuti proses pembelajaran maupun kehidupan di lingkungan asrama.

Di sisi lain, Sentra Budi Luhur juga menghadirkan pendekatan yang lebih humanis melalui layanan pendampingan psikologis. Tim psikolog akan memberikan pembekalan kepada orang tua mengenai kesiapan mental anak, pola pendampingan keluarga, serta penguatan kepercayaan terhadap sistem pendidikan di Sekolah Rakyat.

Pendampingan tersebut diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik antara sekolah dan keluarga sehingga proses adaptasi peserta didik berlangsung lebih mudah, nyaman, dan memberikan rasa aman bagi orang tua.

Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat agar Program Sekolah Rakyat berjalan sesuai target nasional. Program ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus menghadirkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan bermutu tanpa dibatasi kondisi sosial maupun ekonomi.

Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, tenaga pendidik, layanan kesehatan, pembinaan karakter, serta pendampingan psikologis, Sekolah Rakyat Permanen Kota Banjarbaru diharapkan menjadi ruang tumbuh yang melahirkan generasi unggul, berkarakter, mandiri, dan siap menyongsong masa depan.

Melalui kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Banjarbaru optimistis pelaksanaan Program Sekolah Rakyat akan menjadi salah satu tonggak penting dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa. (be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA