Program Sungai Besar Mengajar Berbuah Hasil, Anindya Temukan Peningkatan Prestasi dan Semangat Belajar Siswa Saat Pembagian Rapor

waktu baca 4 menit
Sabtu, 27 Jun 2026 04:13 86 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM – Program Sungai Besar Mengajar yang diinisiasi Pemerintah Kelurahan Sungai Besar mulai membuktikan manfaatnya. Tidak hanya meningkatkan pemahaman akademik, program pendampingan belajar gratis tersebut juga dinilai berhasil membangun semangat belajar dan rasa percaya diri siswa sekolah dasar.

Temuan itu terungkap saat Lurah Sungai Besar, Anindya Risa Destiana, melakukan monitoring pembagian rapor semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 di SDN 1 Sungai Besar, Jumat (26/6/2026). Momen tersebut dimanfaatkan untuk melihat secara langsung perkembangan peserta didik sekaligus menyerap aspirasi guru dan orang tua mengenai pelaksanaan program yang telah berjalan sejak awal Juni lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Anindya tidak hanya memantau proses pembagian rapor, tetapi juga berdialog dengan kepala sekolah, guru, siswa, hingga para wali murid. Hasilnya, mayoritas memberikan respons positif terhadap program yang lahir dari inisiatif Kelurahan Sungai Besar tersebut.

Sejumlah orang tua mengaku anak-anak mereka kini lebih percaya diri mengikuti pelajaran di sekolah. Sementara para guru melihat adanya peningkatan keberanian siswa dalam bertanya, berdiskusi, serta kemampuan menyelesaikan soal, khususnya pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris.

“Saat kami hadir di sekolah, banyak orang tua yang secara langsung menyampaikan ucapan terima kasih karena merasa anak-anak mereka menjadi lebih percaya diri dalam belajar.
Bahkan beberapa guru juga menyampaikan adanya peningkatan partisipasi dan pemahaman siswa setelah mengikuti Sungai Besar Mengajar. Ini tentu menjadi kebahagiaan sekaligus motivasi bagi kami,” kata Anindya.

Menurutnya, keberhasilan sebuah program pendidikan tidak semata-mata diukur dari angka pada rapor. Yang lebih penting adalah tumbuhnya motivasi belajar, keberanian menghadapi tantangan, dan meningkatnya kepercayaan diri anak dalam mengikuti proses pembelajaran.

“Kami tidak pernah menjanjikan semua anak harus memperoleh nilai sempurna. Yang kami harapkan adalah adanya peningkatan semangat belajar, keberanian bertanya, dan rasa percaya diri anak. Alhamdulillah, melalui pembagian rapor ini kami melihat hasil tersebut mulai tampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Respons positif datang dari para orang tua siswa

Nur Aini, salah seorang wali murid, mengaku perubahan anaknya mulai terlihat setelah mengikuti kelas pendampingan yang diselenggarakan Kelurahan Sungai Besar.

“Anak saya sebelumnya selalu menganggap Matematika sebagai pelajaran yang sulit. Setelah mengikuti Sungai Besar Mengajar, dia lebih semangat belajar di rumah dan hasil rapornya juga meningkat. Kami sangat berterima kasih kepada Kelurahan Sungai Besar yang sudah menghadirkan program seperti ini,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Rizal. Ia menilai program tersebut menjadi solusi bagi masyarakat karena dapat diikuti secara gratis dengan metode pembelajaran yang mudah dipahami anak-anak.

“Program ini sangat membantu masyarakat. Selain gratis, cara mengajarnya juga mudah dipahami anak-anak. Kami berharap Sungai Besar Mengajar bisa terus dilaksanakan karena manfaatnya benar-benar kami rasakan,” tuturnya.

Apresiasi serupa datang dari guru-guru SDN 1 Sungai Besar. Mereka mengamati adanya perubahan positif pada peserta program, baik dari sisi kemampuan akademik maupun keaktifan saat mengikuti proses belajar mengajar di kelas.

Capaian tersebut menjadi indikator awal bahwa program yang digagas pemerintah kelurahan mampu melengkapi proses pembelajaran formal di sekolah melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan keluarga.

Program Sungai Besar Mengajar sendiri lahir dari kepedulian Pemerintah Kelurahan Sungai Besar terhadap kebutuhan pendampingan belajar bagi siswa sekolah dasar menjelang ulangan kenaikan kelas. Berangkat dari kenyataan bahwa tidak semua keluarga memiliki akses terhadap bimbingan belajar, kelurahan menghadirkan kelas Matematika dan Bahasa Inggris secara gratis bagi siswa kelas 2, 3, dan 4 SD.

Keunikan program ini terletak pada keterlibatan langsung pegawai kelurahan. Anindya Risa Destiana tidak hanya menjadi penggagas, tetapi juga turun sebagai tutor Matematika. Sementara materi Bahasa Inggris dibimbing oleh Miss Ayu, lulusan Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Seluruh kegiatan didukung oleh tim Rangers Sungai Besar, yang memastikan proses pembelajaran berlangsung tertib, nyaman, dan efektif.

Melihat dampak yang mulai dirasakan masyarakat, Pemerintah Kelurahan Sungai Besar memastikan Sungai Besar Mengajar akan terus dilaksanakan sebagai program berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Bagi Anindya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah menjadi kunci dalam membangun generasi yang cerdas dan berkarakter. Sungai Besar Mengajar akan terus kami kembangkan sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.

Program yang semula berangkat dari kepedulian terhadap kesulitan belajar anak-anak kini mulai membuktikan bahwa inovasi sederhana dari tingkat kelurahan mampu menghadirkan perubahan nyata. Di Sungai Besar, ruang belajar bukan hanya milik sekolah, tetapi telah menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, guru, orang tua, dan masyarakat untuk menyiapkan generasi Banjarbaru Emas yang lebih cerdas, percaya diri, dan siap menyongsong masa depan.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA