Di RTH Guntung Manggis, Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby Hadirkan Kepemimpinan yang Mendengar dan Bertindak bagi Warga Rentan
waktu baca 3 menit
Senin, 9 Feb 2026 08:11 348 Banjarbaru Emas 2
Foto: Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby berbincang hangat dengan salah satu warga dalam kegiatan silaturahmi di RTH Guntung Manggis, Selasa (9/2/2026).(BE)
BANJARBARUEMAS.COM — Di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Guntung Manggis, Selasa (9/2/2026), Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby hadir langsung di tengah warga, bersilaturahmi dengan kaum dhuafa, janda, lansia, dan anak yatim dalam suasana hangat dan penuh empati.
Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi lebih dari sekadar pertemuan sosial. Ia menjelma sebagai ruang perjumpaan batin antara pemerintah dan masyarakat, tempat keluh kesah disampaikan tanpa sekat, sekaligus momentum memperkuat ikatan sosial di Kota Banjarbaru.
Di hadapan warga, Wali Kota Lisa menegaskan bahwa kehadirannya dilandasi kepedulian pribadi terhadap kondisi masyarakat yang masih memerlukan perhatian serius. Ia menekankan pentingnya pemimpin untuk melihat dan mendengar langsung persoalan warga di lapangan. Saat menyampaikan hal tersebut, suara Wali Kota terdengar tertahan, menunjukkan emosi yang tak mudah disembunyikan.
“Ulun hadir hari ini karena ulun ingin melihat dan mendengar langsung apa yang dirasakan warga. Ketika ada masyarakat yang kondisinya memprihatinkan, pemerintah tidak boleh hanya menunggu laporan, tetapi harus datang dan memastikan mereka mendapat perhatian,” ujar Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby dengan mata berkaca-kaca.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Lisa secara pribadi menyerahkan bantuan kepada sejumlah warga. Bantuan tersebut, meski sederhana, sarat makna karena disertai komitmen moral bahwa kepemimpinan harus memiliki keberpihakan, terutama kepada warga yang berada dalam kondisi rentan.
“Bantuan yang ulun berikan hari ini mungkin tidak besar, tetapi ulun ingin warga tahu bahwa pemerintah hadir dan peduli. Kepedulian itu harus terus dijaga dan dilanjutkan,” kata Lisa.
Silaturahmi tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka. Wali Kota Banjarbaru meminta warga menyampaikan secara langsung aspirasi, kebutuhan, serta persoalan yang benar-benar mereka hadapi. Satu per satu warga menyampaikan keluhan, mulai dari persoalan sosial hingga kebutuhan dasar sehari-hari.
Respons pemerintah tidak berhenti pada pencatatan. Di lokasi kegiatan, Wali Kota Lisa langsung mengoordinasikan jajaran pemerintah kota untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan warga.
“Silaturahmi ini bukan sekadar bertemu. Apa yang disampaikan warga akan langsung kami tindak lanjuti bersama jajaran. Pemerintah harus cepat merespons, terutama untuk kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Usai kegiatan silaturahmi, Wali Kota Lisa juga menyempatkan diri meninjau sejumlah rumah warga yang dinilai kurang layak huni di sekitar lokasi. Ia melihat langsung kondisi rumah dan berbincang dengan pemiliknya. Dari hasil peninjauan tersebut, Wali Kota Banjarbaru menyatakan akan menindaklanjuti temuan di lapangan bersama perangkat daerah terkait sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Lebih jauh, Wali Kota Lisa mengingatkan seluruh aparatur pemerintah, mulai dari RT, RW, lurah, hingga camat—agar meningkatkan kepekaan sosial di lingkungan masing-masing. Pemerintah, menurutnya, tidak boleh menunggu laporan semata, melainkan harus aktif membaca kondisi warga sejak dini dan hadir sebelum persoalan membesar.
“Ulun meminta RT, RW, lurah, hingga camat untuk lebih peka melihat kondisi warga di lingkungannya. Jangan menunggu warga datang mengadu, tetapi datangi dan dengarkan mereka,” kata Lisa.
Ia berharap kegiatan silaturahmi semacam ini dapat terus berkelanjutan, sehingga nilai gotong royong dan kepedulian sosial semakin menguat, seiring ikhtiar membangun Banjarbaru sebagai kota yang tumbuh bersama warganya, tanpa meninggalkan siapa pun di belakang.(be)
Tidak ada komentar