Wali Kota Banjarbaru Ikuti KPPD, Perkuat Banjarbaru Menuju Persaingan Global

waktu baca 2 menit
Minggu, 6 Sep 2026 23:39 149 Banjarbaru Emas

BANJARBARUEMAS.COM –Dalam rangka memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan IV Tahun 2026 di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta pekan lalu.

Sebanyak 29 kepala daerah se-Indonesia ikut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan dan mempertajam perspektif kepemimpinan dalam menghadapi dinamika pembangunan yang semakin kompleks.

Pasalnya KPPD tidak sekadar menjadi ruang pembelajaran bagi kepala daerah, tetapi juga menjadi forum strategis untuk mengasah kemampuan dalam membaca perubahan, memahami tantangan geopolitik, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menerjemahkan berbagai dinamika nasional dan global ke dalam kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya perspektif yang komprehensif bagi kepala daerah dalam melihat persoalan.

Menurutnya, kepala daerah harus mampu merumuskan kebijakan yang selaras antara kepentingan daerah dan kepentingan nasional.

“Nanti bapak-ibu sekalian akan mendapatkan materi-materi yang sungguh sangat luar biasa. Yang nantinya juga kita akan merasakan bahwa kita tidak bisa bekerja sendiri, di tengah situasi geopolitik global yang sangat dinamis dan super cepat perubahannya,” ujarnya.

Selama mengikuti KPPD, para kepala daerah mendapatkan berbagai pembekalan dari pimpinan lintas kementerian dan lembaga, termasuk  mencakup kunjungan lapangan serta diskusi bersama tokoh bangsa, salah satunya Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Wali Kota Lisa mengatakan pembekalan tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkaya perspektif dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kota Banjarbaru.

“Kegiatan KPPD ini menjadi kesempatan bagi saya untuk terus belajar, memperluas wawasan dan memperkuat perspektif dalam menjalankan kepemimpinan daerah. Mudah-mudahan seluruh pembelajaran yang diperoleh dapat diterapkan untuk menghadirkan kebijakan yang semakin tepat, inovatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Banjarbaru,” ucapnya.

Ia menegaskan, kepemimpinan daerah membutuhkan kemampuan untuk melihat persoalan secara utuh, tidak hanya dari sisi pemerintahan, tetapi juga dengan mempertimbangkan kondisi sosial, ekonomi, keamanan, lingkungan, hingga perkembangan global yang dapat memberikan dampak terhadap daerah.

“KPPD merupakan program kolaborasi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), dan Kementerian Dalam Negeri. Program ini dirancang untuk memperkuat karakter kepemimpinan daerah, wawasan kebangsaan, kemampuan membaca dinamika strategis, serta kapasitas kepala daerah dalam menerjemahkan tantangan global menjadi kebijakan pembangunan daerah,” bebernya.

Untuk diketahui dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai geopolitik, ketahanan nasional, kepemimpinan visioner, serta berbagai isu strategis yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.(be)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA