PT Protelindo Salurkan Bantuan CSR untuk Palam, Perkuat Gerakan Lingkungan Bersih dari Tingkat RT

waktu baca 3 menit
Selasa, 26 Mei 2026 07:06 112 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM – Semangat membangun lingkungan yang bersih dan sehat terus diperkuat di Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Kali ini, dukungan datang dari dunia usaha. PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan masyarakat, Senin (26/5/2026).

Bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung program kebersihan, keindahan, dan kesehatan lingkungan di wilayah Kelurahan Palam. Penyaluran bantuan dipusatkan di lingkungan RW 01, khususnya RT 13 dan RT 14, yang selama ini aktif menjalankan gerakan kebersihan lingkungan berbasis masyarakat.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 16 unit droppoint untuk sampah organik, tiga unit tong sampah terpilah, lima unit tempat sampah terpilah khusus sampah nonorganik berupa botol plastik, serta satu unit mesin potong rumput untuk mendukung kebersihan kawasan permukiman warga.

Program tersebut disambut hangat oleh pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat. Camat Cempaka, Hendrawan Maulana, menilai kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran lingkungan secara berkelanjutan.

Menurut Hendrawan, persoalan sampah dan kebersihan lingkungan saat ini menjadi tantangan bersama yang tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Karena itu, keterlibatan perusahaan melalui program CSR dinilai sangat membantu memperkuat gerakan kebersihan hingga tingkat lingkungan terkecil.

“Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan dalam pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan di Kelurahan Palam ini. Kehadiran dan bantuan ini sangat berarti terhadap kepedulian kebersihan lingkungan di wilayah Kelurahan Palam,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Ia mengatakan, bantuan fasilitas pengelolaan sampah tersebut tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menjadi dorongan moral bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.

“Kebersihan lingkungan bukan hanya soal estetika, tetapi juga berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Ketika lingkungan bersih, maka kualitas hidup warga juga ikut meningkat,” katanya.

Hal senada disampaikan Lurah Palam, Zulhulaifah. Ia menyebut bantuan dari PT Protelindo menjadi energi baru bagi masyarakat dalam memperkuat budaya memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri.

“Kami sangat mengapresiasi langkah luar biasa dari PT Protelindo yang telah hadir mendukung penuh pengelolaan sampah di Kelurahan Palam ini. Bantuan dan perhatian ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya.

Menurut Zulhulaifah, seluruh fasilitas yang diterima langsung didistribusikan kepada warga di RW 01 RT 13 dan RT 14 agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Ia menjelaskan, keberadaan droppoint sampah organik dan tempat sampah terpilah diharapkan mampu mendorong kebiasaan warga untuk memilah sampah sejak dari rumah. Langkah itu dinilai penting untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat.

“Sampah adalah masalah yang harus diselesaikan bersama, dan dengan hadirnya Protelindo sebagai mitra, beban kita terasa jauh lebih ringan. Fasilitas dan program yang diserahkan ini langsung didistribusikan ke masyarakat,” katanya.

Tidak hanya itu, mesin potong rumput yang diserahkan juga akan digunakan untuk menjaga kebersihan dan kerapian fasilitas umum serta lingkungan permukiman warga agar tetap nyaman dan sehat.

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, keterlibatan perusahaan melalui program CSR dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Bagi warga Palam, bantuan tersebut bukan sekadar fasilitas kebersihan, melainkan simbol kepedulian dan kolaborasi nyata antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan bersama.

“Ini bukan sekadar pemberian alat, tapi bukti kepedulian bahwa keberadaan perusahaan membawa manfaat nyata. Kebersihan adalah tanggung jawab kita semua,” jelas Zulhulaifah.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA