Pimpin Rakor, Wali Kota tegaskan Optimalisasi PAD dan Efisiensi di seluruh SKPD

waktu baca 3 menit
Rabu, 10 Jun 2026 23:28 114 Banjarbaru Emas

BANJARBARUEMAS.COM  – Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, Senin pagi (08/06/2026) pukul 09.00 Wita di Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru.

Rakor tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Kepala Dinas, Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekretaris Daerah, Tenaga Ahli P2D, Inspektur, Sekretaris DPRD, Kasatpol PP, Kepala Badan dan Dinas, Camat, Direktur RSDI, Kepala Bagian Setda, hingga seluruh Lurah di lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru.

Dalam arahannya, Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby membuka rapat dengan penyampaian rasa bangga dan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran atas kinerja luar biasa terkait laporan keuangan daerah.

“Kita berhasil mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dan yang membanggakan, Kota Banjarbaru adalah satu-satunya kota yang sudah 100 persen menanggapi dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK. Ulun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras bapak dan ibu semua,” tegasnya.

Selain memberikan apresiasi, Wali Kota juga memberikan sejumlah instruksi strategis yang menjadi fokus Pemerintah Kota Banjarbaru ke depan.

Poin-poin arahan utama yang ditekankan selama rapat adalah, Optimalisasi Anggaran dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Efisiensi Belanja seluruh perangkat daerah diminta berfokus pada efisiensi dan optimalisasi belanja serta menghindari pemborosan yang tidak perlu.

“Saya juga berharap penggalian PAD, SKPD diimbau untuk tidak hanya terpaku pada APBD, tetapi juga dituntut inovatif mencari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) lainnya yang sah sesuai peraturan. Dana hibah mesti dievaluasi, secara ketat berdasarkan kebutuhan riil, SKPD harus memilah dengan cermat mana yang benar-benar menjadi prioritas,” tegasnya.

Selain itu Wali Kota juga menekankan tentang Insentif Fiskal, pasalnya Kota Banjarbaru baru saja menerima dana insentif fiskal sebesar Rp 3 Miliar.

“Dana tersebut agar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ucapnya.

Pesan yang tak kalah penting disampaikan Wali Kota adalah peningkatan Mutu Pelayanan Publik dan Bebas Pungli.

“Seluruh program kerja harus difokuskan pada pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Pastikan pelaksanaan program berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Petugas di lapangan tidak melakukan pungutan liar kepada masyarakat, berikan pelayanan yang terbaik, murni untuk melayani,” imbaunya.

Penertiban Aset dan Administrasi Pertanahan juga disinggung dalam Rakor tersebut, Wali Kota berharap SKPD terkait diminta segera menertibkan dan mendata ulang aset-aset milik daerah agar tercatat dan terkelola dengan baik.

“Kepada para camat dan lurah jangan nsampai ada taumpang tindih lahan, jangan sampai menerbitkan surat sporadik yang tumpang tindih. Ulun minta tolong, di Kota Banjarbaru jangan sampai ada tanah yang bermasalah,” pesan Wali Kota.

Poin terakhir yang menjadi pembahasan adalah Sinergi Lingkungan dan Corporate Social Responsibility (CSR), Pemerintah mendorong masyarakat agar lebih aktif dan berkelanjutan dalam penanganan masalah sampah di lingkungan masing-masing.

“Penyaluran dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) harus dipastikan tepat sasaran demi mendukung program-program pembangunan kota. Saya juga berharap kekompakan dan sinergi antar Perangkat Daerah terus dijaga guna mewujudkan Banjarbaru yang semakin Elok Maju dan sejahtera bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA