BANJARBARUEMAS.COM – Di tengah kondisi udara yang kurang sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perhatian terhadap kelompok rentan menjadi semakin penting. Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN UP2D Kalselteng merespons kondisi tersebut melalui Program Respon Karhutla di Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kota Banjarbaru.
Sebanyak 50 warga yang terdiri atas lansia dan ibu hamil mendapatkan edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta bantuan paket nutrisi dalam kegiatan tersebut.
Program ini merupakan bentuk kepedulian sosial YBM PLN UP2D Kalselteng. Bantuan dihimpun dari kepedulian para pegawai PLN dan selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Lurah Landasan Ulin Tengah H.M. Faisal Rizal menyambut baik kepedulian tersebut.
Menurutnya, perhatian terhadap lansia dan ibu hamil sangat dibutuhkan karena kedua kelompok tersebut lebih rentan ketika harus menghadapi kondisi udara yang terdampak kabut asap karhutla.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian YBM PLN UP2D Kalselteng terhadap warga kami, khususnya Ibu Hamil dan Lansia yang rentan terdampak kabut asap karhutla. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat,” ujar H.M. Faisal Rizal.
Para penerima manfaat dalam kegiatan tersebut tidak hanya mendapatkan bantuan.
Mereka juga mengikuti edukasi kesehatan mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh dan melakukan perlindungan diri ketika kualitas udara memburuk.
Edukasi kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Layanan tersebut memberikan kesempatan kepada lansia dan ibu hamil untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka sekaligus memperoleh informasi mengenai langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan di tengah paparan asap.
Ketua YBM PLN UP2D Kalselteng Junan Mutamadra mengatakan, Program Respon Karhutla merupakan bentuk kepedulian yang bersumber dari kontribusi dan kepedulian para pegawai PLN.
“Program Respon Karhutla ini merupakan bentuk kepedulian YBM PLN UP2D Kalselteng yang bersumber dari kontribusi dan kepedulian para pegawai PLN. Kami ingin bantuan yang dihimpun ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan ibu hamil yang membutuhkan perhatian lebih di tengah kondisi udara yang kurang sehat akibat kabut asap karhutla,” jelas Junan.
Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan melindungi diri dari dampak paparan asap.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan melindungi diri dari dampak paparan asap. Ke depan, kami akan terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Dukungan terhadap warga juga datang dari Puskesmas Liang Anggang yang turut membagikan masker kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Pembagian masker menjadi langkah perlindungan tambahan bagi warga untuk membantu mengurangi paparan asap dan partikel di udara. Langkah ini sekaligus melengkapi edukasi kesehatan dan pemeriksaan yang diberikan kepada penerima manfaat.
Program Respon Karhutla tersebut memperlihatkan bahwa menghadapi karhutla tidak hanya berkaitan dengan penanganan titik api. Dampak lanjutan berupa kabut asap juga membutuhkan respons terhadap kesehatan masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kelompok rentan.
Kolaborasi YBM PLN UP2D Kalselteng, Kelurahan Landasan Ulin Tengah dan Puskesmas menghadirkan bantuan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari edukasi, pemeriksaan kesehatan, paket nutrisi hingga masker.
Bagi warga, kepedulian tersebut menjadi sangat berarti di tengah kondisi udara yang kurang sehat.
“Terima kasih banyak kepada YBM PLN yang sudah memberikan pemeriksaan kesehatan gratis dan paket nutrisi. Sangat membantu, apalagi di tengah kondisi udara yang kurang sehat akhir-akhir ini,” ujar Juardi, salah seorang penerima manfaat.(be)
124
Tidak ada komentar