Drainase Jalan Kasturi I Masuk Prioritas, PUPR Banjarbaru Siapkan Pemasangan Box Crossing

waktu baca 2 menit
Kamis, 6 Agu 2026 23:04 164 Banjarbaru Emas

BANJARBARUEMAS.COM – Permasalahan drainase yang jebol di ruas Jalan Kasturi I dipastikan telah masuk dalam daftar prioritas penanganan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, Pengerjaan direncanakan mulai dilaksanakan pada Agustus ini setelah proses pengadaan material selesai.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Denny Pramudji, mengatakan penanganan akan dilakukan dengan membangun crossing baru menggunakan box culvert. Saat ini pihaknya masih menunggu proses pemesanan box sebelum pemasangan dapat dilakukan.

“Rencananya akan dibuat crossing baru menggunakan box. Saat ini masih dalam proses pemesanan. Jika material sudah siap, pemasangan akan segera dilaksanakan,” ujar Denny  saat ditemui di ruangannya, Kamis ( 6/08/2026).

Ia menjelaskan, proses pekerjaan di lapangan diperkirakan memerlukan waktu sekitar tiga hari hingga selesai. Namun demikian, pihaknya tetap mengutamakan kualitas material yang digunakan agar konstruksi memiliki kekuatan dan daya tahan yang optimal.

“Untuk memastikan kekuatan konstruksi, proses pemesanan box dilakukan secara selektif sehingga material yang digunakan benar-benar sesuai dengan spesifikasi,” jelasnya.

Dinas PUPR menargetkan pengerjaan drainase di Jalan Kasturi I sudah dapat dimulai pada bulan Agustus ini. Penanganan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas saluran drainase dan mengurangi potensi genangan yang selama ini dikeluhkan masyarakat di kawasan tersebut.

Dengan masuknya proyek ini ke dalam prioritas penanganan, pemerintah berharap permasalahan drainase di Jalan Kasturi I dapat segera teratasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan maupun warga sekitar.

Sementara itu salah seorang warga setempat, Pranoto sempat menbgeluhkan lambannya pengerjaan drainase tersebut, pasalnya sangat membahayakan pengguna jalan.

“Jalan ini padat sekali karena menjadi jalan alternatif menuju bandara, ini sudash sebulan yang lalu dipantau pihak terkait. Kami hanya ingin kepastian kapan dikerjakan mengingat kondisi lubang semakin membesar,” ucapnya akhir pekan tadi.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA