Pastikan Ibadah Natal Aman dan Kondusif, Wali Kota Banjarbaru Pimpin Peninjauan Gereja Bersama Forkopimda
waktu baca 3 menit
Rabu, 24 Des 2025 08:24 371 Banjarbaru Emas 2
BANJARBARUEMAS.COM — Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya dalam menjamin rasa aman dan kenyamanan umat Kristiani dan Katolik dalam menjalankan ibadah Natal. Hal itu ditunjukkan melalui kunjungan langsung Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ke sejumlah gereja di Banjarbaru, Selasa (24/12/2025).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota dan diikuti Dandim 1006/Banjar Letkol Inf Bambang Prasetyo, Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, Ketua DPRD Kota Banjarbaru Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, serta Kepala Pengadilan Agama Banjarbaru Hikmah. Kehadiran lintas unsur ini menjadi simbol kuat sinergi pemerintah daerah, aparat keamanan, dan lembaga negara dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Rombongan meninjau tiga gereja yang menjadi pusat pelaksanaan ibadah Natal, yakni Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Jemaat “Effatha” di kawasan Brimob, Gereja Katolik Bunda Maria di Simpang Empat, serta Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Banjarbaru. Selain memastikan kesiapan sarana ibadah, rombongan juga mengecek sistem pengamanan, akses keluar-masuk jemaat, serta kesiapan personel di sekitar lokasi. “Alhamdulillah hari ini kami bersama Forkopimda mengunjungi sejumlah gereja untuk memastikan kesiapan ibadah Natal. Ada tiga gereja yang kami tinjau, dan secara umum semuanya siap melaksanakan ibadah dengan baik. Kami juga memastikan kesiapan Pos Terpadu Operasi Lilin di Simpang Empat,” ujar Wali Kota Erna Lisa Halaby.
Menurut Lisa Halaby, kunjungan ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam menjamin kebebasan beribadah serta rasa aman bagi seluruh warga, tanpa memandang latar belakang agama.
Ia berharap seluruh rangkaian ibadah Natal di Kota Banjarbaru dapat berlangsung khusyuk, tertib, dan penuh kedamaian, dengan dukungan pengamanan yang maksimal dari aparat gabungan. “Harapan kita, masyarakat Banjarbaru bersama-sama menjaga kondusivitas selama ibadah Natal yang dilaksanakan umat Kristiani dan Katolik. Untuk aspek keamanan, TNI dan Polri dibantu unsur pengamanan lainnya, termasuk Banser, siap berjaga di setiap gereja,” katanya.
Lebih jauh, Lisa Halaby juga mengingatkan bahwa akhir tahun 2025 menjadi periode yang cukup padat dengan berbagai agenda besar berskala keagamaan dan sosial. Selain perayaan Natal dan Tahun Baru, Banjarbaru juga menjadi salah satu wilayah penyangga kegiatan 5 Rajab di Sekumpul, Kabupaten Banjar. “Kebetulan tahun ini ada beberapa kegiatan besar, di samping Natal juga ada momen 5 Rajab di Sekumpul serta perayaan Tahun Baru. Ini membutuhkan kesiapsiagaan bersama agar Banjarbaru tetap aman, tertib, dan terkendali,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda menyatakan bahwa Polres Banjarbaru telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan secara terpadu melalui Operasi Lilin 2025. Pengamanan dilakukan dengan melibatkan personel kepolisian, TNI, serta dukungan dari unsur pengamanan lainnya. “Ada sekitar 70 personel yang kami siagakan untuk mengamankan kegiatan Natal dan Tahun Baru. Penjagaan dilakukan saat ibadah berlangsung maupun pada jeda ibadah, terutama di ring satu gereja, guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” jelas Pius.
Menurut Kapolres, selain pengamanan rumah ibadah, aparat juga meningkatkan patroli di sejumlah titik strategis, jalur lalu lintas utama, serta pusat keramaian, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama masa libur akhir tahun.
Dengan pengamanan terpadu dan sinergi lintas sektor, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 dapat berlangsung damai dan lancar, sekaligus menjadi cerminan kuatnya toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat Banjarbaru yang majemuk.(be)
Tidak ada komentar