Tak Menunggu Kewenangan, Wali Kota Lisa Turun Langsung Tangani Titik Genangan di Banjarbaru

waktu baca 5 menit
Kamis, 4 Jun 2026 04:59 172 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM – Hujan yang masih kerap mengguyur Kota Banjarbaru dalam beberapa waktu terakhir kembali memunculkan genangan di sejumlah ruas jalan. Kondisi itu tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas masyarakat dan memperbesar risiko kecelakaan lalu lintas.

Di tengah situasi tersebut, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby memilih tidak sekadar menerima laporan. Ia turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi yang dihadapi masyarakat sekaligus memastikan langkah penanganan berjalan cepat dan tepat.

Rabu (3/6/2026), Lisa bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru melakukan pemantauan kondisi drainase dan sejumlah titik yang selama ini kerap menjadi lokasi genangan air. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan peninjauan perbaikan jalan di kawasan Bundaran Banjarbaru yang saat ini sedang dalam proses penanganan.

Bagi Pemerintah Kota Banjarbaru, persoalan genangan bukan sekadar masalah teknis. Persoalan tersebut berkaitan erat dengan keselamatan masyarakat, kelancaran mobilitas, aktivitas ekonomi, hingga kualitas pelayanan publik yang dirasakan warga sehari-hari.

Didampingi tim teknis Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Lisa meninjau sejumlah saluran drainase yang menjadi jalur utama aliran air hujan. Di beberapa lokasi, ia tampak berdiskusi langsung dengan petugas lapangan mengenai kondisi drainase, hambatan aliran air, serta langkah-langkah yang perlu segera dilakukan untuk mengurangi potensi genangan.

Menurut Lisa, pemantauan lapangan harus terus dilakukan agar pemerintah memiliki gambaran nyata mengenai persoalan yang terjadi dan dapat mengambil langkah yang tepat.

“Kami terus melakukan pemantauan kondisi drainase dan titik-titik yang sering terjadi genangan di sejumlah ruas jalan Kota Banjarbaru. Langkah ini penting untuk memastikan aliran air tetap lancar dan meminimalkan dampak yang dapat ditimbulkan saat curah hujan tinggi,” ujar Lisa.

Pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarbaru untuk memastikan sistem drainase berfungsi optimal, terutama saat menghadapi musim hujan yang berpotensi meningkatkan debit air dalam waktu singkat.

Memastikan Jalan Aman dan Nyaman Dilalui

Usai meninjau drainase, rombongan bergerak menuju kawasan Bundaran Banjarbaru. Kawasan ini merupakan salah satu simpul lalu lintas utama yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.

Di lokasi tersebut, Lisa meninjau langsung perkembangan pekerjaan perbaikan jalan yang sedang berlangsung. Ia memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, memenuhi standar teknis, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Selain memantau drainase, kami juga meninjau langsung perbaikan jalan di kawasan Bundaran Banjarbaru untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan,” katanya.

Menurut Lisa, kualitas jalan dan sistem drainase merupakan dua komponen yang tidak dapat dipisahkan. Infrastruktur jalan yang baik harus didukung sistem pembuangan air yang memadai agar tidak cepat mengalami kerusakan akibat genangan.

Karena itu, Pemerintah Kota Banjarbaru terus mengawal berbagai upaya perbaikan infrastruktur yang sedang berjalan, termasuk yang melibatkan kewenangan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Mengedepankan Kolaborasi

Dalam kesempatan tersebut, Lisa menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi antarlembaga agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Perbaikan infrastruktur jalan ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjarbaru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dan Balai Pelaksana Jalan Nasional. Kolaborasi ini sangat penting untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta menghadirkan infrastruktur yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menjadi penting mengingat sebagian titik yang menjadi perhatian berada di koridor Jalan Ahmad Yani yang merupakan jalan nasional dan berada dalam kewenangan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan.

Namun, bagi Lisa, persoalan kewenangan tidak boleh menjadi alasan untuk menunda solusi bagi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Banjarbaru memilih bergerak cepat dengan melakukan koordinasi lintas instansi guna mempercepat penanganan.

Penanganan Cepat dan Solusi Permanen

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Denny Pramuji, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti arahan Wali Kota dengan menyiapkan langkah penanganan cepat di sejumlah titik genangan.

Menurutnya, upaya tersebut diperlukan untuk mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat sambil menunggu penanganan permanen dari instansi yang berwenang.

“Sesuai arahan Ibu Wali Kota Banjarbaru, Dinas PUPR akan melakukan penanganan cepat sementara untuk mengurangi titik-titik genangan, khususnya di Jalan Ahmad Yani Kota Banjarbaru. Pemerintah Kota Banjarbaru juga telah berkirim surat resmi dan terus melakukan koordinasi yang lebih intensif dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Selatan untuk penanganan yang lebih permanen dan menyeluruh,” ujar Denny.

Ia menjelaskan, respons BPJN Kalimantan Selatan terhadap usulan Pemerintah Kota Banjarbaru sangat positif. Peninjauan lapangan telah dilakukan bersama dan saat ini tengah disusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar penanganan teknis yang lebih komprehensif.

“Pihak BPJN Kalsel sangat merespons positif. Kami sudah melakukan peninjauan bersama dan saat ini sedang disusun perencanaan DED untuk titik-titik genangan sesuai surat dari Ibu Wali Kota. Harapannya, setelah perencanaan selesai tahun ini, dapat dilanjutkan dengan pelaksanaan fisik pekerjaannya,” katanya.

Penyusunan DED tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi yang lebih menyeluruh sehingga persoalan genangan yang selama ini muncul dapat ditangani secara permanen.

Apresiasi Warga

Langkah aktif Wali Kota Banjarbaru mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga menyampaikan apresiasi melalui media sosial setelah melihat dokumentasi pemantauan lapangan yang dilakukan pemerintah kota.

Akun Instagram @puteraaziddin menulis, “Mantap ih sidin nih, sekalinya kada banyak bunyi, asal mendangar keluhan ja langsung gawi.”

Sementara akun @anggui5 menilai kepedulian pemerintah kota patut diapresiasi meskipun sebagian ruas jalan berada dalam kewenangan instansi lain.

“Mantaf buuu piyan, biar jalan provinsi tapi ada di wilayah BJB. Jangan mahadang urang provinsi membanahi. Bujurlah buuu,” tulisnya.

Respons tersebut menggambarkan harapan masyarakat terhadap hadirnya pemimpin yang tidak hanya menerima laporan, tetapi juga turun langsung memastikan persoalan yang dihadapi warga memperoleh perhatian dan solusi.

Bagi Lisa, seluruh upaya yang dilakukan pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yakni menghadirkan Banjarbaru yang semakin nyaman, aman, dan layak huni bagi seluruh masyarakat.

“Kami berharap perbaikan dan penataan infrastruktur yang terus dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mengurangi potensi genangan saat musim hujan, serta mendukung mobilitas warga yang lebih lancar, aman, dan nyaman di Kota Banjarbaru.”

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun jalan atau memperbaiki drainase, melainkan memastikan kualitas hidup masyarakat terus meningkat dari waktu ke waktu.

“Yang paling utama adalah masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari setiap pembangunan yang dilakukan. Infrastruktur yang baik bukan hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas hidup warga Banjarbaru,” tegas Lisa.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA