BANJARBARUEMAS.COM — Di tengah keterbatasan biaya operasional pelayanan sosial, Tim Reaksi Cepat (TRC) Kelurahan Syamsudin Noor memilih bergerak dengan cara berbeda. Tidak hanya mengandalkan donasi, organisasi sosial kemasyarakatan ini kini membangun usaha mandiri demi menjaga keberlangsungan pelayanan kemanusiaan bagi warga.
Minggu (17/5/2026), TRC Syamsudin Noor meresmikan usaha cuci motor yang berlokasi di Jalan Lingkar Utara, Simpang Empat Tambak Tarap arah Bandara Baru, Banjarbaru. Peresmian tersebut dihadiri unsur kelurahan, Babinkamtibmas, Babinsa, Babinter AURI, perwakilan RT/RW, hingga tokoh masyarakat setempat.
Usaha cuci motor itu bukan sekadar membuka lapangan usaha kecil, melainkan menjadi sumber dukungan operasional bagi berbagai layanan sosial yang selama ini dijalankan TRC bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kelurahan Syamsudin Noor.
Salah satu pengurus TRC Syamsudin Noor, Yuli Anwar, mengatakan organisasinya telah bergerak selama sekitar empat tahun membantu masyarakat kurang mampu, terutama dalam pelayanan kesehatan dan pendampingan sosial.
“TRC dan pekerja sosial masyarakat ini bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Selama ini kami membantu warga kurang mampu agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, mengantar pasien, menjemput pasien, sampai memfasilitasi BPJS gratis dari pemerintah,” ujar Yuli.
Menurut dia, kegiatan sosial tersebut dijalankan secara swadaya tanpa memungut biaya sedikit pun dari masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Setiap hari hampir selalu ada pelayanan pengantaran warga. Kami lakukan semua secara swadaya tanpa meminta bayaran sepeser pun dari masyarakat,” katanya.
Yuli menjelaskan, pendirian usaha cuci motor tersebut menjadi salah satu langkah untuk menjaga kesinambungan pelayanan sosial yang selama ini berjalan.
“Pendirian steam motor ini bertujuan mendukung kegiatan sosial kami. Karena selama ini operasional berasal dari swadaya dan sumbangan donatur. Dengan adanya usaha ini, kami berharap bisa membantu biaya operasional sekaligus memberdayakan para driver ambulans yang selama ini aktif di TRC dan PSM,” ucapnya.
Selama ini, TRC dan PSM Syamsudin Noor diketahui aktif memberikan berbagai layanan sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat. Mulai dari pengantaran pasien cuci darah, ibu melahirkan, pasien kontrol rutin, hingga pelayanan ambulans untuk kondisi darurat dan kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, mereka juga rutin memberikan bantuan sembako bagi warga kurang mampu, mendampingi anak disabilitas, warga sebatang kara, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), hingga membantu pengurusan BPJS dan surat rujukan rumah sakit.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari pihak Kelurahan Syamsudin Noor. Kasi Pemerintahan Kelurahan Syamsudin Noor, Didi, menyebut keberadaan TRC menjadi mitra sosial penting bagi masyarakat.
“Kelurahan Syamsudin Noor sangat mendukung dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap program TRC Syamsudin Noor ini. Tujuannya sangat mulia, yakni memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Syamsudin Noor khususnya dan masyarakat Banjarbaru pada umumnya,” ujarnya.
Ia menilai gerakan sosial yang dibangun secara gotong royong tersebut sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat serta mendukung program pembangunan Kota Banjarbaru.
“Ini bagian dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat yang juga ikut mendukung program Banjarbaru EMAS,” katanya.(be)
97
Tidak ada komentar