Wali Kota Beberkan Capaian Selama Memimpin Banjarbaru dalam Sidang Paripurna Istimewa

waktu baca 3 menit
Minggu, 19 Apr 2026 10:46 100 Banjarbaru Emas

BANJARBARUEMAS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru menggelar rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru.

Rapat Paripurna Istimewa yang dilaksanakan Minggu (19/4/2026) di Ruang Paripurna DPRD itu menjadi momentum penting untuk menegaskan capaian sekaligus arah besar pembangunan Kota Banjarbaru ke depan.

Secara tegas Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, bahwa diusia ke-27, Banjarbaru tidak hanya bertumbuh, tetapi juga menunjukkan akselerasi nyata dalam berbagai sektor strategis, banyak capian yang cukup gemilang disampaikan dalam pidato resmi Wali Kota.

Berbagai indikator pembangunan dan kualitas hidup masyarakat terus mengalami peningkatan, sebut saja perhatian pemerintah terhadap RTLH, Disabilitas dan Lansia, perhatian wali kota tersebut menjadi bukti bahwa Banjarbaru semakin siap melangkah sebagai kota modern dan inklusif.

Hari Jadi ke 27, mengusung tema “Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa kekuatan utama pembangunan terletak pada kolaborasi dan kebersamaan seluruh elemen daerah.

Secara tegas Wali Kota Lisa memaparkan sejumlah capaian prestisius, disektor infrastruktur, Banjarbaru meraih Sutami Awards dari Kementerian PUPR sebagai daerah dengan kinerja terbaik dalam penyelenggaraan jalan—sebuah indikator kuat kualitas pembangunan fisik yang berkelanjutan.

“Banjarbaru juga berhasil meraih predikat Kota Sehat kategori Swasti Saba Wiwerda 2025 dari Kementerian Kesehatan RI, serta penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya,” bebernya.

Tak hanya itu, Banjarbaru juga menempati peringkat ke-7 kota paling berkelanjutan di Indonesia versi UI Green City Metric, memperkuat posisi sebagai kota yang serius dalam pembangunan berbasis lingkungan.

Reformasi birokrasi turut menunjukkan hasil signifikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Capaian itu tentu menandakan meningkatnya kualitas pelayanan publik yang transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Kemudian disektor perlindungan anak, Banjarbaru kembali mencatat prestasi dengan meraih predikat Kota Layak Anak kategori Madya 2025, serta penghargaan pelayanan ramah anak terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

“Penghargaan lain yang tidak kalah penting adalah Keluarahan Mentaos yang meraih Kelurahan terbaik dan penghargaan dari Ombudsman terkait Keluarahan bebas maladministrasi. Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial juga mencatatkan prestasi tingkat nasional dan Kalsel,”urainya.

Selain itu, kepemimpinan Wali Kota Lisa juga mendapat pengakuan melalui Antasari Award 2026 sebagai Wali Kota Perempuan Inspiratif, sebuah legitimasi atas gaya kepemimpinan yang progresif dan berdampak.

Atas capaian tersebut, Wali Kota Lisa menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, stakeholder, serta seluruh jajaran pemerintah kota yang telah membangun sinergi kuat dalam mendorong kemajuan daerah.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif. Kolaborasi yang telah terbangun harus terus diperkuat untuk menghadapi tantangan ke depan,” tegasnya.

Orang nomor satu di Banjarbaru itupun berharap komunikasi dan kerja sama lintas sektor dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan Banjarbaru yang elok, maju, adil, dan sejahtera.

“Dengan fondasi yang semakin solid dan capaian yang terukur, Banjarbaru kini tidak sekadar merayakan usia, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai kota yang siap melangkah lebih jauh menuju pusat pertumbuhan baru yang modern, inklusif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional,” pungkasnya.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA