Implementasi Arahan Wali Kota, RW 05 Kelurahan Syamsudin Noor Hidupkan Gerakan Indonesia Asri
waktu baca 3 menit
Minggu, 19 Apr 2026 03:47 158 Banjarbaru Emas 2
Foto : Anggota DPRD Banjarbaru Tarmidi bersama Lurah Syamsudin Noor Fitria Khairani dan warga RW 05 saat mengikuti kerja bakti Gerakan Indonesia Asri dengan membersihkan drainase dan lingkungan di kawasan Komplek Citra Raya Angkasa, Minggu (19/4/2026) pagi.(BE)
BANJARBARUEMAS.COM — Semangat gotong royong kembali menguat di lingkungan RW 05 Kelurahan Syamsudin Noor, Minggu pagi 19 April 2026. Sejak pukul 07.30 WITA, warga bersama para ketua RT, tokoh masyarakat, hingga anggota DPRD turun langsung dalam kegiatan Gerakan Indonesia Asri Menuju Banjarbaru Bersih.
Kerja bakti yang berlangsung hingga pukul 10.00 WITA itu menjadi implementasi arahan Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, agar setiap kelurahan terus menggalakkan Gerakan Nasional Indonesia Asri sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan kota.
Kegiatan difokuskan di sepanjang Jalan Komplek Citra Raya Angkasa. Warga membersihkan drainase, memangkas dahan pohon yang menutup badan jalan, serta menebas rumput liar yang tumbuh di sisi jalan. Alat-alat kebersihan dibawa dari rumah masing-masing. Sebagian warga bergotong royong mengangkat lumpur dari saluran air, sementara yang lain merapikan ranting dan dedaunan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RW 05 Mukhyar Masykur, Ketua LPM Supriyanto, serta para Ketua RT di lingkup RW 05, yakni RT 21 Erwin Sholihan, RT 22 Haderani Taufik, RT 23 M. Rosidy, RT 24 Samuri, dan RT 25 Eko Soemarsono. Turut hadir Lurah Syamsudin Noor Fitria Khairani bersama staf kelurahan, Babinsa, Babinkamtibmas, serta anggota DPRD Banjarbaru, Tarmidi.
Lurah Syamsudin Noor, Fitria Khairani, menegaskan bahwa kerja bakti rutin merupakan bagian dari komitmen menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
“Ini adalah tindak lanjut arahan Ibu Wali Kota agar Gerakan Indonesia Asri benar-benar hidup di tengah masyarakat. Kami ingin budaya bersih dimulai dari lingkungan terkecil, dari RT dan RW. Ketika warga bergerak bersama, maka Banjarbaru bersih bukan hanya slogan, tetapi menjadi kenyataan,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurut Fitria, pelibatan seluruh elemen, mulai dari perangkat kelurahan hingga warga, menjadi kunci keberhasilan gerakan tersebut. Ia mengapresiasi kekompakan para ibu yang turut ambil bagian dalam kerja bakti.
“Saya bangga melihat antusiasme warga, terutama ibu-ibu yang kompak dan penuh semangat. Ini menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan semakin tumbuh,” katanya. Sementara dilokasi yang sama, anggota DPRD Banjarbaru, Tarmidi, yang turut hadir dan ikut membersihkan saluran drainase, menyampaikan bahwa gerakan seperti ini memiliki dampak nyata terhadap kualitas hidup masyarakat.
“Kerja bakti bukan hanya soal membersihkan sampah, tetapi membangun kebersamaan. Ketika drainase bersih, risiko banjir berkurang. Ketika lingkungan tertata, kesehatan warga lebih terjaga. Kami di DPRD tentu mendukung penuh gerakan yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan serupa terus digalakkan secara konsisten dan menjadi budaya bersama di setiap wilayah.
Kerja bakti pagi itu menegaskan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat. Dari RW 05 Kelurahan Syamsudin Noor, pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kembali ditegaskan: Banjarbaru bersih dan asri dimulai dari langkah kecil, dilakukan bersama, dan dijaga secara berkelanjutan.
“Kegiatan seperti ini jangan berhenti sampai di sini. Kita ingin gerakan ini menjadi budaya. Kalau lingkungan bersih, masyarakat sehat, maka pembangunan juga berjalan lebih baik. Ini tanggung jawab kita bersama,” pungkas Tarmidi.(be)
Tidak ada komentar