Festival Soto Banjar Digelar pada Hari Jadi ke 27, Banjarbaru Siap Menuju Kota Gastronomi

waktu baca 3 menit
Senin, 20 Apr 2026 11:04 136 Banjarbaru Emas

BANJARBARUEMAS.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru melaksanakan Festival Soto Banjar dengan menyediakan 15 ribu porsi pada momentum Hari Jadi Kota Banjarbaru ke 27 Senin (20/04/2026).

Kegiatan itu untuk meneguhkan langkah Kota Banjarbaru menuju kota ekonomi kreatif dengan ambisi menjadi Kota Gastronomi dunia melalui pengakuan UNESCO.

Upaya ini ditandai dengan pengangkatan Soto Banjar sebagai ikon utama yang tidak hanya merepresentasikan cita rasa, tetapi juga kekayaan budaya yang melekat di dalamnya.

Dalam sambutannya pada acara puncak peringatan Hari Jadi Kota Banjarbaru ke 27, Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby mengatakan bahwa Soto Banjar, kuliner khas Kalimantan Selatan yang telah lama hidup dalam keseharian masyarakat.

“Untuk menuju kota Gastronomi maka kali ini diangkat Soto Banjar sebagai media diplomasi budaya sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif kota. Hidangan ini memiliki keunikan tersendiri karena merupakan hasil akulturasi lima budaya besar, yakni Melayu atau Banjar, Tionghoa, India, Arab, dan Eropa, yang berpadu dalam rasa dan penyajiannya,”ujarnya.

Wali Kota juga menegaskan pada puncak perayaan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru, sajian Soto Banjar menjadi simbol kebersamaan dan identitas daerah, sebanyak 15 ribu porsi Soto Banjar disiapkan dan dibagikan kepada tamu undangan serta masyarakat yang hadir, menciptakan momen kebersamaan yang berkesan.

Masyarakat sangat antusias antre untuk menikmati hidangan Soto Banjar di Stand yang disediakan oleh SKPD. (Foto : banjarbaruemas.com)

“Kampanye tentang Soto Banjar sudah dimulai hari ini yang ditandai dengan kick off, kedepan akan terus dilakukan. Tentun semua ini adalah upaya Kota Banjarbaru menuju Kota Gastronomi dunia,”tegasnya lagi.

Orang nomor satu di Banjarbaru itu jiga mengatakan, momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan semata, tetapi juga bagian dari upaya kolektif dalam merawat budaya dan membangun identitas kota.

“Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi saksi perjalanan Banjarbaru dalam mengangkat kekayaan lokal ke panggung dunia,” ujarnya.

Wali Kota mengharapkan dengan semangat kebersamaan dan penguatan identitas budaya, Banjarbaru optimistis dapat melangkah lebih jauh sebagai kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga dikenal dunia melalui kekayaan gastronominya.

“Semua upaya yang potensial harus dilakukan, tujuannya hanya satu mengenalkan Kota Banjarbaru ke level yang lebih tinggi dan siap berdaya saing,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Harian Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kota Banjarbaru, Narwanto yang hadir langsung di lokasi kegiatan mengaku sangat puasmelihat antusiasme masyarakat yang hadir.

“Momentum ini tentu sangat spesial, Kota Banjarbaru melangkah lebih jauh untuk mewujudkan keinginan menjadi Kota Kreatif Dunia. Soto Banjar tidak hanya sajian makanan, tetapim punya sejarah dan cerita yang mesti dipublikasikan secara masif,” ujarnya.

Narwanto juga menyampaikan, selain Festival Soto Banjar, KEK juga menyelenggarakan Festival Film pelajar dan santri dengan mengambil tema gastronomi dalam rangkaian Hari Jadi ke 27.

“Untuk mendukung cita-cita sebagai Kota Gastronomi Dunia, bahkan festival Filmnya sudah dilaksanakan dan temanya juga Soto Banjar. Semoga semua upaya ini akan membuahkan hasil yang manis,” pungkasnya.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA