BANJARBARUEMAS.COM — Di bawah kepemimpinan Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby, Kota Banjarbaru kembali mencatatkan prestasi penting pada sektor pendidikan. Pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025 yang berlangsung di Banjarbaru, Selasa (25/11/2025), pemerintah kota meraih dua Piagam Apresiasi bergengsi sekaligus atas capaian indikator pendidikan daerah.
Dua penghargaan tersebut yaitu Piagam Apresiasi Terbaik I atas Capaian Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) serta Piagam Apresiasi Terbaik atas Capaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) Pendidikan se-Kalimantan Selatan Tahun 2025. Penghargaan diserahkan langsung oleh penyelenggara Rakor kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Abdul Basid, yang hadir mewakili Wali Kota Banjarbaru.
Rakor Pendidikan tahun ini mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu”, mempertemukan para kepala daerah, dinas pendidikan kabupaten/kota, perguruan tinggi, serta pemangku kepentingan pendidikan lainnya untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan sumber daya manusia di Kalsel.
Wali Kota Erna Lisa Halaby menyambut baik perolehan dua penghargaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan konsistensi Banjarbaru sebagai Kota Pendidikan yang terus menorehkan hasil positif.
“Berdasarkan data terbaru indikator pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru menempati posisi teratas untuk indikator Rata-Rata Lama Sekolah (RLS). Ini mencerminkan meningkatnya akses warga Banjarbaru terhadap pendidikan menengah dan pendidikan tinggi,” ujarnya.
RLS merupakan indikator penting yang menunjukkan jumlah tahun rata-rata penduduk dalam menempuh pendidikan formal. Banjarbaru menjadi daerah dengan tingkat perluasan akses pendidikan paling progresif, sekaligus menunjukkan keberhasilan intervensi pemerintah dalam memastikan warga tak putus sekolah.
Selain itu, Banjarbaru juga membukukan capaian kuat pada indikator SPM Pendidikan. Pada tahun 2024, Banjarbaru memperoleh skor 83,37 dan masuk kategori “Tuntas Madya”, menempatkan kota ini pada posisi kedua tertinggi di Kalsel.
“Peningkatan capaian SPM menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan layanan dasar pendidikan berjalan optimal, mulai dari ketersediaan guru sesuai rasio, pemenuhan sarana prasarana, hingga akses pendidikan bagi anak-anak dari berbagai latar belakang,” tambah Lisa.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Abdul Basid, menegaskan bahwa capaian mencerminkan proses panjang reformasi pendidikan yang dilakukan bersama sekolah, guru, dan masyarakat.
Menurutnya, peningkatan RLS merupakan konsekuensi dari semakin kuatnya ekosistem pendidikan di Banjarbaru, termasuk keberhasilan program wajib belajar, bantuan pendidikan bagi keluarga rentan, serta perluasan fasilitas sekolah.
“Meningkatnya RLS menunjukkan bahwa lebih banyak warga Banjarbaru yang melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah dan tinggi. Ini modal penting bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan di masa mendatang,” katanya.
Sementara itu, capaian SPM Pendidikan menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam memenuhi standar layanan dasar seperti:
- Rasio guru yang semakin membaik
- Ketersediaan ruang kelas dan fasilitas belajar
- Pemenuhan layanan pendidikan khusus dan inklusif
- Akses pendidikan yang merata bagi seluruh kecamatan
“Dua penghargaan ini menjadi bukti bahwa Pemkot Banjarbaru menempatkan pendidikan sebagai sektor prioritas pembangunan. Komitmen ini akan terus kami tingkatkan melalui inovasi, penguatan kolaborasi, dan pembangunan infrastruktur pendidikan yang merata,” ujar Basid.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby, Banjarbaru menegaskan arah barunya sebagai kota yang serius membangun masa depan melalui pendidikan. Capaian ini sejalan dengan visi pembangunan jangka menengah daerah dan selaras dengan semangat Banjarbaru Emas, yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pilar utama transformasi kota. Peningkatan RLS dan pemenuhan SPM menjadi bukti bahwa kebijakan pendidikan berjalan tepat pada jalur yang dirancang pemerintah.
Dengan dua penghargaan tersebut, Banjarbaru semakin mantap menapaki perannya sebagai pusat pendidikan regional di Kalimantan Selatan—kota yang tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga membangun lingkungan belajar yang unggul, modern, dan berdaya saing. Momentum ini memperkuat posisi Banjarbaru sebagai kota dengan visi jelas menuju masa depan yang lebih maju, inklusif, dan berorientasi pada kualitas manusia.(be)
215
Tidak ada komentar