BANJARBARUEMAS.COM — Upaya memperluas pasar produk UMKM warga mulai dilakukan Kelurahan Guntung Paikat melalui GAPAI UMKM (Guntung Paikat Promosi dan Fasilitasi UMKM). Salah satu produk yang mendapat dukungan promosi adalah Es Krim Gabin milik Elfa di RT 03/RW 04, yang diperkenalkan melalui media sosial dan kanal informasi kelurahan agar semakin dikenal masyarakat.
Dukungan tersebut dilakukan melalui kunjungan langsung ke tempat produksi pada Senin (28/9/2026). Lurah Guntung Paikat Reza Pahlevi bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru, TP PKK, Ketua LPM, Bhabinkamtibmas, serta koordinator RT/RW mendatangi rumah sekaligus tempat usaha Elfa.
Bagi Kelurahan Guntung Paikat, kunjungan itu menjadi bagian dari upaya melihat langsung potensi usaha warga sekaligus mengetahui kendala yang masih dihadapi pelaku UMKM.
Reza mengatakan, banyak warga memiliki produk yang potensial, tetapi belum seluruhnya mampu berkembang karena menghadapi persoalan legalitas, kemasan, pemasaran, promosi, hingga akses informasi.
“Kami melihat banyak warga memiliki produk yang bagus dan potensial, tetapi masih menghadapi kendala, seperti legalitas, kemasan, pemasaran, promosi, dan akses informasi,” kata Reza.
Kondisi tersebut mendorong kelurahan memperluas perannya. Tidak hanya memberikan pelayanan administrasi, kelurahan juga berupaya menjadi penghubung agar pelaku usaha memperoleh akses terhadap berbagai fasilitasi.
“Kami ingin hadir bukan hanya memberikan pelayanan administrasi, tetapi juga sebagai fasilitator dan penghubung bagi pelaku UMKM,” ujarnya.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat promosi digital. Media sosial dan kanal informasi kelurahan dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk warga kepada masyarakat yang lebih luas.
“Salah satunya melalui promosi digital dengan memanfaatkan media sosial dan kanal informasi kelurahan. Contohnya adalah produk Es Krim Gabin yang kami bantu promosikan agar semakin dikenal masyarakat,” kata Reza.
Potensi yang dikembangkan tidak terbatas pada produk kuliner. Kelurahan juga melihat peluang pada kerajinan tangan berbahan kulit jagung yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.
Untuk mendukung pengembangan tersebut, kelurahan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru, TP PKK, Ketua LPM, Bhabinkamtibmas, hingga koordinator RT/RW.
“Kami melakukan kunjungan dan pendampingan langsung kepada pelaku usaha,” ujar Reza.
Menurut Reza, proses tersebut mencakup pemberian motivasi, pembinaan, bantuan pengurusan legalitas, serta pengembangan usaha agar pelaku usaha memiliki peluang masuk dalam pembinaan UMKM.
“Pendampingan ini kami lakukan untuk memberikan motivasi, pembinaan, sekaligus membantu proses legalitas dan pengembangan usaha agar dapat menjadi bagian dari UMKM binaan,” katanya.
Dengan dukungan tersebut, kelurahan berharap produk lokal tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga memiliki nilai tambah dan daya saing untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
“Harapannya, produk lokal ini memiliki nilai tambah, semakin berdaya saing, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Reza.
Semangat itu dirangkum dalam pesan “UMKM Naik Kelas, Legalitas Jelas, Promosi Lebih Luas.” Reza juga mengajak masyarakat ikut mengambil bagian dengan membeli dan menggunakan produk UMKM lokal.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung produk UMKM lokal. Karena membeli produk lokal berarti ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat di sekitar kita,” katanya.
Ke depan, Reza berharap GAPAI UMKM memberikan manfaat nyata bagi semakin banyak pelaku usaha di Guntung Paikat. Produk lokal diharapkan dapat berkembang menjadi usaha yang lebih mandiri sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga.
“Kami berharap GAPAI UMKM dapat memberikan manfaat nyata, semakin banyak UMKM yang naik kelas, dan produk-produk lokal Guntung Paikat dapat berkembang menjadi usaha yang mandiri serta meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata Reza.
Bagi Elfa, perhatian dan dukungan yang diberikan kelurahan menjadi dorongan tersendiri untuk mengembangkan usaha Es Krim Gabin yang diproduksi dari rumah.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Kelurahan Guntung Paikat dan GAPAI UMKM yang sudah membantu mempromosikan dan mendampingi usaha kami,” kata Elfa.
Ia mengaku terbantu, terutama dalam memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Elfa berharap dukungan serupa dapat membuka peluang bagi usahanya untuk terus berkembang.
“Kami merasa sangat terbantu, terutama dalam mengenalkan Es Krim Gabin ke masyarakat. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, usaha kami bisa semakin berkembang dan ke depannya bisa lebih maju lagi. Terima kasih banyak atas perhatian dan dukungannya,” ujar Elfa.(be)
273
Tidak ada komentar