BANJARBARUEMAS.COM — Sebanyak 42 karyawan PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor Banjarbaru menjalani pemeriksaan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru, Selasa (1/9/2026). Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel urine nonreaktif terhadap zat narkotika yang menjadi parameter pemeriksaan.
Kegiatan deteksi dini tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 WITA di Kantor PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor Banjarbaru. Kepala BNN Kota Banjarbaru AKBP Arif Wahyu Bibitharta hadir bersama jajaran dalam kegiatan yang menjadi bagian dari upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Sebanyak 42 sampel urine diperiksa oleh petugas BNN Kota Banjarbaru. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan sampel yang menunjukkan hasil reaktif terhadap zat narkotika yang menjadi parameter pemeriksaan.
Istilah nonreaktif dalam pemeriksaan tersebut berarti sampel urine yang diuji tidak menunjukkan hasil reaktif terhadap zat narkotika pada parameter yang diperiksa saat tes dilakukan. Hasil ini menggambarkan kondisi berdasarkan sampel dan waktu pemeriksaan.
Sebelum pemeriksaan dimulai, petugas BNN Kota Banjarbaru memberikan edukasi dan penjelasan mengenai teknis pelaksanaan tes urine kepada para karyawan. Penjelasan tersebut diberikan agar seluruh peserta memahami tahapan pemeriksaan dan proses dapat berlangsung tertib.
Setelah seluruh sampel diperiksa, hasil pemeriksaan disampaikan kepada pimpinan PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor Banjarbaru sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan P4GN di lingkungan kerja.
Kepala BNN Kota Banjarbaru AKBP Arif Wahyu Bibitharta mengapresiasi dukungan PT Pertamina Patra Niaga terhadap pelaksanaan deteksi dini tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan PT Pertamina Patra Niaga yang telah mendukung kegiatan P4GN melalui pemeriksaan tes urine kepada pegawai dan karyawan,” ujar Arif.
Menurut Arif, pemeriksaan urine merupakan salah satu bentuk perhatian pimpinan terhadap pengawasan dan pemantauan kondisi pekerja. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya mencegah keterlibatan pekerja dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan kerja.
“Ini merupakan perhatian dari pimpinan terkait pengawasan dan pemantauan kepada pegawai dan karyawan agar tidak terlibat penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan kerja,” katanya.
Arif menilai lingkungan kerja yang sehat dan terhindar dari penyalahgunaan narkotika penting untuk menjaga produktivitas serta keselamatan pekerja, baik yang bertugas di dalam kantor maupun di lapangan.
“Para pekerja dan pegawai, baik di dalam kantor maupun di lapangan, bisa produktif dan optimal dalam bekerja serta sehat dan bersih tanpa menggunakan narkoba,” ujar Arif.
Ia menambahkan, dukungan perusahaan terhadap kegiatan P4GN merupakan bentuk komitmen untuk melindungi pekerja dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Sementara itu, Manajer Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor, Dimas Budiman, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan yang dilaksanakan BNN Kota Banjarbaru.
“Kami mengucapkan terima kasih dan mendukung penuh kegiatan P4GN BNN Kota Banjarbaru melalui edukasi informasi bahaya narkoba dan skrining tes urine pekerja,” kata Dimas.
Menurut Dimas, edukasi mengenai bahaya narkotika dan skrining melalui pemeriksaan urine merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran pekerja. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga lingkungan kerja tetap aman, sehat, dan produktif.
“Ini untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas narkoba,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara BNN Kota Banjarbaru dan PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor Banjarbaru dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja.
Bagi perusahaan yang memiliki pekerja dengan tugas operasional di kantor maupun lapangan, menjaga kondisi pekerja tetap sehat dan produktif menjadi bagian penting dari keberlangsungan pekerjaan. Karena itu, edukasi dan deteksi dini menjadi langkah penting untuk memperkuat kewaspadaan terhadap bahaya narkotika.
Hasil pemeriksaan 42 sampel yang seluruhnya nonreaktif menjadi catatan positif dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini menunjukkan adanya komitmen bersama antara BNN dan dunia usaha untuk membangun lingkungan kerja yang sehat sekaligus mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini.(be)
211
Tidak ada komentar