Jalan Purnawirawan Palam Banjarbaru Akan Dilebarkan, Warga Minta Batas Lahan Dipatok

waktu baca 5 menit
Rabu, 26 Agu 2026 06:55 562 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Rencana pelebaran Jalan Purnawirawan di Kelurahan Palam, Kota Banjarbaru, mulai memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat. Dalam pertemuan perdana pada Rabu (26/8/2026) malam, warga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru melakukan pematokan agar batas lahan yang masuk dalam rencana pelebaran dapat diketahui secara jelas.

Sosialisasi yang dimulai sekitar pukul 20.00 Wita itu digelar Pemerintah Kelurahan Palam bersama Dinas PUPR Kota Banjarbaru. Pertemuan dihadiri Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Ketua Forum RT/RW Kelurahan Palam, serta warga RT 2 dan RT 3.

Rencana pelebaran Jalan Purnawirawan mencakup wilayah RT 2, RT 3, RT 4, RT 5, dan RT 6. Setelah sosialisasi awal kepada warga RT 2 dan RT 3, pertemuan berikutnya dijadwalkan menyasar warga RT 4, RT 5, dan RT 6 pada Jumat (28/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi tahap awal untuk menjelaskan rencana pembangunan sekaligus membuka ruang bagi masyarakat menyampaikan masukan dan aspirasi, terutama warga yang berada di sekitar trase jalan.

Ketua Forum RT/RW Kelurahan Palam Nurdian mengatakan, sosialisasi berlangsung lancar. Namun, warga menginginkan gambaran yang lebih konkret mengenai bagian lahan yang masuk dalam rencana pelebaran.

“Alhamdulillah, kegiatan sosialisasi pelebaran Jalan Purnawirawan Palam tadi malam berjalan lancar,” ujar Nurdian.

Menurut dia, warga meminta Dinas PUPR Kota Banjarbaru melakukan pematokan terlebih dahulu. Dengan pematokan, masyarakat dapat mengetahui secara langsung seberapa lebar jalan yang direncanakan dan bagian tanah masyarakat yang masuk dalam rencana pelebaran.

“Warga meminta kepada Dinas PU Kota Banjarbaru untuk melakukan rencana pematokan jalan yang akan dilebarkan agar masyarakat mengetahui seberapa lebar tanah masyarakat yang akan dimanfaatkan untuk pelebaran Jalan Purnawirawan Palam,” katanya.

Setelah pematokan selesai, pemerintah dan warga direncanakan kembali bertemu untuk membahas hasil di lapangan serta tahapan selanjutnya.

Lurah Palam Zulhulaifah mengatakan, sosialisasi Rabu malam merupakan tahap awal dari rangkaian komunikasi pemerintah dengan masyarakat di wilayah yang terdampak.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan kegiatan awal yang dilaksanakan di Kelurahan Palam, di mana akan dilanjutkan kembali untuk sosialisasi lebih lanjut di masing-masing RT yang terdampak untuk menyampaikan rencana program tersebut serta memperoleh kembali masukan dan aspirasi dari masyarakat yang lain di Kelurahan Palam terkait rencana pembangunan jalan lingkar tersebut,” ujar Zulhulaifah.

Ia mengatakan, sosialisasi lanjutan dengan warga RT 4, RT 5, dan RT 6 dijadwalkan pada 28 Agustus.

Menurut Zulhulaifah, komunikasi secara bertahap diperlukan agar masyarakat di setiap wilayah memperoleh penjelasan mengenai rencana pembangunan sekaligus memiliki kesempatan menyampaikan aspirasi sebelum tahapan pembangunan berlanjut.

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarbaru Adi Maulana juga menyampaikan penjelasan mengenai rencana pembangunan Jalan Lingkar Kota Banjarbaru.

Adi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kelurahan Palam, tokoh masyarakat, dan warga yang telah memfasilitasi kegiatan sosialisasi tersebut. Pernyataan Adi disampaikan kembali kepada media melalui Lurah Palam Zulhulaifah.

“Kami mewakili Pemerintah Kota Banjarbaru, khususnya Dinas PUPR Kota Banjarbaru, mengucapkan terima kasih atas fasilitasi dari Ibu Lurah Palam beserta jajaran dan para tokoh masyarakat di Kelurahan Palam dalam memfasilitasi kegiatan sosialisasi program strategis dari Ibu Wali Kota Banjarbaru, Ibu Hj. Erna Lisa Halaby, dalam RPJMD 2025–2029,” kata Zulhulaifah, menyampaikan pernyataan Adi.

Adi juga menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan strategis tersebut membutuhkan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat, terutama warga yang berada di kawasan terdampak.

“Hasil dari kegiatan sosialisasi telah tersampaikan berkaitan dengan rencana program kerja pembangunan Jalan Lingkar Kota Banjarbaru di Kelurahan Palam yang memerlukan kolaborasi serta sinergi dari seluruh jajaran di Kelurahan Palam, tokoh masyarakat Palam dan khususnya bagi masyarakat yang terdampak di Kelurahan Palam tersebut,” ujar Zulhulaifah, menyampaikan kembali keterangan Adi.

Rencana pelebaran Jalan Purnawirawan merupakan bagian dari penguatan konektivitas kawasan selatan Kota Banjarbaru. Ruas tersebut menghubungkan Kelurahan Palam dengan kawasan Guntung Manggis hingga akses tembus Liang Anggang.

Pembangunan ruas tersebut dilaksanakan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan.

Ruas jalan yang ditangani memiliki panjang sekitar 2,175 kilometer, dengan lebar aspal 5,5 meter dan lebar badan jalan mencapai 8,5 meter.

Pembangunan fisik ruas Jalan Purnawirawan saat ini juga terus berjalan. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional melalui PPK 1.3 Satuan Kerja PJN Wilayah I Provinsi Kalimantan Selatan mulai melakukan pengaspalan pada Rabu (19/8/2026).

Pengaspalan menggunakan Laston Lapis Aus atau Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC), yakni lapisan aspal paling atas yang bersentuhan langsung dengan roda kendaraan.

Sebelum pengaspalan, pelaksana telah melakukan trial compaction pada Minggu (16/8/2026). Uji coba tersebut dilakukan untuk menentukan metode kerja, suhu hamparan, serta jumlah lintasan alat pemadat yang tepat sebelum pekerjaan aspal dilaksanakan secara massal.

Jalan Purnawirawan merupakan salah satu dari 14 trase Jalan Lingkar Kota Banjarbaru yang diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarkawasan sekaligus menyediakan jalur alternatif bagi masyarakat.

Kehadiran akses baru tersebut diharapkan dapat mengurangi tekanan lalu lintas, memperlancar mobilitas, serta membuka konektivitas dari kawasan Palam menuju Guntung Manggis hingga akses Liang Anggang.

Manfaatnya juga diharapkan meluas pada distribusi logistik dan aktivitas perekonomian masyarakat. Kawasan selatan Banjarbaru memiliki peran penting dalam sektor pangan dan energi serta berkaitan dengan kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Zulhulaifah berharap pembangunan tersebut nantinya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Palam.

“Harapan ke depannya memperlancar arus lalu lintas di kawasan Kelurahan Palam dan mendukung perkembangan wilayah serta aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat Palam,” katanya.

Untuk saat ini, pembangunan fisik berjalan beriringan dengan proses sosialisasi. Pemerintah Kelurahan Palam akan melanjutkan komunikasi dengan warga RT 4, RT 5, dan RT 6 pada 28 Agustus.

Sementara itu, warga menunggu proses pematokan agar batas rencana pelebaran dapat diketahui secara lebih konkret. Setelah pematokan selesai, pertemuan lanjutan dengan masyarakat akan kembali dilakukan.

Tahapan tersebut menjadi penting agar rencana pembangunan dapat dipahami bersama sejak awal. Pemerintah memperoleh ruang untuk menjelaskan program dan menerima masukan, sementara masyarakat mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai rencana pelebaran jalan yang berada di lingkungan mereka.

Bagi Kota Banjarbaru, Jalan Purnawirawan diproyeksikan menjadi bagian dari jaringan Jalan Lingkar Banjarbaru yang memperkuat konektivitas kawasan selatan. Jalur tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar pergerakan kendaraan, tetapi juga distribusi barang serta mendukung perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat Palam dan kawasan sekitarnya.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA