Bangun Jejaring dan Kolaborasi, PKM Dorong Terbentuknya Komunitas UKM Kerupuk Kuin Utara

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Agu 2026 05:51 25 Banjarbaru Emas

BANJARBARUEMAS.COM – Upaya memperkuat keberadaan dan keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM) kerupuk di kawasan Kuin Utara dilakukan melalui pembangunan komunitas dan penguatan jejaring antar-pelaku usaha. Kegiatan ini menjadi salah satu bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang melibatkan pelaku UKM Kerupuk Kuin Utara sebagai mitra.

Kegiatan diarahkan untuk membangun komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antar-pelaku usaha yang selama ini menjalankan kegiatan produksi secara mandiri yaitu Kelompok Kerupuk Rahmatul, Kelompok Kerupuk Hj. Maspah, Kelompok Kerupuk Nanda, Kelompok Kerupuk Rusliani, Kelompok Kerupuk Mita, dan Kelompok Kerupuk Qorin. Melalui penguatan kelembagaan, para pelaku UKM didorong untuk melihat potensi kolaborasi sebagai salah satu strategi dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Tahapan kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya kerja sama dan penguatan kelembagaan UKM pada 22 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, mitra diajak untuk mengidentifikasi kebutuhan, tantangan, serta potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan melalui Focus Group Discussion (FGD) sebagai ruang dialog bagi para pelaku UKM pada 17 Juli 2026. FGD menjadi sarana bagi mitra untuk menyampaikan pengalaman, kebutuhan, dan harapan terhadap pengembangan usaha, sekaligus membangun kesepahaman mengenai bentuk kerja sama yang dapat dilakukan.

Melalui proses diskusi tersebut, dibangun dasar komunikasi dan jejaring antar-pelaku UKM yang kemudian disebut Kelompok Kerupuk Kuin Utara. Kolaborasi diharapkan dapat membuka peluang untuk saling berbagi informasi, pengalaman, dan potensi pengembangan usaha, termasuk dalam aspek produksi, pemasaran, dan pengembangan produk.

Pembangunan komunitas UKM juga menjadi bagian penting dari upaya mendorong kemandirian mitra. Dengan adanya ruang komunikasi dan jejaring yang lebih terorganisasi, pelaku usaha diharapkan tidak hanya berkembang secara individual, tetapi juga dapat membangun kekuatan bersama sebagai komunitas usaha lokal.

Kegiatan kemudian diarahkan pada implementasi kesepakatan dan penguatan komunikasi antar-mitra. Penguatan komunitas UKM Kerupuk Kuin Utara diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan program PKM. Setelah program selesai, mitra didorong untuk melanjutkan komunikasi, mempertahankan kerja sama, serta mengembangkan bentuk kolaborasi baru sesuai kebutuhan dan peluang usaha.

Melalui kegiatan ini, pembangunan komunitas menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat keberlanjutan UKM lokal. Kolaborasi antar-pelaku usaha diharapkan dapat menjadi kekuatan bersama untuk mendorong pertumbuhan, inovasi, dan kemandirian UKM Kerupuk Kuin Utara.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan melalui hibah BIMA skema PKM dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, DPPM Tahun 2026 dengan Nomor SPPK: 106/C3/DT.05.00/PM/2026 dan Nomor DIPA: SP DIPA-139.04.1.693320/2026

(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA