BANJARBARUEMAS.COM – Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari dua perguruan tinggi di Kalimantan Selatan. Pada 2026, kelurahan ini menerima KKN Tematik Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan KKN Tematik Universitas Achmad Yani (UVAYA) Banjarmasin yang berfokus pada penguatan administrasi TP PKK dan Kampung KB.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, mulai dari pengelolaan lingkungan, peningkatan pelayanan publik, hingga pemberdayaan keluarga.
Lurah Landasan Ulin Tengah, H.M. Faisal Rizal, mengatakan kehadiran mahasiswa menjadi energi baru dalam mendukung pembangunan di tingkat kelurahan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perguruan tinggi.
“Saya mewakili seluruh warga dan perangkat Kelurahan Landasan Ulin Tengah menyampaikan apresiasi dan menyambut hangat kehadiran adik-adik mahasiswa beserta dosen pembimbing. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian generasi muda terhadap persoalan lingkungan, penguatan TP PKK, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Faisal.
Sebelum pelaksanaan KKN, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) lebih dahulu menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Landasan Ulin Tengah. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tematik Lingkungan Hidup, Selvi Annisa, mengundang pihak kelurahan mengikuti pembukaan dan koordinasi KKN secara daring. Selanjutnya, pada Senin (6/7/2026), Selvi bersama sembilan mahasiswa perwakilan dari tiga kelompok berkunjung ke kantor kelurahan untuk memperkenalkan mahasiswa sekaligus memaparkan rencana program kerja.
Sebelum diterjunkan ke masyarakat, mahasiswa juga melaksanakan survei lapangan pada 3–10 Juli 2026 untuk memetakan kondisi wilayah, potensi, serta berbagai persoalan lingkungan yang dihadapi warga. Hasil survei tersebut menjadi dasar penyusunan program kerja agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin setiap program KKN benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah kelurahan dan survei lapangan menjadi langkah awal agar kegiatan yang dilaksanakan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” kata Selvi.
KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM berlangsung mulai 13 Juli hingga 15 Agustus 2026 dengan melibatkan 39 mahasiswa yang terbagi dalam tiga kelompok. Mahasiswa berasal dari berbagai disiplin ilmu, di antaranya Kehutanan, Teknik Lingkungan, Biologi, Kimia, Matematika, Statistika, Ilmu Komputer, Farmasi, Pertanian, hingga Ilmu Kelautan.
Selama masa pengabdian, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program yang berfokus pada pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi pembuatan lubang biopori, budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), pelatihan daur ulang sampah plastik, penyediaan tempat sampah terpilah, edukasi lingkungan bagi anak-anak PAUD, pelatihan pembuatan jamu TOGA, eco enzyme, pembentukan Bank Sampah, hingga Gerakan Satu Rumah Satu Tanaman.
Selain itu, mahasiswa akan mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah rumah tangga dengan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) melalui pelatihan pembuatan ecobrick, vertical garden, serta berbagai produk kreatif berbahan limbah plastik.
Program lainnya meliputi Gerakan Satu Rumah Satu Komposter, gotong royong bersama masyarakat, penanaman pohon, pembangunan Zero Waste Corner sebagai pusat edukasi lingkungan, hingga penyusunan kajian sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang diharapkan menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah kelurahan dalam pengambilan kebijakan lingkungan.
Khusus Kelompok 4, mahasiswa menghadirkan empat program unggulan, yaitu SAPA (Sadar Pengelolaan Sampah), PILAR (Pilah dan Kelola Sampah dengan Benar), ECOACTION (Eco Enzyme for Community Action), serta edukasi pemanfaatan sampah anorganik bagi anak-anak sekolah. Seluruh program tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus mendorong terciptanya produk yang memiliki nilai ekonomi.
Selain ULM, Kelurahan Landasan Ulin Tengah juga menerima KKN Universitas Achmad Yani (UVAYA) Banjarmasin yang berlangsung pada 29 Juni hingga 31 Juli 2026. Berbeda dengan ULM, mahasiswa UVAYA berfokus pada penguatan administrasi pemerintahan, TP PKK, dan Kampung KB.
Selama satu bulan pengabdian, mahasiswa UVAYA membantu pelayanan administrasi surat-menyurat di kantor kelurahan, menyusun administrasi dan program kerja TP PKK Tahun 2026, mendampingi kegiatan belajar di TK dan PAUD bersama Pokja II PKK, melaksanakan Jumat Bersih, menggelar Cerdas Cermat Ibu PKK, serta menyelesaikan pembangunan Website Kampung KB sebagai media informasi digital mengenai keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.
Faisal menilai kehadiran dua perguruan tinggi dengan fokus yang berbeda justru saling melengkapi. Program lingkungan hidup yang dibawa ULM berpadu dengan penguatan administrasi dan digitalisasi pelayanan dari UVAYA sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa tidak hanya meninggalkan program kerja, tetapi juga semangat gotong royong, inovasi, dan kepedulian kepada masyarakat. Semoga apa yang dikerjakan selama KKN menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi warga. Pemerintah Kelurahan Landasan Ulin Tengah akan selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan dunia pendidikan demi mewujudkan pelayanan yang semakin baik, lingkungan yang lebih bersih, dan masyarakat yang semakin maju,” pungkas Faisal.(be)
91
Tidak ada komentar