BANJARBARUEMAS.COM – Upaya membangun keluarga yang tangguh, harmonis, dan bebas dari kekerasan terus diperkuat di Kecamatan Liang Anggang. Melalui Pertemuan Rutin Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Liang Anggang yang dirangkai dengan Sosialisasi Penanggulangan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), para kader PKK dibekali pemahaman dan kemampuan untuk menjadi garda terdepan dalam mencegah serta menangani persoalan kekerasan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Liang Anggang, Kamis (11/6/2026), tersebut dihadiri seluruh pengurus dan kader TP PKK Kecamatan Liang Anggang serta TP PKK kelurahan se-Kecamatan Liang Anggang. Pertemuan rutin ini menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi program kerja, sekaligus meningkatkan kapasitas kader dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Salah satu fokus utama kegiatan adalah sosialisasi penanggulangan KDRT yang dinilai masih menjadi tantangan serius dalam upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas. Para kader diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kekerasan dalam rumah tangga, baik fisik, psikis, seksual, maupun penelantaran, serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila menemukan atau menerima laporan dugaan KDRT di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, kader PKK diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat hingga tingkat keluarga. Pengetahuan yang diperoleh selama sosialisasi diharapkan dapat diteruskan kepada warga di lingkungan masing-masing sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini.
Selain itu, kader PKK juga diharapkan mampu menjadi pendamping awal bagi korban serta membantu menghubungkan korban dengan pihak-pihak yang berwenang agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Pada kesempatan tersebut, peserta juga mendapatkan informasi bahwa Puskesmas Kecamatan Liang Anggang telah membuka layanan penanganan KDRT, baik untuk korban kekerasan fisik maupun mereka yang mengalami dampak psikologis atau gangguan kesehatan mental akibat kekerasan. Layanan tersebut terutama ditujukan bagi perempuan dan anak yang menjadi kelompok paling rentan menjadi korban.
Keberadaan layanan ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat untuk memperoleh akses perlindungan, pendampingan, serta penanganan kesehatan secara menyeluruh tanpa harus menunggu kondisi semakin berat.
Pertemuan rutin TP PKK ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kader PKK, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, dan berbagai unsur masyarakat dalam mendukung penyelesaian berbagai persoalan sosial yang masih terjadi di Kota Banjarbaru.
Camat Liang Anggang, Lia Astuti, menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Liang Anggang menginisiasi dan mendukung penuh kegiatan tersebut karena keluarga merupakan fondasi utama dalam pembangunan masyarakat.
“Kami menginisiasi dan mendukung kegiatan ini karena keluarga merupakan pondasi pertama dalam struktur masyarakat. Keluarga yang berkualitas akan melahirkan masyarakat yang sejahtera. Karena itu, berbagai persoalan sosial yang terjadi perlu ditangani melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah kecamatan yang menjadi unsur pemerintahan paling dekat dengan masyarakat,” ujar Lia Astuti.
Menurutnya, peran kader PKK sangat strategis karena berada di tengah-tengah masyarakat dan memiliki akses langsung kepada keluarga sebagai unit terkecil dalam kehidupan sosial.
Pertemuan dan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta membangun kesadaran masyarakat agar tidak menoleransi segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga.
“Ke depan kami berharap para kader PKK terus berperan aktif melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Melalui kebersamaan dan kolaborasi, kita dapat mewujudkan keluarga yang berkualitas, masyarakat yang sejahtera, serta mendukung terwujudnya Banjarbaru Emas,” pungkas Lia Astuti.(be)
173
Tidak ada komentar