Silaturahmi Kebangsaan di Tanah Banjar, Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby Dampingi Ketua MPR Ziarahi Ulama dan Kenalkan Kearifan Lokal

waktu baca 3 menit
Jumat, 30 Jan 2026 08:08 305 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM – Rangkaian Silaturahmi Kebangsaan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani di Kalimantan Selatan berlangsung khidmat dan sarat makna. Dalam kunjungan kerja tersebut, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby tampak mendampingi langsung, menautkan agenda kebangsaan dengan nilai keagamaan serta kearifan lokal masyarakat Banjar, Kamis (29/1/2026) siang.

Sebelum mengawali agenda kunjungan ke sejumlah lokasi strategis, Wali Kota Banjarbaru terlebih dahulu mengajak Ketua MPR RI singgah di Waroeng Bandjar, rumah makan bernuansa kafe di Jalan Pangeran Suriansyah, Kelurahan Mentaos, Banjarbaru Utara. Di tempat ini, Ahmad Muzani diperkenalkan dengan ragam kuliner khas Banjar sebagai bagian dari penyambutan sekaligus pengenalan budaya lokal.

Beragam menu tradisional tersaji dalam suasana santai namun hangat, mulai dari nasi kuning, soto Banjar, nasi sop, hingga lontong yang mengawali pertemuan tersebut. Keakraban kian terasa ketika Ketua MPR RI Ahmad Muzani menikmati hidangan penutup khas Banjar berupa lupis dan durian yang disajikan dengan kuah sarikaya kental. Ia menyantapnya mengikuti kebiasaan, mencelupkan potongan kue ke dalam kuah durian dan sarikaya sebelum disantap, menghadirkan nuansa kebersamaan yang mencairkan perjumpaan sejak awal rangkaian kunjungan.

Usai singgah, rombongan melanjutkan agenda utama dengan mengunjungi Pondok Pesantren Darussalam Martapura, salah satu pesantren tertua dan terbesar di Kalimantan. Di lembaga pendidikan Islam yang telah melahirkan banyak ulama dan pemimpin umat ini, Ketua MPR RI menegaskan pentingnya peran pesantren dalam menjaga moralitas bangsa sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Dalam pertemuan bersama pengasuh pesantren dan para tokoh agama, Ahmad Muzani menekankan perlunya sinergi yang kokoh antara umara dan ulama. Menurutnya, persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hanya dapat dirawat melalui kolaborasi berkelanjutan antara kepemimpinan formal dan otoritas moral, terutama di tengah dinamika sosial yang terus berubah.

“Kunjungan Ketua MPR RI memiliki makna strategis bagi daerah. Tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat semakin mengokohkan kerja sama dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para tokoh agama.

“Kehadiran Ketua MPR RI ini mencerminkan perhatian pemerintah pusat terhadap daerah, sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal yang selama ini menjadi karakter kuat masyarakat Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Rangkaian silaturahmi kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam para ulama kharismatik Banjar. Ziarah pertama dilakukan ke Makam Abah Guru Sekumpul, K.H. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, di Kompleks Ar-Raudhah, Martapura. Sosok ulama kharismatik ini dikenal luas sebagai magnet spiritual yang menyatukan jutaan jamaah lintas daerah dan generasi.

Perjalanan berlanjut ke Astambul, Kabupaten Banjar, untuk berziarah ke makam Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, ulama besar penulis kitab Sabilal Muhtadin. Kiprah Syekh Arsyad dalam pengembangan ilmu fikih Islam menjadikannya figur sentral dalam sejarah keilmuan Islam di Kalimantan dan Asia Tenggara.

Turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan, Hj. Mariana dan H. M. Rofiqi.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA