Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby Tegaskan Energi sebagai Hak Dasar, Program Light Up The Dream Percepat Pemerataan
waktu baca 3 menit
Rabu, 4 Mar 2026 08:20 250 Banjarbaru Emas 2
Foto : Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, memberikan sambutan pada kegiatan penyalaan simbolis Program Light Up The Dream di Banjarbaru, Rabu (4/3/2026).(BE) mas
BANJARBARUEMAS.COM — Pemerataan akses energi kembali ditegaskan sebagai fondasi pembangunan kota. Pemerintah Kota Banjarbaru bersama PT PLN (Persero) memperkuat sinergi melalui pelaksanaan Program Light Up The Dream (LUTD), yang menghadirkan sambungan listrik bagi masyarakat pra sejahtera pada momentum Ramadan, Rabu (4/3/2026).
Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menyampaikan bahwa kehadiran listrik bukan sekadar pemenuhan kebutuhan teknis, melainkan bagian dari upaya menghadirkan keadilan sosial dan peningkatan kualitas hidup warga.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada PLN atas program yang sangat bermanfaat ini. Light Up The Dream bukan hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat baru bagi masyarakat, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ujar Lisa Halaby.
Di Banjarbaru, penyalaan simbolis dilakukan di rumah Titin Kurniawan. Bagi keluarga penerima manfaat, aliran listrik yang kini terpasang secara mandiri menjadi titik balik penting, mengubah ruang tinggal yang sebelumnya redup menjadi lebih produktif dan layak huni.
Akses listrik merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan manusia. Listrik menopang aktivitas pendidikan melalui penerangan yang memadai, mendukung kesehatan lewat akses informasi dan penyimpanan pangan, serta membuka peluang ekonomi rumah tangga berbasis usaha mikro. Tanpa listrik, rantai produktivitas warga terputus sejak senja tiba.
Wali Kota menegaskan bahwa energi adalah kebutuhan dasar yang memengaruhi hampir seluruh dimensi kehidupan. “Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak warga yang merasakan manfaat pembangunan dan peningkatan kualitas hidup,” katanya.
Pemerintah Kota Banjarbaru, lanjutnya, siap memperluas kolaborasi agar seluruh warga menikmati terang yang sama. “Semoga cahaya yang dinyalakan hari ini membawa keberkahan dan masa depan yang lebih baik bagi kita semua,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menjelaskan bahwa Light Up The Dream merupakan inisiatif sosial yang bersumber dari donasi sukarela karyawan PLN Group. Program ini tidak menggunakan anggaran korporasi, melainkan lahir dari empati insan PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya.
“Sejak diinisiasi pada 2023, program ini telah menghadirkan listrik bagi 953 rumah keluarga pra sejahtera di wilayah Kalselteng,” ungkap Iwan.
Pada Ramadan tahun ini, PLN menyalakan 40 rumah di wilayah Kalselteng dengan rincian: UP3 Banjarmasin 7 rumah, UP3 Barabai 14 rumah, UP3 Tanah Bumbu 3 rumah, UP3 Palangkaraya 5 rumah, UP3 Kuala Kapuas 6 rumah, serta UP3 Pangkalan Bun 5 rumah.
Secara nasional, pada 4 Maret 2026, program ini melaksanakan penyambungan listrik serentak bagi sekitar 2.150 keluarga pra sejahtera dalam satu hari. Sejak dimulai pada 2020, lebih dari 44.000 rumah di seluruh Indonesia telah memperoleh akses listrik melalui LUTD.
Data tersebut menunjukkan bahwa intervensi berbasis kolaborasi, antara pemerintah daerah dan BUMN, mampu mempercepat target elektrifikasi sekaligus mempersempit kesenjangan energi.
Bagi Banjarbaru, sinergi ini tidak berhenti pada seremoni penyalaan. Ia menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerataan layanan dasar, memastikan bahwa pertumbuhan kota berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup seluruh warganya, tanpa terkecuali.(be)
Tidak ada komentar