Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby Resmikan Program Ketahanan Pangan SD, Perkuat Percontohan Nasional ASRI

waktu baca 3 menit
Rabu, 4 Mar 2026 00:50 283 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Kota Banjarbaru menegaskan perannya sebagai daerah percontohan nasional Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dengan meluncurkan program ketahanan pangan tingkat Sekolah Dasar di SDN 1 Mentaos, Selasa (3/3/2026). Program ini menjadi bagian dari strategi memperkuat pendidikan kewirausahaan dan kedaulatan pangan sejak usia dini.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, melalui penanaman bibit secara simbolis bersama Kepala Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan para siswa. Kegiatan tersebut sekaligus menandai dimulainya implementasi program yang akan diterapkan secara bertahap di seluruh sekolah dasar di Kota Banjarbaru.

Program ketahanan pangan ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, saat kunjungannya ke Banjarbaru bulan lalu. Inisiatif tersebut sejalan dengan program strategis Pemerintah Republik Indonesia dalam menjaga kedaulatan pangan nasional serta memperkuat peran daerah dalam mendukung ketahanan pangan berbasis komunitas pendidikan.

Wali Kota Lisa Halaby menegaskan, pendidikan pengelolaan tanaman sejak dini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menghadirkan pembelajaran praktis dan berkelanjutan.

“Harapannya, para guru dan anak-anak mendapatkan pembelajaran praktis tentang pemeliharaan tanaman, sehingga apa yang ditanam hari ini benar-benar memberikan manfaat nyata,” ujar Lisa.

Ia menambahkan, kebijakan ini ke depan akan diwajibkan bagi seluruh sekolah di Banjarbaru dengan dukungan teknis dari penyuluh pertanian. Pendampingan tersebut dimaksudkan untuk memastikan pengelolaan tanaman berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kita akan dorong seluruh sekolah untuk menerapkan hal yang sama dan memberikan edukasi melalui pendampingan penyuluh pertanian,” katanya.

Selain meresmikan program ketahanan pangan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk memantau proses belajar mengajar selama Ramadhan 1447 Hijriah, meninjau fasilitas pendidikan, serta memastikan kelancaran pembagian program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa.

Sebagaimana diketahui, per Februari–Maret 2026, Banjarbaru didorong oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri menjadi daerah percontohan nasional Gerakan Indonesia ASRI. Gerakan ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan tertata melalui sinergi pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, serta partisipasi aktif masyarakat.

Secara konseptual, ASRI mencakup empat pilar utama: Aman (lingkungan tertib dan kondusif), Sehat (mendukung kesehatan fisik dan mental), Resik (pengelolaan sampah terpadu dan budaya bersih), serta Indah (penataan ruang publik yang estetis dan mendukung pariwisata). Implementasinya dilakukan melalui kerja bakti serentak, pengurangan sampah plastik, gerakan zero waste, hingga edukasi lingkungan di sektor pendidikan.

Dengan penguatan program ketahanan pangan di sekolah dasar, Banjarbaru sedang membangun fondasi kemandirian dan literasi pangan generasi muda. Pemerintah Kota berharap langkah ini menjadi model praktik baik yang dapat direplikasi di daerah lain dalam kerangka Gerakan Indonesia ASRI.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA