Pimpin Gerakan Zakat ASN, Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby Perkuat Fondasi Moral Pembangunan Banjarbaru

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Mar 2026 05:24 211 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan arah pembangunan yang berbasis penguatan nilai spiritual dan solidaritas sosial. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Keteladanan Pimpinan dalam Berzakat yang digelar Baznas Kota Banjarbaru di Aula Gawi Sabarataan, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan yang sarat pesan moral itu dihadiri langsung Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, didampingi Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni. Turut hadir para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), kepala badan, camat, dan lurah se-Kota Banjarbaru. Kehadiran lengkap jajaran pimpinan ini menegaskan komitmen kolektif pemerintah daerah dalam memperkuat gerakan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.

Ketua Baznas Kota Banjarbaru, Hj. Hafidah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi para pimpinan daerah yang meluangkan waktu untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Menurut dia, keterlibatan langsung para pemimpin memiliki arti penting sebagai teladan bagi aparatur dan masyarakat.

“Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, rezeki yang banyak dan halal, serta keberkahan dunia dan akhirat,” ujarnya.

Ia menambahkan, optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian zakat menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas manfaat bagi mustahik, khususnya masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi rentan.

Dalam arahannya, Wali Kota Erna Lisa Halaby menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban individual, melainkan instrumen sosial yang memiliki dampak luas terhadap pengentasan kemiskinan. Ia mengimbau seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru untuk menunaikan zakat melalui amil zakat resmi agar pengelolaannya transparan, akuntabel, dan profesional.

“Oleh karena itu, ulun menghimbau untuk menunaikan zakat melalui amil zakat resmi, agar dapat dikelola dengan profesional dan teratur,” katanya di hadapan peserta kegiatan.

Menurut Lisa, penguatan tata kelola zakat melalui Baznas merupakan bagian dari sinergi antara nilai keagamaan dan kebijakan publik. Dana zakat yang terhimpun diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, termasuk dalam bentuk bantuan konsumtif maupun program pemberdayaan produktif.

Ia menekankan, pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya diukur dari capaian fisik seperti jalan, gedung, dan fasilitas publik, tetapi juga dari kemampuan pemerintah membangun kepedulian, keadilan sosial, serta rasa tanggung jawab bersama.

“Kami berharap dana zakat yang dihimpun Baznas Kota Banjarbaru dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan,” pungkas Wali Kota Erna Lisa.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA