Di Balik Papan Lapuk Cempaka, Wali Kota Lisa Menyalakan Harapan

waktu baca 3 menit
Sabtu, 11 Apr 2026 01:09 189 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM – Di antara deretan rumah kayu yang berdiri rapat di RT 023 RW 008, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, sebuah pintu kayu lapuk terbuka pelan, Jumat (10/4/2025). Di baliknya, dinding papan yang mulai renggang dan lantai yang tak lagi rata menjadi saksi keterbatasan yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Melalui Dinas Perumahan dan Permukiman, pemerintah kota melaunching bantuan sosial perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), program yang dirancang sebagai stimulan perbaikan hunian bagi warga berpenghasilan rendah. Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, turun langsung meninjau salah satu rumah penerima bantuan.

Wali Kota Lisa hadir langsung di lokasi. Ia menyusuri lorong sempit, meninjau atap yang mulai melendut, ventilasi yang minim, serta sanitasi yang belum memadai. Di beberapa sudut rumah, cahaya matahari hanya menembus melalui celah-celah papan yang retak, memperlihatkan kondisi hunian yang jauh dari kata layak.

Program RTLH adalah upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga sangat menentukan kesehatan penghuninya. Hunian dengan sirkulasi udara buruk, sanitasi tidak layak, dan instalasi listrik yang tidak aman dapat meningkatkan risiko penyakit, gangguan pernapasan, hingga kecelakaan di dalam rumah.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga yang menerimanya dan semoga bisa meningkatkan kesehatan, keselamatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Banjarbaru. Ini akan menyasar kepada masyarakat yang benar-benar tepat sasaran,” ujar Wali Kota Lisa.

Ia menegaskan, bantuan ini bersifat stimulan memicu perbaikan struktur utama rumah agar memenuhi standar minimum kelayakan, termasuk penguatan konstruksi, perbaikan atap dan lantai, serta pembangunan fasilitas sanitasi seperti toilet yang lebih sehat.

“Hari ini ada 5 buah rumah di Kelurahan Cempaka. Untuk total tahun 2026 ini sebanyak 100 rumah tersebar di Banjarbaru yang akan mendapatkan program ini,” jelasnya.

Angka itu menunjukkan pendekatan bertahap. Dalam skema pembangunan perumahan berbasis APBD, keterbatasan anggaran kerap menjadi tantangan. Karena itu, penentuan sasaran dilakukan melalui verifikasi lapangan agar tepat guna dan tepat sasaran.

Di Cempaka, sebagian besar rumah berdiri sebagai warisan keluarga.

“Rata-rata rumah warga di sini adalah rumah warisan turun-temurun dari orang tua mereka,” kata Wali kota Lisam

Rumah-rumah kayu yang dibangun puluhan tahun silam kini menghadapi persoalan usia material. Kayu lapuk, rangka atap melemah, dan instalasi listrik yang dipasang tanpa standar teknis modern meningkatkan risiko kebakaran.

Data kebencanaan lokal menunjukkan, permukiman padat dengan instalasi listrik tidak tertata menjadi salah satu faktor dominan kebakaran rumah tangga. Karena itu, dalam kunjungannya, wali kota turut mengingatkan aspek mitigasi risiko.

“Kita harus selalu memastikan kompor dalam kondisi mati setelah digunakan, tidak menumpuk penggunaan stop kontak, serta rutin memeriksa kondisi kabel dan instalasi listrik,” pesannya. Warga juga diminta waspada saat meninggalkan rumah dengan memastikan seluruh peralatan dalam keadaan aman.

Imbauan tersebut bukan tanpa alasan. Di kawasan dengan kepadatan tinggi dan jarak antarbangunan yang sempit, api dapat menjalar dalam hitungan menit.

Ketua RT 023 RW 008, Khairullah, menyambut program ini dengan rasa syukur. Ia memahami betul kondisi warganya yang masih bergelut dengan keterbatasan ekonomi dan kualitas hunian.

“Saya atas nama warga di sini mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya. Semoga bantuan bisa menyasar lagi kepada warga yang sangat membutuhkan,” ucapnya.

Ia berharap kuota program terus ditingkatkan.
“Karena di Kelurahan Cempaka ini masih banyak pemukiman yang kumuh termasuk masalah kesehatannya juga. Khusus di RT 023 saya akan berusaha menyampaikan kebutuhan warga saya kepada pemerintah semoga kebutuhan warga bisa terealisasikan,” tambahnya.

Di ujung kunjungan, Wali Kota Lisa kembali menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memastikan program berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran. Di antara papan-papan tua yang akan segera diganti, harapan itu kini mulai menemukan bentuknya pelan, tetapi pasti.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA