BANJARBARUEMAS.COM — Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby mengajak masyarakat Banjarbaru dan Kalimantan Selatan memberikan dukungan penuh kepada Quena Aurora Fika, putri asal Banjarbaru yang menjadi satu-satunya wakil Kalimantan Selatan pada babak semifinal Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara ke-11 Tahun 2026.
Dukungan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting yang dapat mengantarkan Quena melangkah ke babak final. Lebih dari itu, keberhasilan putri daerah di ajang nasional tersebut diyakini akan turut mengangkat citra Banjarbaru dan Kalimantan Selatan melalui promosi budaya, ekonomi kreatif, UMKM, hingga sektor pariwisata.
“Tentu saja dengan satu ketikan, satu pilihan, like dan share Quena akan sangat berdampak baik kepada kemajuan ekonomi kreatif, UMKM, bahkan pariwisata yang ada di Kota Banjarbaru dan Kalimantan Selatan. Dukungan masyarakat akan menjadi energi bagi Quena sekaligus menjadi cara kita memperkenalkan Banjarbaru sebagai kota yang kaya budaya, kreatif, dan mampu melahirkan generasi muda berprestasi,” ujar Lisa.
Ajakan itu disampaikan di tengah perjalanan Quena yang kini memasuki tahap krusial. Setelah berhasil lolos sebagai salah satu dari 50 semifinalis terbaik dari seluruh Indonesia, ia akan menjalani penilaian lanjutan sebelum pengumuman finalis pada 14 Agustus 2026. Peserta yang lolos selanjutnya akan mengikuti karantina dan tampil pada Grand Final Putra Putri Batik Nusantara 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Ajang Putra Putri Batik Nusantara merupakan kompetisi tingkat nasional yang bertujuan melahirkan generasi muda sebagai duta pelestarian batik Indonesia. Para peserta tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga kemampuan komunikasi, kepemimpinan, wawasan budaya, kecintaan terhadap batik, serta komitmen mempromosikan warisan budaya Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Perjalanan Panjang Menuju Panggung Nasional
Keberhasilan Quena melangkah ke semifinal bukanlah pencapaian yang datang secara tiba-tiba.
Gadis asal Banjarbaru itu telah membangun rekam jejak prestasi sejak beberapa tahun terakhir melalui berbagai ajang pengembangan diri, kebudayaan, dan kreativitas.
Namanya mulai dikenal ketika mengikuti Pemilihan Nanang Galuh Banjarbaru 2024. Dalam ajang tersebut, Quena berhasil meraih gelar Galuh Favorit Banjarbaru 2024, penghargaan yang diberikan berdasarkan apresiasi masyarakat terhadap kepribadian, kemampuan komunikasi, dan karakter peserta.
Tak berhenti di situ, ia juga dinobatkan sebagai Galuh Wakil V Banjarbaru 2024, menegaskan kapasitasnya sebagai salah satu duta budaya muda Kota Banjarbaru.
Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk mengasah kemampuan berbicara di depan publik, kepemimpinan, serta pemahaman terhadap budaya daerah yang kini membawanya bersaing di tingkat nasional.
Di bidang kreativitas dan olahraga, Quena juga aktif sebagai anggota tim DBL Dance Competition musim 2024–2025 yang mewakili SMAN 1 Banjarbaru pada kompetisi tingkat Kalimantan Selatan. Penampilannya bersama tim turut mengantarkan dirinya masuk sebagai Nominee Voting DBL ID, menunjukkan konsistensinya dalam mengembangkan bakat sekaligus membangun karakter sebagai generasi muda yang kreatif.
Di luar berbagai kompetisi tersebut, Quena terus menjalankan perannya sebagai duta budaya muda melalui media sosial. Ia aktif memperkenalkan batik kepada generasi muda, membagikan makna di balik berbagai motif batik, sekaligus mengajak anak-anak muda agar bangga mengenakan batik sebagai identitas bangsa.
Perjalanan panjang itulah yang akhirnya mengantarkan Quena dipercaya menjadi wakil Kalimantan Selatan pada Putra Putri Batik Nusantara 2026.
Seleksi Tak Hanya Ditentukan Voting
Orang tua Quena, M. Firmansyah, mengatakan perjuangan putrinya masih jauh dari selesai.
Menurutnya, proses seleksi pada ajang Putra Putri Batik Nusantara berlangsung sangat ketat. Voting masyarakat memang menjadi salah satu komponen penilaian, tetapi bukan satu-satunya penentu.
Seluruh semifinalis juga diwajibkan mengikuti berbagai tahapan seleksi yang menguji kemampuan intelektual, karakter, kreativitas, hingga wawasan budaya.
“Banyak macam seleksi, mulai dari diskusi via Zoom, pertunjukan bakat, psikotes, wawancara, hingga uji wawasan batik. Salah satu penentunya juga lewat vote,” terang Firmansyah kepada Banjarbaruemas.com, Selasa (4/8/2026).
Karena itu, ia berharap masyarakat Banjarbaru dan Kalimantan Selatan dapat bersama-sama memberikan dukungan agar Quena mampu melaju ke babak final.
Batik Adalah Warisan yang Harus Dijaga
Bagi Quena, mengikuti Putra Putri Batik Nusantara bukan sekadar mengejar prestasi atau mengenakan busana tradisional di atas panggung.
Ia memandang batik sebagai warisan budaya yang menyimpan nilai sejarah, identitas, sekaligus jati diri bangsa Indonesia.
Pandangan itu tercermin saat Quena mengenakan batik bermotif Sekar Jagad dalam salah satu rangkaian kegiatan kompetisi.
“Batik bukan sekadar selembar kain, melainkan sebuah kisah yang diwariskan dari generasi ke generasi. Sekar Jagad melambangkan keindahan dalam keberagaman serta harmoni yang menyatukan kita sebagai satu bangsa. Seperti motifnya yang unik, Indonesia bersinar melalui kekayaan budaya, tradisi, dan masyarakatnya. Merupakan sebuah kehormatan bagi saya dapat menjadi bagian dari perjalanan Putra Putri Batik Nusantara. Semoga kita terus melestarikan, menghargai, dan dengan bangga memperkenalkan keindahan batik Indonesia kepada dunia,” ujar Quena.
Pilihan mengenakan motif Sekar Jagad pun bukan tanpa alasan.
Motif batik klasik yang berkembang dari tradisi batik Surakarta dan Yogyakarta itu memiliki filosofi tentang keberagaman yang hidup berdampingan dalam harmoni. Kata Sekar berarti bunga, sedangkan Jagad berarti dunia atau alam semesta. Sebagian budayawan juga mengaitkan kata Sekar dengan istilah Belanda kaart yang berarti peta.
Coraknya menyerupai gugusan pulau-pulau yang saling berdampingan dengan beragam ornamen seperti kawung, parang, truntum, flora, hingga fauna. Perpaduan itu menjadi simbol bahwa perbedaan budaya, suku, dan tradisi justru membentuk keindahan Indonesia sebagai satu bangsa.
Filosofi tersebut sejalan dengan semangat yang dibawa Quena sebagai representasi generasi muda Banjarbaru, yakni menjaga budaya sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas melalui cara-cara yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dukungan untuk Putri Daerah
Keikutsertaan Quena Aurora Fika di Putra Putri Batik Nusantara 2026 menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Perjalanannya mencerminkan semangat generasi muda Banjarbaru yang berani tampil, berprestasi, dan menjadikan budaya sebagai identitas.
Kini, harapan itu berada di tangan masyarakat. Setiap suara yang diberikan bukan hanya menjadi dukungan bagi Quena untuk melangkah ke grand final, tetapi juga menjadi dukungan bagi Banjarbaru dan Kalimantan Selatan agar semakin dikenal melalui kekayaan budaya, kreativitas generasi mudanya, serta warisan batik Indonesia yang terus dijaga dan dilestarikan.(be)
Masyarakat yang ingin memberikan dukungan kepada Quena dapat memberikan suara melalui laman resmi penyelenggara di:
https://votera.id/s/f/FID0007924
217
Tidak ada komentar