BANJARBARUEMAS.COM — Pemerintah Kota Banjarbaru mengintensifkan koordinasi lintas sektor menjelang rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Banjarbaru. Kunjungan tersebut dinilai strategis karena berkaitan langsung dengan agenda nasional di bidang pembangunan sumber daya manusia, penguatan layanan publik, serta perhatian pemerintah pusat terhadap daerah.
Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menegaskan bahwa seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus bekerja secara terpadu dan profesional agar setiap agenda kenegaraan dapat terlaksana dengan baik, aman, dan memberi kesan positif.
“Kunjungan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto ke Banjarbaru membawa misi kebijakan dan program nasional. Karena itu, seluruh jajaran pemerintah daerah harus memastikan kesiapan teknis, pelayanan publik, serta pengamanan berjalan optimal,” ujar Erna Lisa Halaby.
Ia menambahkan, kesiapan yang dimaksud mencakup kondisi infrastruktur, kebersihan lingkungan, kelancaran lalu lintas, kesiapan petugas pelayanan, hingga antisipasi terhadap kondisi cuaca dan potensi kerawanan di lapangan.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar rapat koordinasi lintas instansi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni. Rapat tersebut diikuti oleh perwakilan SKPD, unsur TNI-Polri, instansi vertikal, serta pihak terkait lainnya.
Sirajoni menjelaskan, rapat koordinasi membahas secara rinci berbagai aspek persiapan, mulai dari penentuan dan penataan lokasi kunjungan, kesiapan fasilitas kesehatan dan tenaga medis, sistem pengamanan terpadu, hingga dukungan sarana dan prasarana penunjang kegiatan Presiden RI.
“Beberapa titik telah kami siapkan sebagai lokasi kunjungan, di antaranya Sekolah Rakyat, lokasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta sejumlah kawasan yang berpotensi menjadi perhatian khusus Presiden, termasuk wilayah yang sebelumnya terdampak banjir,” kata Sirajoni.
Menurut dia, peninjauan ke lokasi-lokasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran langsung kepada Presiden mengenai implementasi program nasional di daerah, sekaligus kondisi riil masyarakat Banjarbaru.
Salah satu agenda utama yang menjadi fokus pembahasan adalah rencana ground breaking proyek Sekolah Rakyat. Proyek ini dipandang sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Untuk memastikan kelancaran agenda tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru telah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), instansi teknis terkait, serta pihak ketiga sebagai pendukung pelaksanaan kegiatan.
Selain aspek teknis pembangunan, rapat koordinasi juga menekankan pentingnya sinkronisasi dengan tim protokoler kepresidenan, termasuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Koordinasi ini mencakup pengaturan alur kedatangan Presiden, tata acara, pengamanan lokasi, serta pengendalian aktivitas masyarakat di sekitar area kunjungan.
“Kami memastikan seluruh prosedur dan standar pengamanan dipatuhi. Sinergi dengan Paspampres dan unsur keamanan lainnya menjadi prioritas agar kegiatan berlangsung aman dan tertib,” ujar Sirajoni.
Ia juga menambahkan bahwa Pemkot Banjarbaru menyiapkan dukungan layanan kesehatan, transportasi, dan logistik secara menyeluruh, termasuk penempatan ambulans, kesiapsiagaan tenaga medis, serta pengaturan jalur lalu lintas.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap kunjungan Presiden Prabowo Subianto tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan daerah, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Banjarbaru.(be)