Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby Turun ke Lokasi Banjir, Pastikan Pengungsi Aman dan Kebutuhan Dasar Terpenuhi
waktu baca 3 menit
Selasa, 6 Jan 2026 06:13 253 Banjarbaru Emas 2
Foto: Wali Kota Lisa Halaby meninjau langsung kondisi pengungsian, berdialog dengan warga, serta memastikan ketersediaan logistik dan layanan dasar berjalan dengan baik
BANJARBARUEMAS.COM — Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Banjarbaru dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah wilayah tergenang dan memaksa sebagian warga mengungsi. Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir, Senin (5/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Ketua TP PKK Kota Banjarbaru H. Riyandi Hidayat, pimpinan SKPD terkait, serta unsur perbankan daerah. Peninjauan dimulai dari Kantor Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, yang difungsikan sebagai posko induk pengungsian masyarakat terdampak banjir, khususnya warga dari kawasan Tambak Buluh.
Di lokasi ini, Wali Kota Lisa Halaby meninjau langsung kondisi pengungsian, berdialog dengan warga, serta memastikan ketersediaan logistik dan layanan dasar berjalan dengan baik. Ia juga menyerahkan bantuan berupa 50 dus mi instan dan 50 paket beras masing-masing seberat lima kilogram. Selain itu, turut disalurkan paket sembako yang bersumber dari program Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel.
“Saya cukup prihatin melihat kondisi banjir yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi. Beberapa masyarakat terpaksa harus mengungsi demi keselamatan. Hari ini kami menyalurkan bantuan paket sembako dari program UPZ Bank Kalsel. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir,” ujar Lisa Halaby di sela-sela peninjauan.
Usai dari Landasan Ulin Timur, rombongan Wali Kota melanjutkan peninjauan ke sejumlah wilayah lain yang juga terdampak banjir, yakni Kelurahan Landasan Ulin Tengah dan Kelurahan Landasan Ulin Selatan. Di wilayah-wilayah tersebut, Wali Kota memastikan kondisi warga, memantau genangan air di permukiman, serta mengecek kesiapan aparat kelurahan dan relawan dalam membantu masyarakat.
Peninjauan kemudian berlanjut ke Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, yang merupakan salah satu kawasan langganan genangan saat curah hujan tinggi. Di lokasi ini, Wali Kota kembali berdialog dengan warga, mendengarkan keluhan, serta mencatat kebutuhan mendesak yang diperlukan selama masa tanggap darurat.
Selain menyerahkan bantuan, Wali Kota Banjarbaru juga memberikan sejumlah arahan kepada jajaran terkait. Ia menginstruksikan agar seluruh perangkat daerah terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi pengungsi maupun wilayah rawan banjir lainnya, serta memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan seluruh warga yang mengungsi mendapatkan pelayanan dan bantuan yang layak. Keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah,” tegasnya.
Lisa Halaby juga menyoroti pentingnya kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif. Ia meminta masyarakat untuk tetap siaga dan menjaga kesehatan, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
“Cuaca masih belum menentu. Kadang curah hujan sangat tinggi, kadang reda, sehingga semua harus tetap waspada. Menjaga kesehatan sangat penting. Saya sudah menginstruksikan Dinas Kesehatan agar melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala kepada masyarakat terdampak banjir,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Rina Armiaty, menyampaikan bahwa bantuan sembako yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Bank Kalsel dalam mendukung upaya kemanusiaan, khususnya penanganan bencana di daerah.
“Alhamdulillah, Bank Kalsel dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam membantu korban banjir. Melalui program UPZ, Bank Kalsel menyalurkan sebanyak 250 paket sembako untuk warga terdampak banjir di Kota Banjarbaru,” kata Rina.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan dunia perbankan dapat terus terjalin, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan respons cepat dan kolaboratif.
Sekadar diketahui, pada Senin (5/1/2026) tersebut Wali Kota Banjarbaru telah menyalurkan total 150 paket sembako di tiga kecamatan terdampak banjir. Pemerintah Kota Banjarbaru memastikan penanganan banjir, pelayanan pengungsian, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga akan terus dilakukan secara terpadu hingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.(be)
Tidak ada komentar